KEMISKINAN DALAM PERKEMBANGAN KOTA SEMARANG: KARAKTERISTIK DAN RESPON KEBIJAKAN

RENGGAPRATIWI, AMELIA (2009) KEMISKINAN DALAM PERKEMBANGAN KOTA SEMARANG: KARAKTERISTIK DAN RESPON KEBIJAKAN. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

ABSTRAK Urbanisasi merupakan proses yang mempengaruhi perkembangan kota-kota yang salah satunya dipicu oleh semakin banyaknya penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan baik yang disebabkan oleh pertumbuhan alami penduduk maupun migrasi penduduk. Fenomena urbanisasi tersebut menyebabkan pertumbuhan wilayah perkotaan yang semakin luas. Proses perkembangan perkotaan menyebabkan semakin besarnya heterogenitas di perkotaan dimana tiap kelompok penduduk berusaha untuk menempati ruang sendiri di kota sebagai bagian dari upaya untuk mendapatkan otonomi lokal. Karakteristik kemiskinan yang terjadi dipengaruhi oleh penyebab kemiskinan. Selain itu, perbedaan karakteristik wilayah mempengaruhi perbedaan karakteristik kemiskinan, sehingga selanjutnya perlu direspon oleh kebijakan penanganan kemiskinan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat miskin pada masing-masing wilayah. Sebagai kota yang mengalami perkembangan, Kota Semarang tidak terlepas dari masalah kemiskinan. Berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilakukan namun dalam perkembangannya, tingkat kemiskinan di Kota Semarang masih cenderung meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kemiskinan dan respon kebijakan penanganan kemiskinan perkotaan dalam perkembangan Kota Semarang. Kemudian dapat diketahui kesesuaian respon kebijakan tersebut terhadap karakteristik kemiskinan yang terjadi. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat analisis deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Proses penelitian dimulai dengan menganalisis karakteristik kemiskinan perkotaan dan menganalisis respon kebijakan penanganan kemiskinan perkotaan. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi kesesuaian respon kebijakan penanganan kemiskinan perkotaan terhadap karakteristik kemiskinan perkotaan dalam perkembangan Kota Semarang. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa respon kebijakan penanganan kemiskinan di Kota Semarang belum sesuai dengan karakteristik kemiskinan yang terjadi pada masing-masing wilayah. Hal ini ditunjukkan tidak semua karakteristik kemiskinan yang terjadi di Kota Semarang sudah direspon oleh kebijakan penanganan kemiskinan. Lebih lanjut, karakteristik kemiskinan yang digambarkan oleh keterbatasan pendidikan dan keterampilan belum banyak direspon oleh kebijakan penanganan kemiskinan yang dibutuhkan. Respon kebijakan penanganan kemiskinan yang paling dibutuhkan oleh penduduk miskin di Kota Semarang adalah pemberdayaan untuk kemandirian dan keberlanjutan ekonomi bagi mereka. Namun, secara garis besar, strategi anti-kemiskinan yang masih banyak dilakukan di seluruh wilayah Kota Semarang adalah pemberian bantuan langsung dan penyediaan pelayanan sosial yang bersifat fisik, sedangkan strategi anti-kemiskinan yang bersifat pemberdayaan melalui pelatihan dan pengembangan usaha kecil dan menengah belum banyak dilakukan dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kota Semarang. Perbedaan karakteristik kemiskinan yang terjadi pada masing-masing wilayah seharusnya mendapat penanganan yang berbeda. Namun, pada kenyataannya respon kebijakan yang dilakukan belum memperhatikan perbedaan karakteristik spasial yang mempengaruhi perbedaan karakteristik kemiskinan yang terjadi pada masing-masing wilayah. Kata kunci : kemiskinan, karakteristik, respon kebijakan vi ABSTRACT Urbanization is a process that influences the development of cities, one of which is triggered by the increasing number of people living in urban areas due to both natural population growth and migration. The phenomenon of urbanization causes the growth of urban areas expanded. The process of urban development causes the grow of urban population’s heterogeneity where each group tries to occupy their own space in the city as part of an effort to get local autonomy. Characteristics of poverty is influenced by the causes of poverty. In addition, differences in regional characteristics affect the difference of poverty characteristics which needs policy to respon the poverty issue in accordance with the needs of poor communities in each region. Semarang is inseparable from the problem of poverty. Various programs to eradicate poverty have been done there yet, the poverty rate in Semarang seems increase. This study aims to understand the characteristics of poverty and the policy’s response to eradicate poverty in the development of Semarang. Therefore, the policy’s response conformity toward the characteristic of ongoing poverty will be identified. Research methods to be used in this study is a qualitative method. While analysis tools used in this study are quantitative and qualitative descriptions analysis. The research process begins by analyzing the characteristics of urban poverty and policy response to urban poverty management. Then, it is proceeded with the identification of the policy response’s conformity to the characteristics of urban poverty in the development of Semarang. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the policy response to eradicate the poverty in Semarang has not yet worked in accordance with the characteristics of poverty that occurs in each region. This is indicated by the fact that not all of the characteristics of poverty occurred in Semarang has been responded by a policy to eradicate poverty. Furthermore, the characteristics of the poverty is illustrated by the limited education and skills which have not been responded by the policies. The policy responses that are mostly needed by poor people in Semarang are the empowerment for independence and economic sustainability. However, in general, anti-poverty strategy that is implemented through training and and development for small to medium businesses have not yet fully realized to eradicate the poverty at Semarang. The different characteristics of poverty that occurred in each region should receive different treatment. However, the policy responses have not yet consider the spatial differences, even though it influences the differences of povety characteristics that occur in each region. Keywords : poverty, characteristic, policy response

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:24264
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:30 Nov 2010 09:57
Last Modified:21 Jun 2011 16:56

Repository Staff Only: item control page