VOYEURISME DALAM TAYANGAN INFOTAINMENT Analisis Semiotika Infotainment Insert Selebritis

Bramandityo, Linggar Prabowo (2011) VOYEURISME DALAM TAYANGAN INFOTAINMENT Analisis Semiotika Infotainment Insert Selebritis. Masters thesis, Master Program in Communication Science.

[img]
Preview
PDF
91Kb
[img]
Preview
PDF
269Kb
[img]
Preview
PDF
1037Kb
[img]
Preview
PDF
2804Kb

Abstract

ABSTRAKSI VOYEURISME DALAM TAYANGAN INFOTAINMENT Analisis Semiotika Infotainment Insert Selebritis Kontradiksi keberadaan infotainment berhubungan dengan bagaimana wanita dimarginalisasi di dalam tayangan infotainment. Sebagaimana bahasa video Insert banyak merepresentasikan wanita (dari sisi tim dan sisi berita), Insert sebagai hasil dari kapitalis memiliki kharateristik duplikasi acara, fethisisme komoditas, dan terutama representasi wanita secara voyeuristik. Bahasa kamera yang digunakan menggunakan nilai-nilai universal yang tidak dipertanyakan lagi tetapi beberapa mendukung pemarginalan wanita dalam media. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna level pertama (deskripsi teks), level kedua (makna konotasi) dan ketiga (makna ideologi) yang terdapat dalam tayangan video Insert. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode semiotika. Penelitian ini bersignifikasi memberikan perkembangan teori voyeurisme, teori konstruktionis, serta feminis sebagai pisau yang dilakukan untuk membela wanita. Penggunaan paradigma konstrutionisme kritis memungkinkan pembelaan wanita yang terwujud melalui interpretasi video Insert bermanfaat secara sosial praktis. Analisa data dilakukan dengan cara mereduksi data, display data, dan intrepretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Infotainment Insert tidak hanya mengekspose kehidupan pribadi dengan gossip, tetapi juga mengandung sisi voyeurisme secara laten. Voyeurisme ada pada obyek video yaitu wanita yang menjadi presenter dan wanita yang terepresentasikan secara marginal. Selain itu wanita mengalami fetisisme komoditas sehingga menjadi subjectless sehingga dihargai seharga daging. Kritik atas teori feminisme dan paradigma konstruktivisme membawa alternatif pemikiran baru yaitu pemikiran postmodern yang bermanfaat bagi wanita yang memerlukan pembelaan secara praktis. Tujuan penelitian terlaksana dengan menguak adanya ideologi patriarki yang tetap mendominasi meskipun ada secara latent karena kemampuan hegemoni. Disetujui oleh Dosen Pembimbing Semarang, Desember 2011 Triyono Lukmantoro, S.Sos, M.Si NIP. 19701211.199802.001 ABSTRACION VOYEURISM IN INFOTAINMENT PROGRAM Semiotic Analysis Infotainment Insert Selebritis Contradiction of the existence of Infotainment regarding how women are marginalized in Infotainment Program. As women are much represented through video's language (in the context team and the news), Insert as the product of capitalis has charateristic of duplication program, fethisisme commodity, and specifically voyeuristic representation of woman. Camera's languages used have universal values that are never longer in question therefore many of such languages support marginalization of women in media. The inquiry carried out is to know first level (description of text), second level (connotation), third level (ideology) implied in video program Insert. Semiotic is used in the qualitative inquiry. Signification of the inquiry are able in developing voyeurism theory, constructionist theory, and the feminist as the blade to advocate women's interest. Utilizing critical constructionism paradigm result in women's advocation through intrepretation video Insert that benefit to practical social. Data analysis carried out by data reduction, data display, and interpretation the meaning. The result of inquiry shows that infotainment is not only exposing personal living by gossip, but also implied voyeurism in subtle ways. Voyeurism exist in object of video that is woman who become presenter, and woman whom being marginalized in their representation. Moreover, woman is undergone fethisisme commodity becoming subjecless that make her be valued only by her flesh. Critic toward feminism theory and constructionism paradigm direct us to a new alternative way regarding postmodern thought which benefit to women herself practically for advocation. The aims of the inquiry implemented through explaining patriarchy ideology that dominated though its existence is latent because its hegemony. Accepted By Guided Lecturer Triyono Lukmantoro, S.Sos, M.Si NIP. 19701211.199802.001

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:38467
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:15 Feb 2013 18:53
Last Modified:17 Dec 2015 16:38

Repository Staff Only: item control page