Pemeliharaan Hubungan Pasangan yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf

Sasaningtawang, Bening (2019) Pemeliharaan Hubungan Pasangan yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
631Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
588Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
536Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
298Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
562Kb

Abstract

Keluarga pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf memiliki potensi konflik yang lebih banyak daripada pasangan yang menikah melalui proses penjajagan lainnya. Belum saling mengenal calon pasangan satu sama lain serta belum memahami kebiasaan sehari-hari pasangan menjadi salah satu faktor yang dapat menimbulkan potensi konflik dalam keluarga. Masing-masing pasangan berperan penting dalam upaya pemeliharaan hubungan agar keluarga tetap dalam keadaan harmonis. Keluarga harmonis merupakan idaman setiap pasangan, tidak terkecuali pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf. Adanya konflik yang terjadi di dalam keluarga pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf harus segera diselesaikan dengan cepat dan baik sehingga tidak merusak hubungan yang sudah terjalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pemeliharaan hubungan pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf melalui pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan landasan Relationship Maintenance Theory oleh Stanford dan Canary serta Teori Pola Interaksi oleh Batseon dan Waltzlawick. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu in depth interview dengan subjek penelitian lima pasangan menikah melalui proses ta’aruf. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa setiap keluarga pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf memiliki cara pemeliharaan hubungan tersendiri, yaitu dalam menciptakan hubungan yang positif, optimis, dan terbuka serta memiliki jaminan dan pembagian tugas, hampir seluruhnya diyakini dengan berpegang teguh pada syariat agama dan mempercayakan apa yang terjadi kepada Alloh. Konflik yang kerap terjadi yaitu permasalahan kebiasaan masing-masing pasangan yang belum diketahui dan kesalahpahaman yang terjadi karena kecurigaan berhubungan dengan lawan jenis lain yang didasari juga oleh kekhawatiran untuk melakukan poligami. Pola interaksi yang terjadi pada setiap pasangan cenderung sama, dimana kontrol hubungan bersifat komplementari.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:73897
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:10 Jul 2019 10:10
Last Modified:10 Jul 2019 10:10

Repository Staff Only: item control page