Pergolakan Seksual Dua Budaya dalam “Pengakuan Pariyem” dan “Malam Yang Keramat”

Purnomo, Mulyo Hadi (2017) Pergolakan Seksual Dua Budaya dalam “Pengakuan Pariyem” dan “Malam Yang Keramat”. In: PIBSI XXXIX, 7-8 November 2017, Semarang.

[img]
Preview
PDF
371Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id/59007

Abstract

Prosa (liris) Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa dan Malam yang Keramat memiliki kesamaan dalam mengangkat persoalan seksual dari perspektif budaya yang berdeba: Jawa dan Arab. Sebagai dorongan universal, seks hampir tak ada perbedaan. Hanya budaya dan latar belakang psikis yang bisa menjadikan perwujudan dorongan itu berbeda sehingga bisa menjadikannya betina, perempuan, atau wanita. Pariyem baru merasa bisa menjadi wanita ketika dirinya berhasil mengandung bayi keturunan priyayi. Sementara Zahra lebih sadar akan jenis kelaminnya sebagai perempuan setelah dia menuruti kepuasan seksualnya. Kata Kunci: prosa liris, seksual, betina, perempuan, wanita, priyayi.

Item Type:Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects:P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
ID Code:59007
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:08 Jan 2018 22:21
Last Modified:08 Jan 2018 22:21

Repository Staff Only: item control page