PENGARUH PEMBERIAN EICOSAPENTANOIC ACID TERHADAP JUMLAH LIMFOSIT PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA STADIUM III B YANG MENJALANI KEMOTERAPI CAF SIKLUS PERTAMA

Setiawan, Esdianto (2012) PENGARUH PEMBERIAN EICOSAPENTANOIC ACID TERHADAP JUMLAH LIMFOSIT PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA STADIUM III B YANG MENJALANI KEMOTERAPI CAF SIKLUS PERTAMA. Masters thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Halaman Judul) - Published Version
90Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 1) - Published Version
22Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 2) - Published Version
109Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 3) - Published Version
11Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 4) - Published Version
35Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 5) - Published Version
41Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 6) - Published Version
16Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 7) - Published Version
7Kb
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka) - Published Version
22Kb
[img]
Preview
PDF (Lampiran) - Published Version
475Kb

Abstract

Latar belakang: Penderita karsinoma mammae mengalami supresi sistem imun seluler. Terapi kemoterapi yang diberikan pada penderita juga berperan dalam supresi sistem imun. Eicosapentaenoic Acid (EPA) adalah asam lemak esensial yang dikenal dapat meningkatkan aktivitas sistem imun seluler. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh pemberian EPA oral pada jumlah limfosit pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian ini menggunakan pre and post test control group design. Empat puluh pasien karsinoma mammae ductus invasif stadium IIIB pada studi ini dibagi ke dalam dua kelompok yang sama besar. Kelompok pertama mendapat kemoterapi dan EPA oral sedang kelompok kedua hanya mendapat kemoterapi saja. Pemeriksaan jumlah limfosit dilakukan pada kedua kelompok sebelum dan sesudah terapi pada 20 hari masa studi. Analisis deskriptif dan uji beda rerata usia dengan Mann Whitney. Uji beda jumlah limfosit antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan Wilcoxon. Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna pada jumlah limfosit setelah perlakuan antara kelompok kontrol 30,49(24,68-36,39) dan kelompok perlakuan 61,27(55,69-66,84) dengan nilai p=0,001. Simpulan: Terdapat peningkatan yang lebih tinggi dan bermakna pada jumlah limfosit pasien kanker payudara yang mendapat kemoterapi CAF dibanding yang tidak mendapat EPA. Kata kunci : Jumlah limfosit, karsinoma mammae ductus invasif stadium IIIB, kemoterapi CAF, Eicosapentaenoic Acid (EPA).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Biomedical Science
ID Code:45596
Deposited By:Mr. Magister Biomedik Admin
Deposited On:13 May 2015 14:04
Last Modified:13 May 2015 14:04

Repository Staff Only: item control page