Sirkuit Balap Nasional Jawa Tengah

Faza Maldhika, Ginanjar and Hardiman , Gagoek and Setyowati, Erni (2012) Sirkuit Balap Nasional Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
69Kb
[img]
Preview
PDF
321Kb
[img]
Preview
PDF
282Kb
[img]
Preview
PDF
439Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1793Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

770Kb
[img]
Preview
PDF
446Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1388Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

621Kb
[img]
Preview
PDF
272Kb

Abstract

Olahraga otomotif di Indonesia sudah ada sejak lama. Sudah tak terhitung jumlah event balap yang diselenggarakan baik mobil maupun motor di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi dan industri otomotif dunia membuat peminat akan olahraga mahal ini semakin besar.Namun dengan peminat yang besar tempat untuk menyelenggarakan event balap nasional masih sedikit, karena Indonesia saat ini hanya terdapat sirkuit-sirkuit kecil yang belum memenuhi standar balap nasional. Sedangkan kapasitas mesin mobil dan motor untuk balapan semakin meningkat, hal ini tidak sebanding dengan adanya sirkuit kecil tersebut. Sampai saat ini hanya terdapat satu sirkuit yang memenuhi standar Federation Internationale de I’Automobile, Federation Internationale de Motorcyclisme, dan badan dunia otomotif lain di Indonesia. Dengan hanya ada satu sirkuit permanen ini menyebabkan daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki potensi belum bisa terjangkau karena adanya pemusatan kegiatan event balap nasional tersebut.Karena keterpusatan tersebut dengan peminat yang banyak menyebabkan masyarakat pecinta balap lebih memilih untuk melakukan balap di jalanan yang secara hukum ilegal untuk diselenggarakan dikarenakan tidak adanya standar pengamanan dan dapat menimbulkan bahaya pada pengguna jalan lain. Hal ini hampir terjadi di setiap daerah di Indonesia. Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah memiliki populasi penggemar olahraga otomotif yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya komunitas otomotif baik roda dua maupun roda empat. Dengan letak Semarang yang berada di tengah jalur pantura pulau Jawa dekat dengan kota-kota besar baik itu Solo, Jogja, Surabaya, Bandung dan kota-kota lain dari luar pulau jawa di Indonesia. Hal ini menjadikan Jawa Tengah khususnya Semarang menjadi tempat paling strategis di Indonesia ditunjang adanya pelabuhan besar dan bandara internasional yang melayani penerbangan dari dan ke wilayah-wilayah di Indonesia.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:42520
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:27 Feb 2014 09:46
Last Modified:27 Feb 2014 09:46

Repository Staff Only: item control page