PELAPORAN KEUANGAN BERBASIS INTERNET (INTERNET FINANCIAL REPORTING): PENGARUH FORMAT PENYAJIAN INFORMASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA PEMBUAT KEPUTUSAN INVESTASI

NUR DP, Emrinaldi (2011) PELAPORAN KEUANGAN BERBASIS INTERNET (INTERNET FINANCIAL REPORTING): PENGARUH FORMAT PENYAJIAN INFORMASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA PEMBUAT KEPUTUSAN INVESTASI. PhD thesis, Program Pascasarjana Undip.

[img]
Preview
PDF
325Kb

Abstract

Penelitian ini dibangun untuk menjawab fenomena potensi konflik kepentingan akibat ketiadaan regulasi, serta kesalahan pengguna dalam membuat keputusan akibat format penyajian pelaporan keuangan basis internet (Internet Financial reporting—IFR). Penelitian ini menguji dan mengusulkan desain teknis terbaik yang dalam pengaplikasian IFR berdasarkan efektivitas kinerja pembuat keputusan. Penentuan desain teknis IFR adalah bagian dari format penyajian informasi keuangan basis internet perusahaan dan termasuk dalam bagian perancangan Sistem Informasi Akuntansi perusahaan. Sehingga riset ini juga berada dalam domain keilmuan Sistem Informasi Akuntansi. Desain teknis yang digunakan adalah; pemanfaatan hyperlink, format file, sistem navigasi, jenis informasi yang disajikan serta ukuran perusahaan. Kinerja pengguna laporan dalam membuat keputusan diukur dengan jumlah informasi, waktu keputusan, akurasi keputusan, persepsi pengguna, dan efek diluasi. Metode eksperimen dengan desain 2 x 2 x 2 x 2 x 2 between subject five stage hierarchically nested design digunakan dalam penelitian ini. Subjek eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah investor sebenarnya. MANOVA digunakan sebagai alat statistik untuk menguji hipotesis yang diusulkan. Hasil pengolahan yang dilakukan, menunjukkan seluruh hipotesis yang diajukan mendapat dukungan (H1-H5). Ini berarti jumlah informasi, waktu pembuatan keputusan, persepsi pengguna, dan dilusi informasi lebih besar saat membuat keputusan investasi dengan desain IFR PC7 (H+.R-.HTML.H.B) dibandingkan desain IFR PC26 (H-.R+.PD.S.K), sementara akurasi keputusan sebaliknya. Analisis tambahan atas beban kerja kognitif menunjukkan bahwa beban kerja kognitif terbesar ada pada desain IFR dengan hyperlink yang hanya menyajikan informasi relevan menggunakan format file HTML, sistem navigasi hirarki pada perusahaan besar merupakan desain IFR dengan potensi cognitive overload terbesar (desain IFR PC22). Sebaliknya desain IFR dengan cognitive overload terkecil adalah desain IFR PC24. Analisis tambahan dalam menentukan desain IFR terbaik menunjukkan bahwa desain IFR PC17 merupakan desain terbaik. Sementara untuk perusahaan kecil desain IFR PC10 adalah yang terbaik. Hasil analisis yang dilakukan juga menunjukkan desain IFR PC21 dan PC32 adalah desain IFR terbaik untuk perusahaan besar dan kecil jika website perusahaan menyajikan informasi relevan dan irelevan secara bersamaan. Kata Kunci. Pelaporan keuangan basis internet, hyperlink, HTML, PDF, navigasi hirarki, navigasi sekuensial, cognitive overload This research is built to address the phenomenon of potential conflict of interest due to the absence of regulation, as well as user error in making the decision due to the presentation format of IFR (Internet Financial Reporting). This research is to examine and propose the best technical design in the application of IFR based decision-making performance effectiveness. To build and choose the best technical design of IFR is a part of Accounting Information System design. So this research is in accounting information system research area. Technical design was used; use hyperlinks, file format, navigation system, the type of information presented as well as the size of the company. Performance report users in decision making are measured by the amount of information, decision time, decision accuracy, user perceptions, and dilution effect. Experimental method with 2 x 2 x 2 x 2 x 2 between subject five stages hierarchically nested design used in this study. Subjects of experiments used in this study are investors. MANOVA is used as a statistical tool to test the proposed hypothesis. The result shows all the proposed hypotheses received support (H1-H5). It’s means, the amount of information, timing of decision making, user perceptions, and dilution effect is bigger when making investment decision for IFR design PC7 (H+.R-.HTML.H.B) than IFR PC26 (H-.R+.PD.S.K), while decision accuracy is opposite. Additional analysis for cognitive work load showed that the greatest cognitive workload in IFR design with hyperlink that only presents relevant information and HTML file format, hierarchically navigation system in large companies is IFR design with the greatest potential for cognitive overload (PC22 of IFR design). Mean while PC24 of IR design is IFR design with lowest cognitive overload. Additional analysis for the best design option of IFR show PC17 of IFR design is the best and the best IFR design for small company is PC10. PC21 and PC32 are the best IFR design for big and small company which used relevant and irrelevant information in their website . Keywords: Internet Financial Reporting (IFR), hyperlink, HTML, PDF, hierarchically navigation system, sequential navigation system, cognitive overloads

Item Type:Thesis (PhD)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Doctor Program in Economics
ID Code:40810
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:28 Nov 2013 09:15
Last Modified:28 Nov 2013 09:15

Repository Staff Only: item control page