Total Koloni Bakteri, Nilai pH dan Kadar Air Daging Sapi di Berbagai Grade Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang

ILMI, Ahmad Alfarobi Jauharul and HARJANTI, Dian Wahyu and SUTARYO, Sutaryo (2016) Total Koloni Bakteri, Nilai pH dan Kadar Air Daging Sapi di Berbagai Grade Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan & Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
216Kb
[img]
Preview
PDF
88Kb
[img]
Preview
PDF
155Kb
[img]
Preview
PDF
174Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

249Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

407Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

799Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji total koloni bakteri, nilai pH dan kadar air daging sapi di berbagai grade pasar tradisional di wilayah Kabupaten Semarang sehingga dapat mengetahui kualitas dan kelayakan konsumsi daging sapi pada wilayah tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2016 – Mei 2016 di 9 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang. Analisis total bakteri dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Biokimia Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro dan analisis pH dan kadar air di Laboratorium Kesmavet Dinas Peternakan Kabupaten Semarang. Materi yang digunakan adalah daging sapi dari pasar grade A (baik), grade B (cukup) dan grade C (jelek) berjumlah 54 buah yang masing-masing grade pasar terdiri dari 3 pasar dan masing-masing pasar diambil 3 sampel secara duplo. Pasar terdiri dari pasar grade A (Projo, Bandarejo, dan Bringin), grade B (Karangjati, Babadan, dan Harjosari), dan grade C (Babadan, Jimbaran, dan Sumowono). Analisis data menggunakan deskriptif metode studi kasus. Parameter yang diukur meliputi total bakteri, nilai pH dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada total koloni bakteri, kontaminasi bakteri tertinggi pada pasar grade B (4,93 x 10 7 cfu/g), dibandingkan dengan pasar grade A (1,47 x 10 6 cfu/g) dan grade C (1,52 x 10 cfu/g). Grade pasar tidak berpengaruh terhadap pH dan kandungan air daging. Nilai pH dari grade A (5,52), grade B (5,51) dan grade C (5,58) sedangkan untuk kadar air grade A (75,4%), grade B (77,1%) dan grade C (77,4%). Berdasarkan hasil penelitian ini perbedaan grade pasar tradisional yang berdasarkan kriteria skoring pasar mempengaruhi kualitas mikrobiologi daging sapi, sedangkan untuk pH dan kadar air berada pada kisaran normal. Sanitasi dan hygiene berbagai aspek kriteria pada grade pasar seperti los daging, alat-alat, penjual, kondisi umum los, dan sumber air perlu ditingkatkan untuk menurunkan cemaran dan mendukung keamanan pangan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:51980
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:24 Feb 2017 09:13
Last Modified:24 Feb 2017 09:13

Repository Staff Only: item control page