Rumah Retret Kaum Muda di Tuntang

SHERLEY, IKA CHRISTANTI and Abdul, Malik and Bharoto, Bharoto (2016) Rumah Retret Kaum Muda di Tuntang. Undergraduate thesis, universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
914Kb
[img]
Preview
PDF
548Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

548Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1779Kb
[img]
Preview
PDF
1848Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

673Kb
[img]
Preview
PDF
190Kb
[img]
Preview
PDF
351Kb
[img]
Preview
PDF
740Kb

Abstract

Di dalam pendidikan dan pengajaran iman Katolik, terdapat kegiatan non-sakramental yang disebut dengan “retret” (Retreat). Kegiatan retret ini biasaya dilakukan oleh suatu komunitas yang ingin berhenti untuk istirahat sejenak dan mengundurkan diri dari segala kejenuhan dari rutinitas dan keseharian mereka untuk memperharui fisik, mental dan spiritualitas mereka. Retret biasanya dilakukan dalam kelompok untuk mempererat ikatan dalam suatu komunitas sebagai hubungan antar manusia yang tidak lepas dari makhluk sosial, dan hubungan terhadap Tuhan sendiri. Salah satu retret kelompok yang dilakukan umat Katolik adalah retret untuk remaja dan kaum muda karena mereka merupakan penggerak-penggerak gereja di masa mendatang. Sehingga pada umumnya retret yang dilakukan kaum muda memiliki tujuan untuk memberikan sarana pendidikan karakter dengan iman Katolik. Rumah retret yang akan didesain berbeda dengan rumah-rumah retret pada umumnya, yang didirikan sebagai kebutuhan retret secara umum dan semua kalangan. Karena rumah retret ini dikhususkan bagi kaum muda maka harus memiliki suatu tema yang cocok untuk kaum muda masa kini, beserta fasilitas-fasilitas yang mendukung segala kegiatan didalamnya. Retret kaum muda pada umumnya merupakan suatu dinamika pendidikan karakter yang diberikan dengan tema dan tujuan tertentu. Pendidikan Karakter dan Spiritual yang dinilai paling cocok bagi kaum muda adalah Pendidikan yang dianut oleh kaum Yesuit yang diterapkan bagi kaum muda di dalam pelayanan mereka. Yaitu Spiritualitas Ignasian sebagai nilai dasar yang terdiri dari tujuh nilai dan Pedagogi Ignasian sebagai penerapan kegiatannya. Dari dua hal ini ditejermahkan menjadi suatu hirarki kebutuhan ruang sebagai suatu konsep dasar perancangan rumah retret kaum muda. Dengan adanya hirarki ruang ini seluruh pengguna rumah retret nantinya diharapkan dapat merasakan nilai-nilai spiritualitas Ignasian yang diajarkan melalui fasilitas dan suasana yang diciptakan didalam kawasan tersebut.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:50724
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:03 Nov 2016 08:41
Last Modified:03 Nov 2016 08:41

Repository Staff Only: item control page