ANALISA WAKTU PENGGETARAN MESIN PRESS BATAKO PADA PROSES PRODUKSI BATAKO TANPA PLESTER DAN TANPA PEREKAT (BTPTP) TERHADAP KEKUATAN DINDING

WIBOWO, RIZKY BAGOES SETYO and Sugiyanto, Ir. DEA (2012) ANALISA WAKTU PENGGETARAN MESIN PRESS BATAKO PADA PROSES PRODUKSI BATAKO TANPA PLESTER DAN TANPA PEREKAT (BTPTP) TERHADAP KEKUATAN DINDING. Undergraduate thesis, Mechanical Engineering Departement, Faculty Engineering of Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
349Kb
[img]
Preview
PDF
79Kb
[img]
Preview
PDF
347Kb
[img]
Preview
PDF
563Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

506Kb
[img]
Preview
PDF
6Kb
[img]
Preview
PDF
82Kb
[img]
Preview
PDF
310Kb

Abstract

Batako Tanpa Plester dan Tanpa Perekat (BTPTP) adalah batako yang tidak memerlukan perekat untuk menyusunnya dalam sebuah bangunan, hal ini dikarenakan BTPTP memiliki geometri yang saling mengunci antar pasangan batako. Material yang digunakan tidak berbeda dengan batako pada umumnya. BTPTP ini terbuat dari campuran semen, air dan pasir. Batako ini dicetak dengan menggunakan mesin press batako yang prinsip kerjanya sama dengan mesin press batako pada umumnya, namun terdapat perbedaan dari segi geometrinya. Pada penelitian kali ini akan dibahas mengenai pengaruh lamanya waktu penggetaran terhadap kekuatan dinding yang terbuat dari batako tanpa plester dan tanpa perekat ini. Di dalam penelitian ini akan dilakukan uji mortar untuk mendapatkan karakteristik material BTPTP dan uji dinding BTPTP untuk mengetahui nilai kokoh tekan dinding BTPTP dalam menerima beban statis dari atas. Dan yang terakhir adalah simulasi finite elemen method (FEM) dengan menggunakan software ABAQUS 6.10-1. Hasil dari uji mortar menunjukan bahwa BTPTP dengan variasi waktu penggetaran 20 detik merupakan batako yang memiliki nilai karakteristik material terbaik dibandingkan dengan batako dengan variasi waktu penggetaran 17 detik, 23 detik dan 26 detik. Nilai karakteristik material BTPTP dengan waktu penggetaran 20 detik diperoleh kokoh tekan sebesar 4,59 N/mm2 dan densitas 1938,56 kg/m3. Dan hasil dari uji dinding, dinding yg dibangun dari batako dengan waktu penggetaran 20 detik mampu menerima beban maksimal sebesar 66,99 kN. Hasil dari simulasi metode elemen hingga telah menunjukan hasil trend yang sama dengan hasil uji laboratorium, namun masih terdapat perbedaan yang cukup besar. Hal ini disebabkan karena analisa FEM yang digunakan mengasumsikan dinding sebagai satu benda yang tidak bersatu. Kata kunci : Batako Tanpa Plester dan Tanpa Perekat (BTPTP), waktu penggetaran, uji laboratorium, simulasi finite elemen method (FEM), karakteristik material

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
ID Code:41575
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:22 Jan 2014 16:39
Last Modified:22 Jan 2014 16:39

Repository Staff Only: item control page