Hunian Bertingkat Lansia Modern di Jakarta Selatan dengan penekanan Universal Design

Yananda Amardana, Lesta and E.Pandelaki, Edward and Purwanto, Edi (2015) Hunian Bertingkat Lansia Modern di Jakarta Selatan dengan penekanan Universal Design. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
275Kb
[img]
Preview
PDF
179Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

3095Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

289Kb
[img]
Preview
PDF
88Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

657Kb
[img]
Preview
PDF
398Kb
[img]
Preview
PDF
95Kb
[img]
Preview
PDF
129Kb

Abstract

Perubahan pola hidup di masyarakat pun mulai berubah baik dari segi sosial, ekonomi, dan budaya. Masyarakat masa kini tentunya menganut sistem pola hidup modern terutama di kota besar, yang di mana pada saat seorang anak menginjak usia dewasa dan menikah tentunya mereka akan tinggal berpisah dari orang tuanya, dikarenakan mereka ingin hidup mandiri dan tidak tergantung akan keluarganya, berbeda dengan era sebelumnya, sebuah keluarga tinggal seatap, yang dan terdiri dari kakek, nenek, anak, dan cucu bermetamorfosis menjadi keluarga inti yang terdiri dari (ayah, ibu, dan anak). Dilihat dari fenomena tersebut, orang tua mereka pun kurang memiliki waktu bersama dengan anak-anak mereka, disebabkan oleh kesibukan dan banyaknya tuntutan pekerjaan yang harus diselesaikan, dari sisi lain, orang tua mereka tentunya perlu perhatian, perawatan, dan fasilitas kesehatan dari anak-anak mereka, oleh karena itu berdasarkan permasalahan di atas, studi ini menyusun konsep perancangan hunian bagi warga Lansia. Kenaikan jumlah angka penduduk tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, frekuensi kenaikan angka kelahiran, perpindahan penduduk baik imigrasi maupun transmigrasi, dan masyarakat Lanjut Usia. Hal ini dikarenakan Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk semakin meningkat akan menghasilkan jumlah Lansia yang akan meningkat pula dari tahun ke tahun. Kota metropolitan seperti DKI Jakarta berpotensi untuk memberikan fasilitas hunian elderly yang layak di samping bidang property ataupun housing, dikarenakan Kota Jakarta merupakan jantung pusat kegiatan serta industri di Indonesia dan memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi dimulai dari banyaknya perpindahan penduduk, angka kelahiran, maupun Lansia yang semakin meningkat. Konsep dari perencanaan hunian Lansia ini adalah middle rise yang di mana sistem penggunaannya berupa persewaan dan hak milik, namun sesuai dengan ketentuan yang teleh disepakati, hunian ini hanya dapat ditempati oleh para lansia yang sudah mencapai umur 55-60 tahun ke atas dengan fasilitas yang mendukung yaitu, sistem keamanan 24 jam, fasilitas handicapped, laundry, kebersihan yang baik, serta penunjang lainnya seperti ruang berkumpul, café, taman, jogging track, launge, dan lain sebagainya. Hunian ini dapat membantu para keluarga muda untuk memenuhi kebutuhan orang tua mereka, baik dari segi fasilitas, kesehatan, perawatan, interaksi sosial, dan kenyamanan terutama untuk kaum disable. Jenis penekanan desain yang akan diterapkan untuk perencanaan Hunian Lansia ini menggunakan Universal Design, dikarenakan konsep ini akan memudahkan Lansia dalam menjalani kehidupannya sehari-sehari dengan elemen-elemen pendukung, seperti ukuran kenyamanan pengguna baik dari segi fisik maupun material, adaptif, sederhana, mudah dimengerti, aman, serta nyaman, walaupun bentuk dari hunian ini adalah hunian middle rise.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:44984
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:22 Jan 2015 10:40
Last Modified:22 Jan 2015 10:40

Repository Staff Only: item control page