ANALISIS KETIDAKLANGSUNGAN EKSPRESI DALAM KUMPULAN CERPEN PILIHAN KOMPAS 2003

Alwin, Alwin (2009) ANALISIS KETIDAKLANGSUNGAN EKSPRESI DALAM KUMPULAN CERPEN PILIHAN KOMPAS 2003. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[img]PDF (skripsi) - Published Version
863Kb

Abstract

Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 ditulis menggunakan kosakata ragam informal. Akibatnya pilihan kata yang digunakan juga banyak dipengaruhi oleh unsur kosakata asing atau kosakata daerah serta segala bentuk penyimpangan bahasa yaitu penggunaan bahasa yang bersifat deviasi oleh para pengarang. Adanya manipulasi bahasa dalam Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 menimbulkan efek kesegaran dan menghidupkan suasana. Masalah yang diteliti adalah ketidaklangsungan ekspresi meliputi: penggantian arti (displacing of meaning), penyimpangan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning) dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan ketidaklangsungan ekpresi baik penggantian arti (displacing of meaning), penyimpanan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode stilistika. Data yang diambil berupa kalimat-kalimat yang diungkapkan secara tidak langsung dalam ”Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 (Waktu Nayla)”, yang terdiri dari delapan belas cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 meliputi: (1) Penggantian arti (displacing of meaning), yang terdiri dari simile, metafora, personifikasi, asindenton, aliterasi, sinestesia, dan eufemisme; (2) penyimpangan arti (distorting of meaning) meliputi: ambiguitas, kontradiksi yang terdiri dari hiperbola, ironi, paradoks, serta nonsense; dan (3) penciptaan arti (creating of meaning) dapat diungkap dengan metafora yang bersimbol khusus (privat symbol). Ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 itu menggunakan bermacam-macam simbol yang terdiri dari (1) blank symbol (2) natural symbol, dan (3) privat symbol. Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 ditulis menggunakan kosakata ragam informal. Akibatnya pilihan kata yang digunakan juga banyak dipengaruhi oleh unsur kosakata asing atau kosakata daerah serta segala bentuk penyimpangan bahasa yaitu penggunaan bahasa yang bersifat deviasi oleh para pengarang. Adanya manipulasi bahasa dalam Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 menimbulkan efek kesegaran dan menghidupkan suasana. Masalah yang diteliti adalah ketidaklangsungan ekspresi meliputi: penggantian arti (displacing of meaning), penyimpangan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning) dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan ketidaklangsungan ekpresi baik penggantian arti (displacing of meaning), penyimpanan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode stilistika. Data yang diambil berupa kalimat-kalimat yang diungkapkan secara tidak langsung dalam ”Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 (Waktu Nayla)”, yang terdiri dari delapan belas cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 meliputi: (1) Penggantian arti (displacing of meaning), yang terdiri dari simile, metafora, personifikasi, asindenton, aliterasi, sinestesia, dan eufemisme; (2) penyimpangan arti (distorting of meaning) meliputi: ambiguitas, kontradiksi yang terdiri dari hiperbola, ironi, paradoks, serta nonsense; dan (3) penciptaan arti (creating of meaning) dapat diungkap dengan metafora yang bersimbol khusus (privat symbol). Ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 itu menggunakan bermacam-macam simbol yang terdiri dari (1) blank symbol (2) natural symbol, dan (3) privat symbol. Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 ditulis menggunakan kosakata ragam informal. Akibatnya pilihan kata yang digunakan juga banyak dipengaruhi oleh unsur kosakata asing atau kosakata daerah serta segala bentuk penyimpangan bahasa yaitu penggunaan bahasa yang bersifat deviasi oleh para pengarang. Adanya manipulasi bahasa dalam Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 menimbulkan efek kesegaran dan menghidupkan suasana. Masalah yang diteliti adalah ketidaklangsungan ekspresi meliputi: penggantian arti (displacing of meaning), penyimpangan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning) dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan ketidaklangsungan ekpresi baik penggantian arti (displacing of meaning), penyimpanan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode stilistika. Data yang diambil berupa kalimat-kalimat yang diungkapkan secara tidak langsung dalam ”Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 (Waktu Nayla)”, yang terdiri dari delapan belas cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 meliputi: (1) Penggantian arti (displacing of meaning), yang terdiri dari simile, metafora, personifikasi, asindenton, aliterasi, sinestesia, dan eufemisme; (2) penyimpangan arti (distorting of meaning) meliputi: ambiguitas, kontradiksi yang terdiri dari hiperbola, ironi, paradoks, serta nonsense; dan (3) penciptaan arti (creating of meaning) dapat diungkap dengan metafora yang bersimbol khusus (privat symbol). Ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 itu menggunakan bermacam-macam simbol yang terdiri dari (1) blank symbol (2) natural symbol, dan (3) privat symbol. Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 ditulis menggunakan kosakata ragam informal. Akibatnya pilihan kata yang digunakan juga banyak dipengaruhi oleh unsur kosakata asing atau kosakata daerah serta segala bentuk penyimpangan bahasa yaitu penggunaan bahasa yang bersifat deviasi oleh para pengarang. Adanya manipulasi bahasa dalam Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 menimbulkan efek kesegaran dan menghidupkan suasana. Masalah yang diteliti adalah ketidaklangsungan ekspresi meliputi: penggantian arti (displacing of meaning), penyimpangan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning) dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan ketidaklangsungan ekpresi baik penggantian arti (displacing of meaning), penyimpanan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode stilistika. Data yang diambil berupa kalimat-kalimat yang diungkapkan secara tidak langsung dalam ”Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 (Waktu Nayla)”, yang terdiri dari delapan belas cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 meliputi: (1) Penggantian arti (displacing of meaning), yang terdiri dari simile, metafora, personifikasi, asindenton, aliterasi, sinestesia, dan eufemisme; (2) penyimpangan arti (distorting of meaning) meliputi: ambiguitas, kontradiksi yang terdiri dari hiperbola, ironi, paradoks, serta nonsense; dan (3) penciptaan arti (creating of meaning) dapat diungkap dengan metafora yang bersimbol khusus (privat symbol). Ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 itu menggunakan bermacam-macam simbol yang terdiri dari (1) blank symbol (2) natural symbol, dan (3) privat symbol. Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 ditulis menggunakan kosakata ragam informal. Akibatnya pilihan kata yang digunakan juga banyak dipengaruhi oleh unsur kosakata asing atau kosakata daerah serta segala bentuk penyimpangan bahasa yaitu penggunaan bahasa yang bersifat deviasi oleh para pengarang. Adanya manipulasi bahasa dalam Kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 menimbulkan efek kesegaran dan menghidupkan suasana. Masalah yang diteliti adalah ketidaklangsungan ekspresi meliputi: penggantian arti (displacing of meaning), penyimpangan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning) dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan ketidaklangsungan ekpresi baik penggantian arti (displacing of meaning), penyimpanan arti (distorting of meaning), dan penciptaan arti (creating of meaning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode stilistika. Data yang diambil berupa kalimat-kalimat yang diungkapkan secara tidak langsung dalam ”Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 (Waktu Nayla)”, yang terdiri dari delapan belas cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 meliputi: (1) Penggantian arti (displacing of meaning), yang terdiri dari simile, metafora, personifikasi, asindenton, aliterasi, sinestesia, dan eufemisme; (2) penyimpangan arti (distorting of meaning) meliputi: ambiguitas, kontradiksi yang terdiri dari hiperbola, ironi, paradoks, serta nonsense; dan (3) penciptaan arti (creating of meaning) dapat diungkap dengan metafora yang bersimbol khusus (privat symbol). Ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2003 itu menggunakan bermacam-macam simbol yang terdiri dari (1) blank symbol (2) natural symbol, dan (3) privat symbol.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:5363
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:24 Jan 2010 14:56
Last Modified:24 Jan 2010 15:02

Repository Staff Only: item control page