GUEST HOUSE UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Prabowo, Dimas (2011) GUEST HOUSE UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
71Kb
[img]
Preview
PDF
11Kb
[img]
Preview
PDF
8Kb
[img]
Preview
PDF
8Kb
[img]
Preview
PDF
16Kb
[img]
Preview
PDF
15Kb

Abstract

Universitas Diponegoro adalah universitas terbesar di Kota Semarang. Lokasi kampus Universitas Diponegoro berada di dua lokasi, yaitu di kawasan Peleburan dan kawasan Tembalang. Fakultas yang berada di kawasan Tembalang antara lain fakultas teknik, psikologi, peternakan, kesehatan masyarakat, kelautan, dan MIPA. Sedangkan fakultas yang berada di kawasan Peleburan antara lain fakultas ekonomi, hukum, FISIP, sastra dan program pasca sarjana. Universitas Diponegoro merencanakan untuk menjadikan Kampus Tembalang sebagai kampus terpadu. Untuk menjadikan kawasan Tembalang menjadi kampus terpadu, Universitas Diponegoro merelokasikan semua program sarjana yang berada di kawasan Peleburan ke kawasan Tembalang. Seperti dikutip dari www.kapanlagi.com, "Berdasarkan keterangan Dr.Adi Nugroho, M.Si. yang pernah menjabat sebagai kepala humas UNDIP 2001-2008, bahwa kelak, kampus Undip di Pleburan hanya untuk program studi pascasarjana, ekstensi, diploma, dan program nonreguler,". Relokasi kampus Peleburan ke kampus Tembalang Universitas Diponegoro untuk semua program sarjana menjadi fenomena yang menarik di masyarakat mengingat kawasan Tembalang merupakan kawasan yang mulai berkembang. Dikutip dari http://www.bak.undip.ac.id, “Pada tahun 2007, mulai dibangun Kampus Terpadu Undip di Tembalang seluas 216 hektar dengan dana bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) sebesar 33 juta US$ dan dana pendamping dari Bappenas Rp. 7,25 milyar. Selain itu juga akan dibangun asrama mahasiswa dan University Teaching Hospital. Prof Susilo telah mencanangkan untuk mulai mengembangkan high-technology di Undip. Ia juga memimpikan untuk menyatukan kampus Undip yang besar di Tembalang, yang benar-benar mandiri, terintegrasi dalam segala hal. Yang punya power supply sendiri, rencananya dengan membuat bendungan di Tembalang, Undip juga merencanakan membangun mal dengan mengikutsertakan penduduk sekitar untuk berdagang. Fasilitas olahraga, stadion dan lapangan basket sudah ada. yang belum indoor stadium dan kolam renang. Bendungan juga bisa dimanfaatkan untuk olahraga air, dan sarana pendidikan seperti laboratorium air dan perikanan.” “IDB (Islamic Development Bank) akan membantu pemindahan kampus tersebut selama tiga tahun, yakni mulai 2006 sampai 2009. Dengan pemindahan empat fakultas, yakni FISIP, Hukum, Ekonomi, dan Sastra, jumlah mahasiswa Universitas Diponegoro di Tembalang menjadi sekitar 32.000 orang.” (www.undip.ac.id). Diharapkan bahwa tahun 2009 program sarjana S1 yang ada di UNDIP Pleburan akan mulai dipindahkan ke Tembalang. Namun sampai akhir tahun 2009, hal ini belum juga dimulai karena pembangunan gedung-gedung kampus fakultas ekonomi, hukum, FISIP dan Ilmu budaya terkendala beberapa faktor diantaranya keadaan muka air tanah yang cukup tinggi pada tapak tersebut. “Pembangunan kampus terpadu lanjutan di Tembalang itu diharapakan bisa dimulai April 2007 dan selesai dua hingga tiga tahun mendatang. Karena Undip belum menjadi perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN), pinjaman sebesar itu nantinya bukan melulu tanggungan Undip, melainkan pemerintah. Paling lambat tahun 2009 sudah mulai memindahkan gedung perkuliahan program studi ilmu sosial ke kampus Tembalang dari Pleburan. Gedung perkuliahan yang saat ini masih di Pleburan yaitu FISIP, Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Sastra, sedangkan sebagian besar program studi ilmu eksakta, kecuali Fakultas Kedokteran, sudah dipindahkan ke kampus Tembalang.” (www.kapanlagi.com). Sejalan dengan telah berpindahnya seluruh kegiatan perkuliahan program S1 dan D3 di kampus UNDIP Tembalang juga sesuai dengan rencana ke depan dan berdasarkan masterplan dari Universitas Diponegoro yang ingin menjadikan kawasan Tembalang sebagai kawasan kampus terpadu, maka akan menimbulkan suatu konsekuensi semakin meningkatnya jumlah acara dan kegiatan-kegiatan yang akan muncul seperti wisuda, dies natalis, seminar-seminar, dan lain-lain. Untuk itu, Universitas Diponegoro membutuhkan suatu guest house sebagai fasilitas penunjang yang representative dan mampu memfasilitasi kebutuhan tamu yang mengikuti acara-acara Universitas Diponegoro seperti acara wisuda, dies natalis maupun seminar-seminar sebagai tempat transit beristirahat, melepas lelah, dan lain-lain. 1.2. Tujuan dan Sasaran 1.2.1. Tujuan Merencanakan desain Guest House Universitas Diponegoro Semarang ( UNDIP ), sehingga dapat berfungsi sebagai sarana penunjang Universitas Diponegoro Semarang untuk tempat transit / beristirahat bagi para mahasiswa maupun bagi tamu – tamu undangan dari luar. Sehingga memiliki manfaat yang besar bagi kemajuan Universitas Diponegoro Semarang ke depannya. Tersusunnya Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur, sebagai acuan desain grafis di studio sebagai prasyarat akhit Tugas Akhir. 1.2.2. Sasaran Tersusunnya program ruang dan konsep dasar sekaligus usulan langkah-langkah pokok proses (dasar) perencanaan dan perancangan Guest House Universitas Diponegoro Semarang ( UNDIP ) melalui aspek-aspek panduan perancangan (design guidelines aspect) dan alur pikir proses penyusunan LP3A dan Desain Grafis yang akan dikerjakan. 1.3. Manfaat 1.3.1. Secara Subyektif Sebagai pemenuhan syarat tugas akhir Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang nantinya digunakan sebagai pegangan dan pedoman dalam perancangan Guest House Universitas Diponegoro. 1.3.2. Secara Obyektif Perencanaan dan perancangan Guest House Universitas Diponegoro ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi penataan dan pembangunan sarana dan prasarana pendukung kegiatan akademik di kawasan kampus Universitas Diponegoro. 1. 4 Lingkup Pembahasan 1.4.1 Ruang Lingkup Substansial Merencanakan dan merancang Guest House Universitas Diponegoro yang termasuk dalam kategori bangunan berserta dengan perancangan tapak lingkungan sekitarnya. Lingkup pembahasan dibatasi pada permasalahan yang berkaitan dengan disiplin ilmu arsitektur. 1.4.2 Ruang Lingkup Spasial Guest House Universitas Diponegoro direncanakan akan dibangun di atas lahan di kota Semarang, di daerah peruntukan pusat kegiatan pendidikan. 1.5 Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu dengan mengadakan pengumpulan data primer dan sekunder untuk kemudian dianalisa untuk memperoleh dasar-dasar program perencanaan dan perancangan. Langkah-langkah pengumpulan data dilakukan dengan cara : 1.5.1 Data Primer Data primer didapatkan melalui wawancara dan observasi lapangan (studi banding). a. Wawancara Yaitu mencari informasi dari nara sumber dan pihak-pihak yang terkait mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan perancangan. Nara sumber tersebut meliputi Bagian Perencanaan Fisik Rektorat Universitas Diponegoro, Bagian Perlengkapan Aset Rektorat Universitas Diponegoro, Pegawai Tata Usaha Rektorat Universitas Diponegoro, Pengelola Bagian Pelayanan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Diponegoro, Pengelola Bagian Perlengkapan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Diponegoro Pengelola Administrasi Masing-masing Jurusan Universitas Diponegoro. Untuk nara sumber dari tempat studi banding yaitu manager Wisma MMUGM Bapak Dedi, Manager Gama Multi Konsultan Bapak Jarwo dan Bapak Santo (Wisma University Club UGM). b. Observasi Lapangan Yaitu dengan studi banding Wisma MMUGM dan Wisma University Club UGM. Kegiatan studi banding dilakukan dengan mencari data dan informasi mengenai presentase tamu yang menginap, latar belakang pembangunan proyek studi banding, kriteria pemilihan lokasi, massa bangunan/site existing, macam dan besaran ruang, organisasi ruang, kapasitas/populasi dan kegiatan, struktur kelembagaan personil, peralatan/perabotan dan dimensi, bahan bangunan, sistem utilitas, struktur dan bentuk bangunan serta tata ruang dalam dan ruang luar bangunan. 1.5.2 Data Sekunder Data sekunder didapatkan melalui studi literatur dan referensi yang berkaitan dengan perancangan bangunan hunian sementara bagi tamu Universitas Diponegoro. a. Studi Literatur Literatur yang digunakan dalam proses ini berasal dari buku-buku pedoman serta browsing materi-materi dari internet yang berkaitan dengan perencanaan dan perancangan desain Guest House Universitas Diponegoro. Time-Saver Standards for Building Types, Architect’s Hand Book, Data Arsitek edisi ke-3. Dasar dasar eko-arsitektur, Menuju Kelestarian Lingkungan Hidup. Sedangkan materi-materi yang di-download dari internet berasal dari wikipedia Indonesia ensiklopedia bebas dan www.undip.ac.id. b. Referensi Referensi didapat dari pengumpulan data, peta dan peraturan dari instansi terkait. Data primer dari hasil wawancara dan observasi lapangan serta data sekunder dari studi literatur yang telah diperoleh kemudian dianalisa secara kualitatif yaitu menganalisa terhadap aspek pelaku kegiatan, kebutuhan ruang, penataan ruang dan sirkulasi dan dianalisa secara kuantitatif yaitu menganalisa terhadap kapasitas ruang dan besaran ruang serta pendekatan mengenai lokasi dan tapak. Setelah dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif kemudian ditarik kesimpulan sebagai dasar perencanaan dan perancangan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:32403
Deposited By:Admin Agus P arsitek
Deposited On:12 Jan 2012 10:42
Last Modified:12 Jan 2012 10:42

Repository Staff Only: item control page