Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara

Alifa, Nur Fitri (2015) Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara. Masters thesis, Master Program in Communication Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
767Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
1526Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
491Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
329Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
246Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
335Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
597Kb

Abstract

Tingginya jumlah bencana di Indonesia dan banyaknya korban akibat bencana tersebut akhirnya pemerintah membuat suatu lembaga yang bertugas yang bertugas dalam penanganan bencana. Badan tersebut adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana/ BNPB dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD. Salah satu programnya adalah pembentukan Desa Tangguh Bencana yang didalamnya ada Tim Siaga Bencana yang bertugas sebagai agen pembaru untuk merubah perilaku masyarakat agar lebih sadar terhadap bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat SES, intensitas komunikasi dengan tim siaga bencana, intensitas sosialisasi dan intensitas pemberitaan terhadap perilaku tanggap bencana dengan tingkat SES sebagai variable anteseden. Teori yang digunakan adalah teori difusi inovasi. Penelitian ini adalah penelitian eksplanatif. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Banjarnegara . Uji hipotesis dengan menggunakan regresi berganda dengan software SPSS. Sampel adalah warga yang pernah mengikuti sosialisasi, pernah berkomunikasi dengan tim siaga bencana dan pernah melihat berita bencana di Desa Tangguh Bencana yang memiliki tim siaga bencana yaitu di Kabupaten Banjarnegara. Hasil penelitian yang didapatkan adalah setelah dilakukan program penanggulangan bencana, masyarakat Banjarnegara baru ada dalam tahapan preparation. Secara bersama sama variabel X mempengaruhi Y sebesar 27,3%. Ada dua saluran yang digunakan dalam menyebarkan inovasi, saluran interpersonal dan saluran media masa. Pengaruh saluran interpersonal tidak besar hanya 20% yang terdiri dari pengaruh intensitas komunikasi terhadap perilaku tanggap bencana sebesar 12,8% dan pengaruh sosialisasi terhadap perilaku tanggap bencana sebesar 7,2%. Pengaruh intensitas pemberitaan bencana yang merupakan saluran media massa memiliki pengaruh paling besar dalam merubah perilaku masyrakat sebesar 24,4%. Hasil temuan dari crosstab menunjukan semakin rendah SES maka semakin intens berkomunikasi dengan tim siaga bencana dan mengikuti sosialisasi. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh tingkat SES, intensitas komunikasi, intensitas sosialisasi dan intensitas pemberitaan terhadap perilaku tanggap bencana. Akan tetapi pengaruh yang diberikan tidak terlalu besar ada banyak faktor lain yang merubah perilaku tanggap bencana seseorang. Kata Kunci: Tingkat SES, Saluran Media Massa, Saluran Interpersonal, Perilaku The high number of disasters in Indonesia and the many victims of the disaster made the government create an agency in charge of disaster management . The institutions is assisted by BNPB ( Badan Nasional Penanggulangan Bencana) and BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) . One of Disastern management program is the establishment of Desa Tangguh Bencana which there Tim Siaga Bencana who served as agents of changes to change people's behavior to be more aware of the disaster . This study aims to determine the effect of SES level, the intensity of communication with disaster preparedness team, intensity of socialization, intensity of disaster news toward the response behavior with level of SES as antecedent variables . The theory used is the theory of diffusion of innovation . This research is an explanatory research . The research location is Banjarnegara . Test hypothesis by using multiple regression with SPSS software . Samples were residents who had attended socialization in Desa Tangguh Bencana which has a Tim Siaga Bencana in Banjarnegara . Research results obtained are after disaster management program , Banjarnegara society in the preparation stages . With the same variable X affects Y to 27.3 % . There are two channels that are used in spreading innovation , interpersonal channels and mass media channels . The influence of interpersonal channels is not large only 20 % consisting of communication intensity influence on the behavior of the response by 12.8 % and socialization influence on the behavior of the response by 7.2 % . The influence of the intensity of the disaster news that the mass media channels have the most influence in changing society 's behavior amounted to 24.4 % . The findings of the lower SES crosstab shows the increasingly intense communicating with disaster preparedness team and follow socialization . Based on the research, the influence of SES level , the intensity of communication and intensity of information toward the behavior of the disaster response. Keywords : Level of SES , Mass Media Channel , Channel Interpersonal Behavior

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Communication Science
ID Code:48018
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:17 Mar 2016 14:15
Last Modified:18 Mar 2016 14:02

Repository Staff Only: item control page