EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PESISIR UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA TAIVIBAK DI KABUPATEN PURWOREJO EVALUATING OF SUITABILITY OF COASTAL LAND FOR AQUACULTURE DEVELOPING IN PURWOREJO REGENCY

IRIANTI, DEWI (2004) EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PESISIR UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA TAIVIBAK DI KABUPATEN PURWOREJO EVALUATING OF SUITABILITY OF COASTAL LAND FOR AQUACULTURE DEVELOPING IN PURWOREJO REGENCY. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2329Kb

Abstract

Purworejo Regency is one of Southern Coastal Area Region of Central Java which coastal length is ± 21,16 Km. It has potential marine and fisheries resources for fish farming. So, they will increase production and income of the Purworejo society if were operated well. From the result of interpretation of landsat TM image through arranging utilized map shows that Purworejo Regency has a potential coastal land for aquaculture ±1.352,02 ha width. It consist of 3 (three) coastal district which are divided into 17 coastal village area. The land has just been exploit 49 ha width and produce 79.144 kg/year. The purposes of this research are to study the suitability of coastal land for brachish water, the suitability of actual land and potential land for brachish water pond . The method of the research was area observation by conforming data from lansat TM interpretation and real data on the fields, using purposive random sampling, and basis on ecological similarity condition; soil characteristic. The sampling did on 3 (three) coastal district area of Purworejo Regency (Grabag, Ngombol, and Purwodadi). The 9 sample of soils and water are taken to laboratorium for analysis by using matching method from Sitorus and CSR / FAO to get class of land ability. The suitability of the land have two order: S (suitable) and N (not suitable). S1 class (highly suitable), S2 class (moderately suitable), S3 class (marginally suitable), NI (currently not suitable). SAR (Sodium Absorption Ratio) was used to determine a species of organism will be cultured. The result of this research shows that the potential suitable land for fishpond are 1.352,02 ha, includes category of N1 class (salinity limit factor, COD & BOD), S3 (soil porosity limit factor) and SI (NPK rate limit factor). Actual land of Purworejo Regency are 79,07 ha width include N 1 class while SAR values suitability consist of not sensitive, moderately sensitive, and sensitive organisms. Kabupaten Purworejo yang terletak di pantai selatan Jawa Tengah mempunyai panjang pantai + 21,15 km dan memiliki sumberdaya perikanan dan kelautan yang dimanfaatkan sebagai kawasan pertambakan cukup potensial, sehingga jika dapat diusahakan secara baik dan benar akan mampu meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian lahan pesisir untuk dapat dikembangkan sebagai lahan tambak, kesesusaian lahan aktual serta mengkaji lahan potensial untuk budidaya tambak sesuai dengan kesesuaian lahannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi di lapangan, yaitu mencocokkan hasil interpretasi citra landsat TM dengan data yang ada di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling,. Sampel air dan tanah yang diambil sebanyak 9 titik, kemudian diujikan di laboratorium. Untuk mengevaluasi kesesuaian lahan pesisir digunakan, metode matching dari Sitorus dan CSR/FAO. Kesesuaian lahan dibagi 2 order S (sesuai) dan order N (tidak sesuai). Untuk menentukan jenis biota yang akan dibudidaya menggunakan SAR (Sodium Absortion Ratio). Hasil interpretasi citra landsat TM yang ditumpang-susunkan (overlay) dengan peta tata guna lahan Kabupaten Purworejo diperoleh lahan potensial pesisir untuk pertambakan seluas + 1.352,02 ha yang tercakup di 3 (tiga) Kecamatan pesisir (17 desa pantai), dan baru dimanfaatkan seluas 49 ha, dengan produksi mencapai 79.144 kg/th. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Has kesesuaian lahan potensial pesisir untuk tambak di Kabupaten Purworejo seluas 1.352,02 ha, termasuk kategori Has N1 seluas 1.131,94 ha ( faktor pembatas salinitas, COD dan BOD), S3 seluas 151,28 ha (faktor pembatas porositas tanah) dan S1 seluas 68,8 ha (faktor pembatas kandungan NPK dalam tanah). Lahan Aktual di Kabupaten Purworejo seluas 79,07 ha termasuk kelas kesesuaian lahan N1 dengan faktor pembatas salinitas dan COD, BOD sedangkan kesesuaian nilai SAR untuk menentukan biota yang cocok dibudidayakan termasuk kategori untuk biota tidak sensitif, kurang sensitif dan biota sensitif.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12720
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:01 Jun 2010 13:15
Last Modified:01 Jun 2010 13:15

Repository Staff Only: item control page