PERBEDAAN METODE DEMONSTRASI DAN ROLE PLAY TERHADAP PRILAKU DAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT GURU SLB-B DI KOTA SEMARANG

PRATAMA, Moh. Afriza Husain and Santoso, Bedjo and Suwondo, Ari (2019) PERBEDAAN METODE DEMONSTRASI DAN ROLE PLAY TERHADAP PRILAKU DAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT GURU SLB-B DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, School of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
294Kb
[img]
Preview
PDF
86Kb
[img]
Preview
PDF
195Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

432Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

488Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

10Kb
[img]
Preview
PDF
83Kb
[img]
Preview
PDF
87Kb

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya sebab itu kesehatan gigi dan mulut akan mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Peningkatan kesehatan dalam kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan melalui penyuluhan. Penyuluhan kesehatan gigi dapat dilakukan dengan beberapa metode seperti metode demonstrasi dan role play. Tujuan : Untuk menganalisis perbedaan pengetahuan, sikap dan ketrampilan guru yang diberikan penyuluhan dengan metode demonstrasi dan role play. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experiment dengan pendekatan Pretest-Posttest control group design. Sample penelitian ini mengunakan teknik Purposive sampling teridiri dari kelompok I dan Kelompok II dimulai degan pengisian kuisioner untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan ketrampilan guru tentang kebersihan gigi dan mulut, dengan mengunakan pre test sebelum pendidikan kebersihan gigi dan mulut dengan metode Demonstrasi dan Role play dimulai serta post test sesudah pendidikan kebersihan gigi dan mulut, disertai pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut guru. Analisa data mengunakan uji statistik Hasil: Pengetahuan demonstrasi meningkat 23%, Pengetahuan role play meningkat 18%, Sikap demonstrasi meningkat 27%, Sikap role play meningkat 24%, Ketrampilan demonstrasi meningkat 20%, Ketrampilan role play 23%, OHIS pada demonstrasi menurun dari 3,00-1,33, OHI-S pada role play menurun dari 3,67-2,50 (p-value) paried sample t-test 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Metode role play tidak ada perbedaan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, ketrampilan dan kebersihan gigi dan mulut dibandingkan metode demonstrasi pada guru SLB di Kota Semarang. Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Metode Role Play, Prilaku, Kebersihan gigi dan mulut, guru SLB  

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:School of Postgraduate > Master Program in Epidemiology
ID Code:69870
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:22 Feb 2019 11:41
Last Modified:22 Feb 2019 11:41

Repository Staff Only: item control page