Analisis Kerentanan Gerakan Tanah di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Kristiawan, Antonius Jemi and Hidajat, Wahju Krisna and Trisnawati, Devina (2017) Analisis Kerentanan Gerakan Tanah di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_JUDUL)
399Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_BAB I)
Restricted to Repository staff only

554Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_BAB II)
Restricted to Repository staff only

1042Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_BAB III)
Restricted to Repository staff only

402Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_BAB IV)
Restricted to Repository staff only

1017Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_BAB V)
Restricted to Repository staff only

168Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_DAFTARPUSTAKA)
Restricted to Repository staff only

259Kb
[img]PDF (Antonius Jemi Kristiawan_21100110141046_2017_LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

315Kb

Abstract

Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah merupakan wilayah yang perkembangannya cukup pesat sehingga memicu peningkatan kebutuhan lahan, sehingga hal ini berimbas pada perkembangan pemanfaatan lahan untuk pemukiman. Daerah Kecamatan Karanggede merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap gerakan tanah. Hal ini menyebabkan perlu dilakukannya penelitian mengenai pemetaan zona kerentanan gerakan tanah pada daerah tersebut. Tahapan penelitian diawali dengan tahap persiapan dan studi pustaka pengumpulan data sekunder, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data primer berupa pemetaan dan pengambilan sampel. Pemetaan akan menghasilkan peta-peta yang berguna sebagai parameter dalam menentukan zona kerentanan gerakan massa meliputi peta kemiringan lereng, peta litologi, peta curah hujan dan peta tataguna lahan. Peta-peta tersebut kemudian ditampalkan menggunakan perangkat lunak MapInfo Pro 13 yang sebelumnya ditentukan bobot masing-masing peta menggunakan metode Analytical Hierachy Process (AHP). Secara umum pembagian zona kerentanan massa terbagi menjadi empat tingkat yang berbeda, yaitu zona kerentanan massa tingkat sangat rendah dengan persebaran meliputi Desa Kebonan, Desa Pengkol, Desa Mojosari dan Dusun Manyaran, zona kerentanan massa tingkat rendah dengan persebaran meliputi Desa Bantengan, Desa Grogolan, Desa Sranten, Desa Karangkepoh, Dusun Karangsalam, Dusun Pinggir dan Dusun Pulutan, zona kerentanan massa tingkat menengah dengan persebarannya meliputi Desa Bangkok, Desa Dologan, Desa Klari, Desa Sendang, Desa Karangkepoh, Desa Klumpit, Desa Pinggir dan Desa Manyaran, zona kerentanan massa tingkat tinggi dengan persebaran di Desa Sempulur, Dusun Gumuk Dungjik serta Dusun Surowangsam dengan jenis gerakan tanah yang terjadi adalah jenis runtuhan berupa runtuhan tanah. Katakunci: Kabupaten Boyolali, Kecamatan Karanggede, Zona kerentanan gerakan tanah, Analytical Hierachy Process (AHP)

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:59821
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:23 Jan 2018 09:15
Last Modified:23 Jan 2018 09:15

Repository Staff Only: item control page