ANALISIS KEBIJAKAN REDAKSIONAL HARIAN REPUBLIKA PADA PEMBERITAAN RELIGIO POLITIK MASA KAMPANYE PRESIDEN TAHUN 2009

Fajriannoor, Fanani (2011) ANALISIS KEBIJAKAN REDAKSIONAL HARIAN REPUBLIKA PADA PEMBERITAAN RELIGIO POLITIK MASA KAMPANYE PRESIDEN TAHUN 2009. Masters thesis, Master Program in Communication Science.

[img]
Preview
PDF
78Kb
[img]
Preview
PDF
186Kb
[img]
Preview
PDF
344Kb
[img]
Preview
PDF
189Kb

Abstract

ABSTRAKSI Analisis Kebijakan Redaksional Harian Republika Pada Pemberitaan Religio Politik Masa Kampanye Presiden Tahun 2009 Kampanye Pemilihan Presiden pada tahun 2009 lalu menyajikan pada kita beberapa gambaran negatif. Isu Kampanye Jilbab, Istri Boediono Non-Muslim, dan politisasi agama (religio politik) ikut mewarnai isu kampanye lain yang lebih berbobot. Disatu sisi ini adalah fenomena yang buruk, namun disisi yang lain fenomena ini menimbulkan pertanyaan menarik mengenai toleransi politik dan di Indonesia. Media sebagai elemen demokrasi keempat tentu tidak dapat lepas tangan dari tanggung jawab ini. Uniknya media besar di Indonesia banyak yang memiliki afiliasi dengan agama tertentu, seperti Republika dengan umat Islam. Fenomena keberadaan media besar berafiliasi agama dalam masyarakat Indonesia yang majemuk ini menjadi menarik untuk diteliti, terutama karena Indonesia adalah salah satu negara demokratis terbesar di dunia yang tentu membutuhkan toleransi politik. Menjadi menarik untuk memahami kebijakan redaksional seperti Republika terkait isu religio politik terutama semasa kampanye kepresidenan. Menjadi menarik juga untuk memahami model ke-Islaman media tersebut yang mungkin mempengaruhi ruang redaksi mereka. Terakhir, menjadi menarik juga untuk memahami toleransi politik Republika terutama semasa kampanye presiden tersebut. Semua ini dapat diketahui menggunakan analisis gatekeeping dari Pamela Shoemaker yang menelusuri berbagai faktor pengaruh isi media dari lima level, yaitu level individu, organisasi, rutinitas komunikasi, ekstramedia, dan sistem sosial. Penelitian ini menggunakan paradigm post-positivistik. Teori yang digunakan adalah Gatekeeping dari Pamela Shoemaker, konsep toleransi politik, dan Islam moderat. Setelah melakukan analisis menggunakan analisis gatekeeping Shoemaker penelitian ini menemukan bahwa kebijakan Republika terkait isu religio-politik memiliki visi kelompok Islam moderat yang umumnya berhati-hati namun akan menjadi serius dan sensasional bila menyangkut isu kebijakan syariah. Republika juga memiliki kebijakan toleransi politik yang terbatas dimana Republika cenderung eksklusif dan sulit menampung aspirasi politik kelompok non-Muslim. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kebijakan redaksional Republika adalah menciptakan wadah bagi umat Islam Indonesia dengan visi Islam moderat dan toleransi politik yang terbatas. Key Words: Gatekeeping, Islam Moderat, dan Toleransi Politik ABSTRACT Editorial Policy Analysis of Republika on the Religio-politic News in 2009 Presidential Election Campaign Presidential Election in 2009 has gives us some negative phenomenon. The Hijab Campaign, Boediono Wife’s Religion, and other religio-politics issues were annoyingly interpolating the better campaigns. In one hand this is a bad phenomenon, but on the other hand this phenomenon also gives us some interesting questions about political tolerance in Indonesia. Mass media as the fourth estate surely can’t get away from their responsibility. Uniquely many of big mass media in Indonesia have affiliations with certain religions. The example is Republika with their Muslim affiliations. This phenomenon become interesting to study, moreover Indonesia is one of the biggest democratic countries in the world that surely need political tolerance to strengthen their democratic system. It’s become interesting to inquire the editorial policy in Republika in their news on religio-politic in presidential campaign. It’s also become interesting to understand the Islamic model that Republika adopted that maybe affected their editorial policy. Last, it’s become interesting to find out Republika’s political tolerance, especially in the presidential campaign. All of this inquiry could be found using the gatekeeping analysis from Pamela Shoemaker that map out factors that could affect media content from five levels. Those levels are individual, organizational, communication routine, extra-media, and social system. This research is use post-positivistic paradigm. The theories used here is gatekeeping from Pamela Shoemaker, political tolerance, and moderate Islamic concepts. After analyze using the gatekeeping Analysis, this research found that Republika’s policy for the religio-politics issues have vision of moderat Islamic model that generally careful but will be serious and sensasional if when dealing with syariah policy issues. Last, Republika have a limited political tolerance policy that have tendency to be exclusive and difficult to accommodate the aspiration of non-Muslim peoples. The final conclusion for this research is that Republika have an editorial policy that creates public space for Indonesian Muslim that has vision of Islamic moderate and limited political tolerance. Key Words: Gatekeeping, Moderate Islam, Political Tolerance

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:38446
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:14 Feb 2013 15:53
Last Modified:17 Dec 2015 15:44

Repository Staff Only: item control page