PEMANFAATAN LIMBAH BIOMASS SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DALAM KEGIATAN CO-PROCESSING DI SEMEN GRESIK

Mardiana, Gatot and Mahardika, Rahadi (2010) PEMANFAATAN LIMBAH BIOMASS SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DALAM KEGIATAN CO-PROCESSING DI SEMEN GRESIK. In: SEMINAR REKAYASA KIMIA DAN PROSES 2010, 4-5 Agustus 2010, Jur.Tek.Kimia Fak.Teknik UNDIP Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
438Kb

Abstract

Co-Processing adalah metode pemanfaatan limbah untuk menggantikan bahan baku mineral alam (material recycling) dan bahan bakar fosil (energy recovery). Dapat dikatakan bahwa co-processing mempunyai manfaat ganda yaitu merupakan solusi bagi persoalan penanganan limbah, dan merupakan salah satu bentuk dari upaya recovery energi dan bahan. Implementasi co-processing khususnya penggunaan bahan bakar alternatif merupakan bagian dari kebijakan strategis PT Semen Gresik dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan khususnya berkenaan dengan efek pemanasan global dan menghemat cadangan bahan bakar fosil. Limbah yang dapat digunakan dalam co-processing ini adalah limbah industri yaitu hazardous waste dan limbah pertanian yaitu biomass seperti sekam padi, serbuk gergaji, kulit kacang, dll. Dalam proyek ini, PT Semen Gresik fokus pada limbah biomass. Limbah biomass dijadikan prioritas utama karena source yang tersedia sangat banyak dan melimpah, selain itu juga memiliki kalori yang cukup tinggi. Limbah biomass berasal dari kabupaten terdekat dengan lokasi Pabrik, yaitu Kabupaten Tuban, Lamongan dan Bojonegoro. Dari hopper, limbah ditransfer oleh belt conveyor masuk ke dalam SLC (Sparated Line Calciner) Pabrik Tuban# 3 dan dibakar pada suhu 800 – 900 oC. Proses pembakaran selalu dikontrol dengan menggunakan DCS (Distributed Control System), sehingga dapat mencegah terjadinya pembakaran tidak sempurna (CO) didalam sistem. Pembakaran limbah biomas tidak menghasilkan limbah samping (zero waste), karena ash yang dihasilkan bercampur dengan material feed menjadi clinker. Secara bersamaan pemanfaatan limbah biomass ini dipakai sebagai implementasi CDM Project (Clean Development Mechanism) yang kemudian akan mendapatkan Certified Emission Reduction (CER) dari UNFCCC. Hal ini dikarenakan co-processing dapat mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan pada saat proses pembakaran.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords:CDM ; Co-processing ; limbah biomass ( sekam padi )
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:UNDIP Conference/Seminar > SEMINAR NASIONAL REKAYASA KIMIA DAN PROSES
ID Code:19600
Deposited By:teknik kimia
Deposited On:07 Aug 2010 09:41
Last Modified:07 Aug 2010 09:41

Repository Staff Only: item control page