IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH

Indira , Febryanti (2017) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
560Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
414Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
457Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
536Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
313Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
96Kb

Abstract

Penanganan Sampah merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mengatasi permasalahan mengenai tingginya volume sampah yang di Kota Semarang. Kebijakan penanganan sampah dianggap penting mengingat sampah merupakan permasalahan penting yang harus segera diatasi demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Penelitian ini lebih lanjut akan membahas mengenai implementasi kebijakan penanganan sampah di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif tipe deskriptif, dengan informan dari staff Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang dan UPTD TPA Jatibarang yang secara khusus mengurus kebijakan penanganan sampah di Kota Semarang, Kelompok Swadaya Masyarakat yang melakukan upaya pengelolaan sampah, serta masyarakat umum di Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimanai mplementasi kebijakan penanganan sampah yang berangkat dari teori 5 ketepatan menurut Riant Nugroho, serta mendeskripsikan faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi implementasi kebijakan menurut teori Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi kebijakan yang dijalankan, terdapat permasalahan terkait sosialisasi kebijakan yang belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat; respon masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung kebijakan penanganan sampah; serta proses penerimaan masyarakat terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada kebijakan. Faktor yang dianggap menjadi penghambat pelaksanaan kebijakan penanganan sampah yaitu mengenai sumber daya dan kondisisosial dari masyarakat Kota Semarang. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu; Pihak Pemerintah lebih aktif dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan sampah; perbaikan sumberdaya manusia dan fasilitas penunjang; serta penambahan dan pengaktifan TPS 3R di Kota Semarang disertai dengan pendampingan terhadap pengelola TPS 3R.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration
ID Code:75810
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:26 Aug 2019 09:44
Last Modified:26 Aug 2019 09:44

Repository Staff Only: item control page