KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN KARSINOMA HEPATOSELULER: STUDI KASUS DI RSUP DR KARIADI SEMARANG PERIODE 2010-2012

Ayuningtyas, Intan and Purnomo , Hery Djagat (2014) KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN KARSINOMA HEPATOSELULER: STUDI KASUS DI RSUP DR KARIADI SEMARANG PERIODE 2010-2012. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
560Kb
[img]
Preview
PDF
107Kb
[img]
Preview
PDF
505Kb
[img]
Preview
PDF
212Kb
[img]
Preview
PDF
157Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

291Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

153Kb
[img]
Preview
PDF
87Kb
[img]
Preview
PDF
994Kb

Abstract

Latar Belakang : Sekitar 90-95% dari seluruh tumor hati primer adalah karsinoma hepatoseluler yang berasal dari sel parenkim hati. Angka kejadian karsinoma hepatoseluler bervariasi di seluruh dunia. Tujuan : Mendapatkan informasi tentang karakteristik klinis pasien karsinoma hepatoseluler di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan jenis studi cross-sectional yang menggunakan catatan medik pasien karsinoma hepatoseluler periode 2010-2012. Sampel terdiri dari 235 pasien karsinoma hepatoseluler rawat inap di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Hasil: Keluhan utama terbanyak adalah perut membesar (26,4%), benjolan di perut (24,7%) dan nyeri perut (21,3%). Pasien laki-laki memiliki jumlah terbanyak (73,2%). Nilai median usia pasien adalah 52 (17 – 85) tahun dengan jumlah terbanyak kelompok usia 51-60 tahun (37%). Etiologi virus yang terbanyak adalah infeksi virus hepatitis B (64,3%) dan etiologi non-virus yang ditemukan adalah DM (4,7%) dan NAFLD (4,3%). Ditemukan 11 pasien dengan ensefalopati hepatikum grade I-II dan 19 pasien grade III-IV, serta 142 pasien dengan ascites. Rerata kadar bilirubin total meningkat dan kadar albumin serum menurun serta terdapat pemanjangan rerata waktu PPT. Pasien Child-Pugh A memiliki jumlah paling sedikit (16,8%) dan Child-Pugh B (49%) dan C (34,2%) memiliki jumlah terbanyak. Terdapat hubungan signifikan antara klasifikasi Child-Pugh (P=0,013) dan BCLC staging (P=0,022) dengan risiko kematian. Pasien terbanyak adalah dengan BCLC C(44,5%) dan BCLC D (41,5%). Survival rate 1 tahun yang didapat adalah 1,67% dengan CI 95% (1,3%-2,0%). Median survival untuk Child-Pugh A adalah 2 bulan, Child-Pugh B dan C masing-masing 1 bulan. Median survival untuk BCLC A adalah 24 bulan, BCLC B 1,5 bulan, BCLC C 2 bulan, serta BCLC D adalah 1 bulan. Simpulan: Karakteristik klinis utama pasien karsinoma hepatoseluler yang dirawat inap di rumah sakit yaitu perut membesar, laki-laki, usia dekade kelima, etiologi infeksi virus hepatitis B, status fungsi hati yang buruk dan stadium klinis lanjut dan terminal serta memiliki survival rate sangat rendah. Semakin buruk status fungsi hati dan stadium klinis akan meningkatkan risiko kematian dan menurunkan median survival. Kata Kunci : Karakteristik klinis, karsinoma hepatoseluler, survival rate.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:44757
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:08 Dec 2014 10:51
Last Modified:08 Dec 2014 10:51

Repository Staff Only: item control page