STUDI PENURUNAN TSS, TURBIDITY DAN COD DENGAN MENGGUNAKAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG SUMPIL (Faunus Aster) SEBAGAI NANO BIOKOAGULAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PT. PHAPROS Tbk SEMARANG

Kusuma Wijaya, Tunjung (2016) STUDI PENURUNAN TSS, TURBIDITY DAN COD DENGAN MENGGUNAKAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG SUMPIL (Faunus Aster) SEBAGAI NANO BIOKOAGULAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PT. PHAPROS Tbk SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]PDF
738Kb

Abstract

STUDI PENURUNAN TSS, TURBIDITY DAN COD DENGAN MENGGUNAKAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG SUMPIL (Faunus Aster) SEBAGAI NANO BIOKOAGULAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PT. PHAPROS Tbk SEMARANG Tunjung Kusuma W )* Ir Mochtar Hadiwidodo, Msi )** Purwono, SSi, MSi )** Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro JL. Prof. H. Sudarto, SH Tembalang, Semarang, Indonesia, 50275 email: tunjung.k.wijaya@gmail.com ABSTRAK Cangkang keong sumpil mengandung kitosan yang dapat digunakan sebagai bio koagulan, dengan penambahan inovasi ukuran kitosan berupa nano partikel di harapkan dapat meningkatkan efektifitasnya. Metode persiapan berupa deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Proses nano partikel menggunakan alat HEM, uji ukuran partikel menggunakan SEM dan uji gugus fungsi menggunakan FTIR. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan jartest. Variasi penelitian dilakukan pada kecepatan pengadukan cepat yaitu: 100 rpm,125 rpm dan 150 rpm; sedangkan untuk variasi dosis adalah 150 mg/L, 200 mg/L, 250 mg/L dan 300 mg/L. Karakteristik kitosan yang dihasilkan untuk tiap-tiap parameter yaitu: warna coklat, ukuran partikel serbuk nano, kadar air 5,47 %, kadar abu 1,76 % dan derajat deasetil 28,63 %. Nilai konsentrasi awal air limbah untuk parameter TSS 219 mg/L, kekeruhan 61,9 NTU dan COD 451,8 mg/L. Penurunan konsentrasi TSS sebesar 51.14 %, kekeruhan 48.95 % dan COD 33.35 %. Dosis yang optimum adalah 250 mg/L dengan kecepatan pengadukan cepat 125rpm. Kata kunci: Nano Biokoagulan, Keong Sumpil, Limbah Cair FFarmasi ,Koagulasi,Flokulasi ABSTRACT Study of Reduction in TSS, Turbidity, and COD by using Chitosan from Field Conch ( Faunus Aster ) as Nano Biocoagulan in Processing Waste Water of PT. Phapros Tbk Semarang Sumpil conch shell containing chitosan which can be used as bio coagulant, with the addition of chitosan measure innovation in the form of nano-particles is expected to increase its effectiveness. Supply methods such deproteination, demineralization and deacetylation. The nanoparticles using HEM, particle size using SEM and test the functional groups using FTIR. Research conducted in laboratory scale using a jar tesr. Variations in the research done on the stirring speed faster: 100rpm, 125rpm and 150rpm, whereas for dose variation is 150mg/L, 200mg/L, 250mg/L and 300mg/L. Characteristics of chitosan produced for each parameter : color brown, nano particle size,moisture content of 5,47%, ash content 1,76% and degree of deacetylation 28.63 %. The value of initial concentration of wastewater for parameters TSS is 219 mg/L, turbidity 61,9 NTU and COD 451 mg/L. TSS concentration decline by 51.14 %, turbidity 48,95 % and 33.35 COD. Optimum dose is 250 mg/L with rapid stirring speed 125 rpm. Keyword:Nano-bio coagulant, Sumpil conch, Farmation wastewater, coagulation, flocculation

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
ID Code:51738
Deposited By:Ms teknik lingkungan
Deposited On:01 Feb 2017 14:46
Last Modified:01 Feb 2017 14:46

Repository Staff Only: item control page