FAKTOR RISIKO TUMBUH KEJAR BAYI BERAT LAHIR RENDAH DALAM 6 BULAN PERTAMA KEHIDUPAN

Sunardi, Aris (2013) FAKTOR RISIKO TUMBUH KEJAR BAYI BERAT LAHIR RENDAH DALAM 6 BULAN PERTAMA KEHIDUPAN. Masters thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Halaman Judul)
108Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
26Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 2)
315Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 3)
12Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 4)
58Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 5)
24Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 6)
38Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 7)
5Kb
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
55Kb

Official URL: http://www.mbiomedik.undip.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Bayi dengan gangguan tumbuh kejar memiliki risiko lebih besar mendapat sekuele dan gangguan maturasi organ. Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kejar bagi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Tumbuh kejar bayi Kecil Masa Kehamilan (KMK) lebih tinggi dalam beberapa bulan pertama dibandingkan bayi Sesuai Masa Kehamilan (SMK). Tujuan : Membuktikan faktor risiko tumbuh kejar BBLR. Metode : Penelitian cross sectional dengan consecutive sampling pada bayi BBLR di RSUP dr. Kariadi Semarang sesuai criteria inklusi dan dirawat pada periode Januari sampai dengan Juni 2012. Tumbuh kejar ditentukan dengan pengukuran berat badan, panjang badan, lingkar kepala saat lahir dan usia 6 bulan. Faktor risiko yang diteliti usia : kehamilan, jenis kelamin, pemberian diet, status ekonomi, dan pendidikan ibu. Analisis Statistik menggunakan uji x2. Hasil penelitian : Subyek : 26 bayi BBLR yang terdiri dari bayi KMK laki-laki 5 (19,2%), perempuan 8 (30,8%) dan bayi SMK laki-laki 9 (34,6%), perempuan 4 (15,4%) (p:0,116). Tumbuh kejar didapatkan pada 8 (30,8%) bayi KMK dan 9 (34,6%) bayi SMK p=1,000. Usia kehamilan < 37 minggu memiliki POR 0,571 (95%CI=0,02-11,85), pemberian ASI (Air Susu Ibu) memiliki POR 1,5 ( 95%CI=0,15-14,42), jenis kelamin laki-laki memiliki POR 0,9 (95%CI=0,09-8,89), status ekonomi miskin POR 2 (p=1,00;95%CI=0,18-22,06), pendidikan ibu tidak wajib belajar 9 tahun POR 0,25 (p=0,56; 95%CI=0,19-3,34). Simpulan : Untuk penelitian ini usia kehamilan kurang 37 minggu, pemberian ASI, jenis kelamin laki-laki, status ekonomi miskin, pendidikan ibu yang tidak wajib belajar 9 tahun bukan merupakan faktor risiko tumbuh kejar bayi BBLR. Kata kunci : tumbuh kejar, bayi berat lahir rendah, bayi kecil masa kehamilan,, faktor risiko

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Biomedical Science
ID Code:39573
Deposited By:Mr. Magister Biomedik Admin
Deposited On:22 Jul 2013 10:39
Last Modified:22 Jul 2013 10:39

Repository Staff Only: item control page