KONSERVASI BERBASIS KOMUNITAS

Riki, Arswendi (2014) KONSERVASI BERBASIS KOMUNITAS. Masters thesis, Postgraduate Program in Communication Studies.

[img]
Preview
PDF - Published Version
115Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
213Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
124Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
274Kb

Abstract

Abstrak Universitas Negeri Semarang dahulu bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang. Brand IKIP Semarang sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan sarjana pendidik begitu kuat di masyarakat hingga saat ini. Padahal, Universitas Negeri Semarang (UNNES) berbeda dengan IKIP Semarang. Pada tanggal 30 Maret 2010 UNNES mendeklarasikan diri sebagai universitas konservasi sebagai brand barunya. Untuk mendukung branding tersebut, berbagai program dirancang dengan melibatkan internal dan eksternal organisasi. Namun, penelitian terkait respon masyarakat kelurahan Sekaran Gunungpati sebagai masyarakat terdekat kampus pada tahun 2012 di UNNES menunjukkan adanya permasalahan dalam komunikasi. Sebagai audiens program konservasi UNNES, masyarakat kelurahan Sekaran mengaku tidak dilibatkan dalam kegiatan kegiatan konservasi. Sebaliknya, UNNES mengaku sudah melaksanakan banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat kelurahan Sekaran Gunungpati. Tujuan penelitian adalah melakukan riset audiens untuk mencari informasi penyebab kegagalan komunikasi sebagai pengembangan riset sebelumnya dan mengetahui bagaimana strategi komunikasi konservasi UNNES. Mengingat, brand konservasi memperoleh berbagai apresiasi positif dari berbagai kalangan. Di antaranya menerima penghargaan Kalpataru, Kehati Awards dan lain sebagainya. Penelitian kualitatif ini menggunakan paradigma konstruktivisme sosial. Subjek penelitian adalah masyarakat kecamatan Gunungpati sejumlah enam orang. Peneliti mengumpulkan informasi melalui wawancara mendalam dengan subjek sehingga diperoleh data yang kaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori teori komunikasi strategis seperti; branding, komunikasi korporat, community relations, integrated marketing communications, Action, Interest and Opinion (AIO), dan Value and Life Style. Hasil penelitian menujukkan bahwa faktor kegagalan UNNES membangun komunikasi dengan audiens disebabkan oleh pola komunikasi dengan menggunakan pihak kedua dalam pemilihan audiens suatu program. Karena menyebabkan pembatasan pemilihan audiens. Karenanya, perlu dilakukan komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekitar. Organisasi juga perlu untuk melakukan peninjauan kembali gaya dan media komunikasi yang sebaiknya digunakan dalam mengkomunikasikan program programnya agar efektif. Mengingat, responden penelitian hanya mengetahui program konservasi sebatas penanaman pohon. Padahal, program konservasi UNNES masih banyak. Selanjutnya, UNNES mengembangkan brand konservasi berbasis komunitas di mana komunitas komunitas tersebut menjadi penggerak dan penunjang kegiatan kegiatan konservasi Unnes. Brand konservasi menjadi strategi komunikasi organisasi yang strategis sebagai repositioning UNNES di antara universitas lainnya di Indonesia. Konservasi pada akhirnya menjadikan komunitas internal dan eksternal organisasi sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi yang disebut sebagai komunikasi strategis. Secara umum, konservasi yang dilakukan oleh UNNES mengarah pada destinasi pariwisata berbasis komunitas namun belum dikelola dengan baik. Penelitian komunikasi masih sangat memungkinkan dengan menggunakan teori komunikasi strategis dan paradigma penelitian yang ada. Kata kunci: Riset Audiens, Branding, Komunikasi Strategis, Abstract Formerly Semarang State University Institute of Teacher Training and Education (Teachers' Training College) Semarang. Brand Semarang Teachers' Training College as an undergraduate college educators who produce so powerful in society today. In fact, Semarang State University (UNNES) different from the Teachers' Training College in Semarang. On March 30, 2010 UNNES declared itself as a university conservation as brand new. To support the branding, a variety of programs designed to engage internal and external to the organization. However, research related to urban public response as a society have now Gunungpati nearest campus in 2012 in UNNES indicate problems in communication. As the audience UNNES conservation programs, village communities have now claimed not to be involved in conservation activities. Instead, UNNES claimed to have implemented many activities involving village communities have now Gunungpati. The purpose of the study is to conduct audience research to find the cause of the communication failure information as the development of previous research and knowing how UNNES conservation communication strategy. Given conservation brand received various positive appreciation from various circles. Of whom received the award Kalpataru, Biodiversity Awards and so forth. This qualitative study using the paradigm of social constructivism. Subjects were district community Gunungpati number six. Researchers collected information through interviews with the subject in order to obtain rich data. The theory used in this study is strategic communication theories such as branding, corporate communications, community relations, integrated marketing communications, Action, Interest and Opinion (AIO), and Value and Life Style . The results showed that factors UNNES failure to establish communication with the audience due to the communication pattern by using both the audience in the selection of a program. Because the audience is led to the selection restrictions. Therefore, we need to communicate directly with the local community. Organizations also need to do a review of communication styles and media that should be used in the program in order to effectively communicate the program. Given, survey respondents only know the extent of conservation tree planting program. In fact, there are many conservation programs UNNES. Furthermore, UNNES develop a brand community-based conservation where the community drives the community and supporting conservation activities UNNES. Brand conservation becomes a strategic organizational communications strategy as UNNES repositioning among other universities in Indonesia. Conservation in the end makes the internal and external community organizations as a means to achieve the goals of the organization are referred to as strategic communication. In general, conservation undertaken by UNNES lead to community-based tourism destination but has not managed properly. The study of communication is still possible by using strategic communications theory and existing research paradigms . Keywords : Audience Research, Branding, Strategic Communications.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:43534
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:22 Aug 2014 20:19
Last Modified:18 Dec 2015 17:43

Repository Staff Only: item control page