IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI KASUS SMA NEGERI 2 PATI DAN SMA NEGERI 9 SEMARANG)

DHANARKO, Topo Budi and Purnaweni, Hartuti and Kismartini, Kismartini (2016) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI KASUS SMA NEGERI 2 PATI DAN SMA NEGERI 9 SEMARANG). Masters thesis, School of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
463Kb
[img]
Preview
PDF
440Kb
[img]
Preview
PDF
739Kb
[img]
Preview
PDF
338Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

842Kb
[img]
Preview
PDF
93Kb
[img]
Preview
PDF
286Kb

Abstract

Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Pasal 65 Ayat 2 menyebutkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi, dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Hal ini menyiratkan bahwa Negara berkewajiban memberikan pengetahuan lingkungan hidup kepada setiap warga negara.Upaya yang telah dilakukan untuk melaksanakan amanat undang-undang tersebut adalah dengan melaksanakan pendidikan lingkungan baik secara formal dan nonformal. Pendidikan lingkungan secara formal dilaksanakan melalui program Adiwiyata( Permen LH No.5 Tahun 2013) yang diselenggarakan mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).Penelitian ini bertujuan 1) mengkaji implementasi kebijakan pendidikan lingkungan melalui program Adiwiyata di SMA Negeri 2 Pati dan SMA Negeri 9 Semarang 2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan 3) merumuskan strategi dalam melaksanakan pendidikan lingkungan melalui program Adiwiyata tersebut. Untuk menjawab tujuan pada poin (1) digunakan metode analisis data Miles dan Huberman dan (2) digunakan kombinasi teori implementasi George C Edwards III ; Daniel A.Mazmanian dan Paul Sabatier, dan untuk menjawab tujuan pada poin (3) digunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi kebijakan pendidikan lingkungan melalui program Adiwiyata di kedua sekolah dilaksanakan berdasarkan komponen Adiwiyata yaitu Kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana dan prasarana ramah lingkungan. Keempat komponen tersebut sudah dilaksanakan dengan baik. 2) Faktor pendukung implementasi kebijakan pendidikan lingkungan melalui program Adiwiyata di SMA Negeri 2 Pati adalah komunikasi, sumberdaya, struktur birokrasi, dukungan luar sekolah. Dan faktor penghambatnya adalah disposisi. Sedangkan faktor pendorong implementasi kebijakan pendidikan lingkungan di SMA Negeri 9 Semarang adalah komunikasi dan dukungan luar sekolah, faktor penghambatnya adalah disposisi, struktur birokrasi, dan sumberdaya. 3) strategi yang dapat dilakukan di SMA Negeri 2 Pati dan SMA Negeri 9 Semarang adalah Strategi SO. Kata Kunci : Implementasi, Pendidikan Lingkungan, Program Adiwiyata, SWOT Law No. 32 of 2009 on the Protection and Management of the Environment in Article 65 Paragraph 2 mentioning that everyone is entitled to receive environmental education, access to information, access to participation and access to justice in fulfilling the right to a good environment and healthy. This implies that the State is obliged to provide environmental knowledge to every citizen. Efforts that has been done to implement the mandate of the law is to implement environmental education both formal and non formal. Formal environmental education programs implemented through Adiwiyata (Regulation of the Minister of Environment No 5, 2013). Adiwiyata program which held ranging from elementary school (SD) to high school (SLTA) .Purposes of this study are 1) to analysis the implementation of the environmental education policy through Adiwiyata program in SMA Negeri 2 Pati and SMA Negeri 9 Semarang 2) identify the supporting and inhibiting factors of policy implementation 3) formulating strategies in implementing environmental education through the Adiwiyata program. To answer the purpose in points (1) used methods of data analysis Miles and Huberman and (2) use a combination of theory implementations George C. Edwards III; Daniel A.Mazmanian and Paul Sabatier, and to answer in points (3) is using SWOT analysis method. The results showed that 1) Implementation of environmental education policy through Adiwiyata program at both of schools are implemented based on the components of Adiwiyata that are environmentally school policy, implementation of environmentally curriculum-based, participatory-based environment activity, and management of environmentally friendly infrastructure. The fourth components are already implemented. 2) Supporting factors the implementation of the policy of environmental education through Adiwiyata program in the SMA 2 Pati are communication, resources, bureaucratic structure, outside support of school. And inhibiting factor is the disposition. While supporting factors of environmental education implementation in SMA 9 Semarang are communication and support outside of school, and the inhibiting factors are the disposition, bureaucratic structure, and resources. 3) strategy that can be done in SMA 2 Pati and SMA 9 Semarang are SO Strategy Keywords: Implementation, Environmental Education, Adiwiyata, SWOT

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:55962
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:13 Sep 2017 11:07
Last Modified:13 Sep 2017 11:07

Repository Staff Only: item control page