Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Intensitas Komunikasi Orang Tua Anak Terkait Kegiatan Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pedesaan

Widiastri , Hesti Rahmawati (2019) Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Intensitas Komunikasi Orang Tua Anak Terkait Kegiatan Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pedesaan. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
577Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
538Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
784Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
198Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
409Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
191Kb

Abstract

Perkembangan teknologi internet bahkan sudah sampai didaerah pedesaan yang dengan mudah dipasang di setiap perumahan. Bahkan anak-anak hingga orang tua bisa mengakses internet kapan dan dimana saja. Penelitian yang dilakukan perusahaan media We are Social di Inggris dengan Hootsuite yang dikutip Tekno Kompas (2018) menyatakan Indonesia menempati peringkat ketiga dalam mengakses media sosial dengan rata-rata 3 jam 23 menit sehari yang mana dari total populasi Indonesia sebanyak 265,4 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 130 juta dengan penetrasi 49 persen. Pada bidang pendidikan Bayu dkk (2013:32) menyatakan terdapat kecenderungan bahwa prestasi siswa di sekolah-sekolah daerah pinggiran atau pedesaan tidak sebaik pencapaian prestasi belajar di daerah pusat, yang kebanyakan di perkotaan. Meskipun tingkat kelulusan relatif tidak ada perbedaan signifikan antara siswa di sekolah pinggiran dengan yang di pusat, tetapi secara kualitatif tetap menyodorkan fakta bahwa tingkat pencapaian angka UN siswa di daerah pinggiran lebih rendah daripada pencapaian UN siswa di perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode kausalistik bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh intensitas menggunakan media sosial dan intensitas komunikasi orang tua anak terkait kegiatan sekolah terhadap prestasi belajar siswa pedesaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Computer Mediated Communication (CMC) untuk mengkaji pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar siswa dan Teori Perubahan untuk mengkaji intensitas komunikasi orang tua anak terkait kegiatan sekolah terhadap prestasi belajar siswa pedesaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprabability sampling yang dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah sample sebanyak 50 orang dengan kriteria siswa Sekolah Menengah Kejuruan berusia 14-18 tahun di Pedesaan Kabupaten Boyolali dan aktif menggunakan media sosial. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Uji Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh intensitas menggunakan media sosial terhadap prestasi belajar siswa dengan signifikansi 0,004 kurang dari 0,05. Variabel intensitas penggunaan media sosial berpengaruh sebesar 22,7% dan 77,3% dipengaruhi oleh faktor lain seperti ketertarikan pada aplikasi percakapan. Pada variabel komunikasi orang tua anak terkait kegiatan sekolah menunjukkan signifikansi 0,002 dengan pengaruh ke prestasi belajar siswa pedesaan 17,9% dan 82,1% dipengaruhi oleh faktor lain seperti latar belakang pendidikan orang tua. Sehingga penelitian ini perlu dilanjutkan untuk dapat mengkaji lebih mengenai faktor-faktor lain diluar faktor yang diteliti yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa pedesaan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:75182
Deposited By:Perpustakaan Fisip Undip
Deposited On:08 Aug 2019 08:50
Last Modified:08 Aug 2019 08:50

Repository Staff Only: item control page