Penurunan Kadar Oksalat pada Umbi Talas dengan Penambahan Arang Aktif pada Metode Pengukusan. Decreased Levels of Oxalate Taro Tuber with the Addition of Activated Carbon in Steaming Methode

DEWI, Silvia Kumala and DWILOKA, Bambang and SETIANI, Bhakti Etza (2016) Penurunan Kadar Oksalat pada Umbi Talas dengan Penambahan Arang Aktif pada Metode Pengukusan. Decreased Levels of Oxalate Taro Tuber with the Addition of Activated Carbon in Steaming Methode. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
421Kb
[img]
Preview
PDF
441Kb
[img]
Preview
PDF
91Kb
[img]
Preview
PDF
856Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

221Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

271Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1458Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penambahan arang aktif pada umbi talas yang dikukus terhadap penurunan kadar oksalat (asam oksalat, kalsium oksalat dan total oksalat) serta kenaikan kalsium. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2016 di Laboratorium Kimia dan Gizi Pangan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang. Materi penelitian adalah umbi talas bentul, aquades, aquadenim, H2SO4 4 N, KMnO4 0,0892 N dan asam nitrat. Metode penelitian ini menggunakan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 pengulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi arang aktif sebanyak 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan uji lanjut Duncan pada taraf 5%. Parameter yang diamati meliputi kadar asam oksalat, kalsium oksalat, total oksalat, dan kadar kalsium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan arang aktif berpengaruh nyata (P˂0,05) terhadap kadar oksalat (asam oksalat, kalsium oksalat dan total oksalat) serta kadar kalsium. Penambahan arang aktif dapat menurunkan kadar oksalat yang berimplikasi terhadap kenaikan kadar kalsium. Semakin tinggi konsentrasi arang aktif yang digunakan maka kadar oksalat semakin mengalami penurunan, sedangkan kadar kalsium mengalami kenaikan. Perlakuan terbaik terdapat pada penambahan konsentrasi arang aktif 6%.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Food Technology
ID Code:52905
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:07 Apr 2017 15:18
Last Modified:07 Apr 2017 15:18

Repository Staff Only: item control page