FAKTOR PENYEBAB KETIDAKLANCARAN DALAM PENGEMBALIAN DANA Co-BILD TAHUN 2001 - 2009 DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

SUDARNO, IGNATIUS (2010) FAKTOR PENYEBAB KETIDAKLANCARAN DALAM PENGEMBALIAN DANA Co-BILD TAHUN 2001 - 2009 DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1502Kb

Abstract

ABSTRAK Co-bild (Community Based Initiaves for Housing and Local Development) adalah program pembiayaan di bidang perumahan berbasis komunitas yang dikelola oleh NGO. Pada awalnya dana tersebut merupakan bantuan dari negara donor pemerintah Belanda, melalui Departemen Pekerjaan Umum, yang kemudian dikelola oleh “Yayasan Griya Mandiri” Yogyakarta. Kegiatan dimulai tahun 2001 sampai 2009. Sistem penyaluran dana Co-bild dengan cara revolving. Dalam perkembangannya, dana yang disalurkan banyak yang tidak lancar, menurut laporan pengelola dana, ada Rp.1.600.844.071 atau 39,75% dari dana Rp. 4.026.800.000 untuk seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta, sedangkan kemacetan terbesar terdapat di Kabupaten Gunungkidul yaitu sebanyak Rp 823.933.532 dari dana yang dicairkan sebasar Rp. 1.520.100.000 atau 54,20%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam mengapa terjadi kemacetan dalam pengembalian dana Co-bild dan mencari apa penyebabnya, khususnya di wilayah Kabupaten Gunungkidul, karena wilayah tersebut mempunyai tingkat kemacetan yang paling besar diantara lima kabupaten kota. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi penerima dana Co-bild pada kelompok swadaya masyarakat (2) Mengidentifikasi kelembagaan di tingkat kelompok swadaya masyarakat. (3) Mengidentifikasi mekanisme penyaluran dan penarikan dana pinjaman dana Co-bild. (4) Mengkaji intensitas pendampingan dari pihak pengelola dana, dan yang kelima (5) Membuat analisis secara ilmiah dan memberikan arahan sesuai hasil temuan dalam penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran (mixed method) yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif sedangkan teknik sampling porposive melalui penyebaran kuesioner kepada kelompok penerima dana Co-bild, pengolahan data dengan statistik distribusi frekuensi, teknik penyajian data dengan tabel dan grafik. Hasil temuan penelitian ada dua kelompok besar yakni: (1) faktor pengurus: adanya penyalahgunaan dana setoran, peminjaman nama untuk mendapatkan pinjaman yang lebih besar, (2) faktor ekonomi: pendapatan keluarga yang lebih kecil dari pengeluaran. Semua dapat terjadi karena kesalahan prosedur dalam mekanisme pengembalian angsuran, dan kurangnya pengawasan dari pihak pengelola dana. Rekomendasi berdasar penelitian ini adalah dengan memberikan bimbingan kepada kelompok tentang pengadministasian yang benar dan meningkatkan pengawasan. Menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah melalui sharing program berupa usaha produktif sehingga terjadi peningkatan ekonomi. Kata Kunci: Ketidaklancaran, pengembalian, dana Co-bild. vi ABSTRACT Co-bild (Community Based Initiatives for Housing and Local Development) is a financing program of housing sector on community based run by NGOs, At first it was a relief funds from a donor country that is Dutch government through the Department of Public Works, It was afterwards managed by the "Yayasan Griya Mandiri" Yogyakarta and startedto operate in 2001 up to 2009. Co-bild funds are distributed through revolving system. Yet, in its development there are lots of noncurrent funds. The manager reports that there is Rp. 1.600.844.071 or 39,75% disbursed from Rp.4.026.800.000 funds the noncurrent is mostly occurred in Gunungkidul district, that is Rp.823.933.532 or 54,20% disbursed from Rp.1.520.100.000. Therefore, it is interesting to examine this phenamenon The purposes of this research are to have a deeper understanding on why there is noncurrent Co-bild refund and to find what the cause of noncurrent refund especially in Gunungkidul District region, because among the four districts, Gunungkidul experiences most of the non current refund. The objectives of the research are (1) to identify the socio-economic characteristics of the Co-bild recipient on community-based organizations CBOs, (2) to identify the institution in the level of community based organizations (CBOs), (3) to identify the distribution mechanism and loan withdrawal of Co-bild funds, (4) to assess the intensity of assistance from the fund manager and (5) to make scientific analytical and provide guidance according to the research findings. The approach of the research is quantitative and qualitative opproach using mix method that is quantitative and qualitative descriptive techniques. This research uses sampling purposive technique and snowball distribution of questionnaires to the groups receving Cobild. Afterwards, the data is processed by statistics instruments through frequency distribution with data presentation techniques of tables and graphics. The research findings have two major causative factors prompting noncurrent Co-bild refund, that are (1) management factors: the misuse of funds deposit, a name lending to get a bigger loan and (2) economic factors: a family having less income than expenses. These all occur because of the procedure failure in the mechanism installments and the lack of monitoring on the part of fund managers. The recommendations provide a guidance of correct administration, to enhance the monitoring of the fund manager, to promote the cooperation with local governments through a sharing program in a form of productive effort in order to attain the increase of economy. Keywords: noncurrent, refund, Co-bild fund

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:23715
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 Nov 2010 10:31
Last Modified:10 Oct 2011 19:55

Repository Staff Only: item control page