PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEJADIAN NYERI KEPALA PADA PEKERJA GROUND HANDLING(Studi Kasus di Bandara Ahmad Yani Semarang)

Jatmiputri, Syifa Sabilla and Belladonna, Maria and Mundhofir , Farmaditya Eka Putra (2017) PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEJADIAN NYERI KEPALA PADA PEKERJA GROUND HANDLING(Studi Kasus di Bandara Ahmad Yani Semarang). Undergraduate thesis, Faculty of Medicine.

[img]
Preview
PDF
645Kb
[img]
Preview
PDF
172Kb
[img]
Preview
PDF
522Kb
[img]
Preview
PDF
306Kb

Abstract

Latar belakang: Nyeri kepala merupakan suatu keluhan umum yang sering dialami pada pekerja lapangan seperti pekerja ground handling serta dapat menurunkan produktifitas kerja. Faktor pemicu terjadinya nyeri kepala salah satunya adalah stres kerja. Kondisi lingkungan kerja yang kurang baik dapat memicu terjadinya stres kerja seperti temperatur, penerangan, polusi udara, kebisingan, kebersihan tempat kerja, dan perlengkapan kerja. Stres kerja di duga dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit baik secara fisik maupun mental seperti nyeri kepala. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kejadian nyeri kepala pada pekerja ground handling di Bandara Ahmad Yani Semarang. Metode: Penelitian observational dengan desain belah lintang untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kejadian nyeri kepala pekerja ground handling. Subjek penelitian ini merupakan pekerja ground handling di Bandara Ahmad Yani Semarang dengan metode consecutive sampling. Data yang digunakan merupakan data dari hasil wawancara untuk mengetahui nyeri kepala dan pengisian kuesioner COPSOQ (Copenhagen Psychosocial Questionnaire) II untuk mengetahui stres kerja. Uji statistik untuk mengetahui suatu hubungan antara stres kerja dengan nyeri kepala menggunakan uji chi square. Hasil: Sebanyak 50 subjek penelitian dianalisis dengan uji Fisher. Terdapat hubungan antara stres kerja dengan kejadian nyeri kepala (p= 0,002). Tidak terdapat hubungan antara usia, masa kerja dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan nyeri kepala, diperoleh nilai p = 1,000, p = 0,073 dan p = 0,419. Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara stres kerja terhadap kejadian nyeri kepala. Faktor – faktor lain seperti usia, masa kerja dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan nyeri kepala. Kata kunci: stres kerja, nyeri kepala, COPSOQ

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:56222
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:20 Sep 2017 14:18
Last Modified:20 Sep 2017 14:18

Repository Staff Only: item control page