Penerapan Jurnalisme Sastrawi dalam Kolom-Kolom Sepak Bola Amir Machmud N.S. pada Rubrik “Free Kick” di Suara Merdeka Edisi Minggu (Suatu Analisis Naratif)

Mohamad, Jokomono (2014) Penerapan Jurnalisme Sastrawi dalam Kolom-Kolom Sepak Bola Amir Machmud N.S. pada Rubrik “Free Kick” di Suara Merdeka Edisi Minggu (Suatu Analisis Naratif). Masters thesis, Postgraduate Program in Communication Studies.

[img]
Preview
PDF - Published Version
90Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
300Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
1523Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
1068Kb

Abstract

Penerapan Jurnalisme Sastrawi dalam Kolom-Kolom Sepak Bola Amir Machmud N.S. pada Rubrik “Free Kick” di Suara Merdeka Edisi Minggu (Suatu Analisis Naratif) Abstrak/Sari Tesis ini memberikan perhatian terhadap penerapan jurnalisme sastrawi dalam kolom-kolom Amir Machmud N.S. yang terpublikasikan dari Desember 2012 hingga April 2014 di Rubrik “Free Kick” Harian Suara Merdeka Edisi Minggu. Penelitian teks ini bertujuan untuk mendeskripsikan, bagaimana jurnalisme sastrawi dapat memainkan peranannya dalam karya jurnalistik genre kolom yang relatif pendek. Paradigma naratif sebagai bagian dari tradisi retorik dalam ilmu komu- nikasi menjadi kerangka pemikiran teoretis dalam penelitian ini. Pada realitasnya, kolom terdiri atas dua jenis teks, yang menurut terma tesis ini adalah teks persu- asif argumentatif dan teks naratif. Teks persuasif argumentatif berisikan opini kolumnis yang mengetengahkan argumentasi atau memersuasi para pembaca le- wat pemakaian kalimat interogativa dan kalimat imperatif ataupun lewat kalimat paparan. Sementara itu, teks naratif berupa pendeskripsian peristiwa sepak bola, tingkah laku pemain ataupun pelatih, ataupun romantika perjuangan mereka da- lam klub memberi ilustrasi yang saling menguatkan dengan jenis teks terdahulu. Menurut hasil penelitian ini, teks naratif menunjukkan lebih dominan. Penelitian ini, menggunakan peranti analisis berdasarkan lima konsep naratif Helen Fulton, yaitu sudut pandang (angle), sudut pengakhiran (point of closure), individu-alisasi (individualization), fokalisasi (focalization), dan kro- nologi (chronology). Hasilnya menunjukkan adanya storytelling sebagai indikasi awal penerapan dan sekaligus “roh” jurnalisme sastrawi. Meskipun kolom-kolom itu hanya terdiri atas kisaran 500-800 kata, dan ini relatif tidak terlalu panjang, mereka mampu menjadi wadah yang proporsional antara opini kolumnis dan kemampuannya bernarasi. Hal itu terbuktikan dengan pemanfaatan sejumlah as- pek prosa fiksi (dalam konteks ini padanan yang relevan adalah cerita pendek), seperti karakterisasi, plot, dan latar belakang sebagai bagian esensial dari strategi penulisan. Namun sebagai genre prosa nonfiksional, kolom yang memainkan jur- nalisme sastrawi tetap berpijak pada fakta. Penggunaan jurnalisme naratif seba- gai komunikasi naratif dalam kolom-kolom Amir Machmud N.S. berpotensi menyentuh sisi-sisi humanitas di belakang peristiwa sepak bola. Pada kenya- taannya, di belakang kapitalisme industri sepak bola, ternyata masih ada rasa, masih ada manusia. Kata kunci: jurnalisme sastrawi, paradigma naratif, teks persuasif argumentatif, teks naratif. An Application of Literary Journalism in Amir Machmud’s Football Columns in Rubric “Free Kick”, Sunday Edition Suara Merdeka Daily (A Narrative Analysis) Abstract This thesis pays attention about applications of literary journalism in Amir Machmud’s seventeen football columns, when are published from December 2012 to April 2014 in Rubric “Free Kick” Suara Merdeka Daily. This research aims to describe how literary journalism works in short column. Narrative paradigm as a part of rethoric tradition in communication study is used as the frame of theoretical thinking. In fact, the columns consist of two terms what this work mention as “persuasive argumentative text” and “narrative text”. According to this works, the dominant one is narrative text. This research use Fulton’s five narrative concepts as a tool of analysis, that are angle, point of closure, indi- vidualization, focalization, and chronology. The result shows there is storytelling, that it is an early indication of applying literary journalism and as a “soul” of it. Although the columns are only built by 500-800 words, they are able to express proportionately between columnist’s opinion and his ability of narrating. It is proved by using some aspects fiction prose (in this context is short story), such as characterization, plot, and setting as an essential part of writting strategy. But as a nonfictional genre, literary journalism based it’s content on fact. Using literay journalism as narrative communication cause Amir Machmud’s football columns can touch humanity behind football games. In fact, behind football industrial capitalism, there is a feeling and there is human too. Keywords: literary journalism, narrative paradigm, persuasive argumentative text, narrative text.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:45570
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:09 May 2015 12:41
Last Modified:18 Dec 2015 17:51

Repository Staff Only: item control page