Pre School & Kindergarten dengan Primary School

U Elizabeth , Rukmana and Riskiyanto, Resza and Indarto, Eddy (2018) Pre School & Kindergarten dengan Primary School. Undergraduate thesis, undip.

[img]
Preview
PDF
1960Kb
[img]
Preview
PDF
606Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1903Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1370Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

502Kb
[img]
Preview
PDF
1424Kb
[img]
Preview
PDF
525Kb
[img]
Preview
PDF
1313Kb

Abstract

Anak usia prasekolah adalah anak yang mempunyai usia yang di bawah tujuh tahun. Pada usia ini disarankan ke arah yang positif atau ke arah yang bisa membantu perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang perlakukan anak tersebut. Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik di luar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar yang diselenggarakn di jalur pendidikan luar sekolah. Kindergarten dikenal sebagai Taman kanak-kanak adalah jenjang pendidikan anak usia dini dalam pendidikan formal. Anak-anak pada tingkatan ini berada dalam periode dimana perkembangan otak berkembang pesat dalam hal belajar, beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan juga bersosialisasi dengan sesame. Pada masa ini juga anak belajar untuk mengeksplor, senang berimajinasi, dan kreatif. Untuk itu sebagai jembatan antara lingkungan keluarga dengan masyarakat yang lebih luas adalah menciptakan tempat untuk belajar yaitu sekolah, dimana fisik dari tempat (bangunan) dapat mewadahi proses belajar, bermain dengan bebas, aman, dan mengajar. Fisik dari bangunan sekolah pun harus dapat mengakomodasi kurikulum yang diterapkan sehingga kegiatan belajar mengajar sesuai dengan perkembangan usia anak. Kurikulum yang digunakan pun beragam, sebagai pendekatan sekolah yang bertaraf International yaitu Cambridge, Singapura, Autralian School dan sebagainya. Jika dilihat dari semua kurikulum Internasional, kurikulum Singapura memiliki kelebihan dan perbedaan sendiri diantara Kurikulum Singapura yang lain. Adapun Kota Medan sebagai Kota nomor tiga yang tebesar di Indonesia, memiliki potensi untuk pembangunan sekolah Internasional. Jika dilihat dari penduduk yang multi etnis dan kebanyakan memilih untuk bersekolah di tempat terbaik. Melihat dari pada itu, adapun Tugas Akhir yang bertujuan untuk merancang Pendidikan usia dini yang dilengkapi fasilitas yang mendukung kurikulum International tersebut. Ada empat hal yang perlu dijamin dari kurikulum ini adalah kefasihan bahasa inggris, cara pandang Internasional, Pendidikan yang terbaru dan modern, serta kesempatan kuliah terbaik di dunia. Akan tetapi perancangan ini tetap memperhatikan aspek kelokalan Indonesia

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:68510
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:09 Jan 2019 10:34
Last Modified:09 Jan 2019 10:34

Repository Staff Only: item control page