IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP TINGGINYA PERNIKAHAN USIA DINI DI KABUPATEN BREBES

Yuda , Issantoto (2018) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP TINGGINYA PERNIKAHAN USIA DINI DI KABUPATEN BREBES. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Sciences.

[img]
Preview
PDF
424Kb
[img]
Preview
PDF
384Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

859Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

229Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

194Kb

Abstract

Anak adalah aset masa depan sebuah bangsa di masa yang akan datang. Kemajuan sebuah bangsa tergantung pada generasi muda bangsanya. Oleh karena itu, penjaminan hidup anak harus selalu dicanangkan. Perlindungan anak sangatlah penting bagi kelangsungan hidup dan masa depannya kelak. Perlindungan anak ini mencakup berbagai program maupun kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah dengan tujuan menangani dan melindungi anak dari berbagai masalah masalah yang dihadapinya di kehidupan nyata. Masalah masalah itu terkait dengan kekerasan terhadap anak, eksploitasi anak, perdagangan anak, hingga pernikahan usia dini. Pernikahan usia dini selalu menjadi sebuah masalah yang terkadang dihadapi oleh sebagian remaja dibawah umur. Pernikahan usia dini itu selalu bertabrakan dengan undang undang perlindungan anak. Pernikahan usia dini telah berkembang di berbagai tempat di Indonesia. Sebagian besar terjadi di masyarakat masyarakat pedesaan dan sebagian perkotaan. Salah satunya kasus Pernikahan usia dini di Kabupaten Brebes. Angka pernikahan usia dini di Kabupaten Brebes itu sendiri tertinggi di provinsi Jawa Tengah. Jawa tengah juga salah satu penyumbang tingkat pernikahan usia dini di Indonesia. Perlindungan anak terhadap kasus pernikahan usia dini sangatlah penting bagi masa depan dan kelangsungan hidup anak tersebut. Manakala pernikahan usia dini itu terjadi bisa menjadi penghambat anak untuk meraih cita cita. Salah satunya bisa menjadi penghambat dalam hal pendidikan. Banyak kasus putus sekolah karena pernikahan usia dini. Selain itu, potensi kematian ibu dan anak yang tinggi, kekerasan seksual hingga perceraian. Dampak yang terjadi juga bukan hanya pada masyarakat tapi juga pemerintah terkait dengan menurunnya Indeks Pembangunan Manusia.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:64367
Deposited By:Perpustakaan Fisip
Deposited On:07 Sep 2018 09:52
Last Modified:07 Sep 2018 09:52

Repository Staff Only: item control page