Strategi Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali

Sasongko Putra, - (2013) Strategi Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF
180Kb
[img]
Preview
PDF
87Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

942Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

115Kb

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan lahan pertanian di Kecamatan Selo, yang merupakan kawasan pegunungan, memerlukan perhatian yang serius mengingat permasalahan lingkungan yang sering terjadi yaitu erosi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi pertanian, menilai status pertanian berkelanjutan, merumuskan strategi dan rekomendasi peningkatan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Selo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis desktiptif untuk menggambarkan kondisi pertanian. Status pertanian berkelanjutan ditentukan dengan rumus lebar interval. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk merumuskan strategi peningkatan pertanian berkelanjutan, serta menyusun rekomendasi peningkatan pertanian berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian di wilayah Kecamatan Selo didominasi pertanian lahan kering dengan jenis tanah peka erosi, iklim agak basah, ± 78% wilayah mempunyai kemiringan lereng >15%, usahatani utama yaitu sayuran, tembakau, dan ternak sapi. Status pertanian berkelanjutan berdasarkan kriteria teknologi pertanian berkelanjutan, kriteria ekonomi, dan kriteria sosial menunjukkan kategori sedang dengan skor 35,87. Kriteria teknologi pertanian berkelanjutan pada indikator pengolahan tanah, pengolahan limbah pertanian, pengendalian hama penyakit, dan teknik konservasi lahan terutama pada kemiringan lahan >40% masih memerlukan peningkatan. Hasil pembobotan penilaian para responden ahli tentang strategi peningkatan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Selo menunjukkan urutan prioritas sebagai berikut : kriteria kelembagaan (25,04%), sosial budaya (20,74%), teknologi pertanian (20,68%), ekonomi (18,22%), dan kebijakan pemerintah (15,31%). Hasil urutan alternatif kriteria yaitu (1) penguatan kelembagaan petani, (2) mengembangkan pengkaderan petani / kelompok tani pelopor pertanian berkelanjutan, (3) demplot teknologi pertanian berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan strategi peningkatan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Selo dapat ditempuh melalui pemberdayaan kelompok tani, pembinaan kader pelopor pertanian berkelanjutan, serta demplot silvipastura atau multistorey cropping dan teras kebun atau individu, serta integrated farming. Kata Kunci : Pertanian berkelanjutan pegunungan, Teknologi konservasi lahan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:41960
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:07 Feb 2014 08:19
Last Modified:07 Feb 2014 08:19

Repository Staff Only: item control page