Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Bidan Desa Dalam Pelayanan Pemberian Tablet Besi Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Pekalongan Tahun 2013

Inayah, Maslahatul and Kartasurya, Martha Irene and Kartini, Apoina (2014) Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Bidan Desa Dalam Pelayanan Pemberian Tablet Besi Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Pekalongan Tahun 2013. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]Microsoft Word
40Kb

Abstract

Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Bidan Desa Dalam Pelayanan Pemberian Tablet Besi Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Pekalongan Tahun 2013 Factors Related To Midwives Compliance in Iron Supplementation Program on Pregnant Women in Pekalongan District Maslahatul Inayah1, Kartasurya Martha Irene 2, Apoina Kartini 2 1) Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Prodi Keperawatan Pekalongan Jl. Perintis Kemerdekaan Pekalongan No Telp (0285) 421642 Email : Inakiya74@gmail.com 2) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Abstrak Penyebab kematian maternal kedua terbesar di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2013 adalah perdarahan (19%). Perdarahan dapat diakibatkan dari anemia pada kehamilan. Pemberian tablet besi pada ibu hamil di Kabupaten Pekalongan belum dilaksanakan dengan optimal sesuai dengan standar pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan bidan desa dalam pelayanan pemberian tablet besi pada ibu hamil di Kabupaten Pekalongan. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan pendekatan survey cross sectional. Populasi adalah seluruh bidan desa (366 orang) di Kabupaten Pekalongan. Pemilihan subjek sebanyak 79 orang dilakukan secara Clustered Random Sampling pada tingkat puskesmas. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan Regresi Logistik Berganda. Hasil penelitian menunjukkan hanya 27,8% responden yang patuh dalam pelayanan pemberian tablet besi dan 44,3% responden yang mempunyai pengetahuan baik. Sebanyak 48,1% responden mempunyai tingkat kebutuhan yang baik dan 50,6% responden yang mempunyai tingkat kepercayaan baik. Sebanyak 49,4% responden mempunyai persepsi supervisi baik dan sebanyak 57% responden mempunyai persepsi penghargaan baik. Sebanyak 55,7% responden mempunyai persepsi penerapan hukuman penting dalam pelayanan pemberian tablet besi pada ibu hamil. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,003), supervisi (p=0,0001) , penghargaan (p=0,001) , hukuman (p=0,004) berhubungan dengan kepatuhan bidan desa. Ada pengaruh secara bersama-sama antara supervisi (p=0,002; Exp.B=30,0), penghargaan (p=0,031; Exp.B=5,4) , pengetahuan (p=0,220 ; Exp.B=2,3) , hukuman (p=0,294 ; Exp=2,1) terhadap kepatuhan bidan desa dalam pelayanan pemberian tablet besi pada ibu hamil di Kabupaten Pekalongan. Supervisi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan bidan desa dalam pelayanan pemberian tablet besi pada ibu hamil. Disarankan untuk melakukan supervisi rutin langsung ke lapangan dan meningkatkan pembinaan berjenjang secara berkala kepada bidan desa. Kata Kunci : Kepatuhan, Bidan Desa, Tablet Besi , Ibu Hamil Kepustakaan : 43 (1993-2013) Abstract The second largest cause of maternal death in Pekalongan in 2013 is bleeding. Preliminary studies showed that administration of iron tablets in pregnant women has not been implemented in accordance with the optimal standards of care. This study aims to analyze the factors that influence compliance midwife in service provision of iron tablets to pregnant women in Pekalongan. Quantitative research was conducted with a cross-sectional survey approach. The population is the entire village midwife (366 people). Selection of subjects performed as many 79 people clustered random sampling at the primary care level. Bivariate analysis performed with the Spearman rank test and Pearson-product Moment and multivariat analysis with logistic regression Regression. The result showed that the average age of respondents 32±5,7 years (SD). The average service life of 10±5,8 years (SD). Only 27,8% of respondents who are obedient in the service provision of iron tablets and 44,3% of respondent who have a good knowledge. A total of 48,1% of respondents have a good level of need and 50,6% of respondents who have a good level of confidence in the service provision of iron tablets. A total of 49,4% of respondents have a good perception of supervision and as much as 57% of respondents have a good perception of the award. A total of 55,7% of respondents perceive punishment important in service provision of iron tablets to pregnant women. The results of bivariate analysis showed that knowledge (p=0,003), supervision (p=0,0001) , award (p=0,001), punishment (p=0,004) related to compliance midwife. There jointly influence between supervision (p=0,002; Exp.B=30,0) , award (p=0,031; Exp.B=5,4) , knowledge(p=0,220 ; Exp.B=2,3) , punishment hukuman (p=0,294 ; Exp=2,1), for compliance midwife in service provision of iron tablets to pregnant women in Pekalongan. Supervision is the most influental factor to adherence midwife in service provision of iron tablets to pregnant women. It is recommended to conduct regular supervison directly to the field and improve coaching tiered periodically to the village midwife. Keywords : Compliance, Midwives, Iron Tablet, Pregnant Women Bibliography : 43 (1993-2013)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:43364
Deposited By:Mr. Mikm Undip
Deposited On:17 Jul 2014 12:34
Last Modified:17 Jul 2014 12:34

Repository Staff Only: item control page