PERBEDAAN KEBERHASILAN TERAPI KLINDAMISIN ORAL DAN METRONIDAZOL ORAL TERHADAP BAKTERIAL VAGINOSIS PADA KEHAMILAN

Zulfa, Mazidah and Dewantiningrum, Julian and Ciptaningtyas, V. Rizke (2014) PERBEDAAN KEBERHASILAN TERAPI KLINDAMISIN ORAL DAN METRONIDAZOL ORAL TERHADAP BAKTERIAL VAGINOSIS PADA KEHAMILAN. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
769Kb
[img]
Preview
PDF
90Kb
[img]
Preview
PDF
194Kb
[img]
Preview
PDF
93Kb
[img]
Preview
PDF
483Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

184Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

67Kb
[img]
Preview
PDF
81Kb
[img]
Preview
PDF
565Kb

Abstract

Latar Belakang : Bakterial vaginosis merupakan infeksi yang paling sering terjadi pada wanita usia reproduksi dan sering dihubungkan dengan persalinan prematur dan ketuban pecah dini. Klindamisin dan metronidazol dapat digunakan sebagai terapi infeksi BV pada kehamilan. Tujuan : Menganalisis karakteristik medik dan perbedaan keberhasilan terapi klindamisin dan metronidazol terhadap kejadian infeksi BV pada kehamilan. Metode : Penelitian ini merupakan uji klinik non random. Sampel adalah 56 wanita hamil dan termasuk didalamnya berjumlah 19 wanita hamil yang telah difollow-up. Kelompok klindamisin sebanyak 6 wanita hamil dan metronidazol 13 wanita hamil. Uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil : Usia wanita hamil, usia kehamilan, riwayat abortus, prematuritas, ketuban pecah dini dan pemakaian kontrasepsi pada kejadian infeksi BV didapatkan perbedaan tidak bermakna (p=0,548, p=0,739, p=0,505, p=0,088, p=1,000, p=0,867). Sementara itu, pada analisis keluhan dan paritas menunjukkan perbedaan yang bermakna yaitu (p=<0,001, p=0,047). Skor Lactobacillus, Gardnerella, Mobiluncus, dan jumlah skor sesudah pemberian terapi pada kelompok klindamisin dan metronidazol menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna (p=1,000, p=1,000, p=0,564, p=0,564). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara keluhan dan paritas dengan kejadian bakterial vaginosis. Rerata skor Mobiluncus dan jumlah skor kriteria Nugent sesudah pemberian terapi lebih rendah pada kelompok metronidazol, namun tidak terdapat perbedaan bermakna pada skor Lactobacillus, Gardnerella, Mobiluncus dan jumlah skor antara kelompok klindamisin dan metronidazol sesudah pemberian terapi. Kata kunci : Bakterial vaginosis, klindamisin, metronidazol

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:44827
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:10 Dec 2014 12:08
Last Modified:10 Dec 2014 12:08

Repository Staff Only: item control page