PENGARUH GENANGAN BANJIR AKIBAT PASANG AIR LAUT TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI BANDARHARJO

NUGROHO, SUGENG ADI (2004) PENGARUH GENANGAN BANJIR AKIBAT PASANG AIR LAUT TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI BANDARHARJO. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Until this recent year, Semarang is well-known by its flood Semarang Municipality is a coastal or beach area which is located in low land and enclosed by two large channel of east and west flood channel and as the rivers estuary in Semarang areas. Problems on flood from sea tide known as Rob happens frequently in Bandarharjo sub village an area as the part of North Semarang Sub district, consequently from their direct location to Java Sea. Based upon the rationale and problem statement, the purpose of this research is to analyze the impact of flood from sea tides to the residential environment in Bandarharjo. Cross tab method is used to identify the relation offlood from sea tides with the residential environment condition in Bandarharjo. In accordance, scoring method is used to identify the impact of flood from sea tides to the residential environment in Bandarharjo. These identification is meant to provide the attempts to overcome problems from floods in Bandarharjo sub village. The result of analysis shows that there is a significant relation between the variables of flood from sea tides with the variables of residential environment condition in Bandarharjo, i.e the variable on the numbers of roads infrastructure reparation and building/houses reparation. The index calculation of flood to the residential environment condition shows that impacts to the three aspects are moderate. The community perception shows that the impact from flood to the residential environment is moderate. With this condition, they are indirectly force to be able to reduce the negative impacts from flood with every effort from their ability. In the physical aspect, the variables of residential environment which is influence by floods were the condition of roads, drainage, water supply physical of building, and health condition. In the social aspect, the variables of residential environment which also influences by flood is the amenity condition, while the economic aspect is influence by the number of expenses for house reparation, expenses for helath, and the community income per capita. In general, the result is that flood from sea tides has given rid negative impacts to the physical aspect of the residential environment, which causes the decreasing environmental quality. Result from SWOT analysis with IFAS AND SFAS table shows that the appropriate strategy to overcome flood problems in Bandarharjo is the WT (weaknesses-threat) strategy. The strategy are on the provision of appropriate quality and quantity of infrastructure and facilities, especially in the north side of artery roads; the establishment of regulation on artesian well usage limitation, regulation establishment on floor coverage height for buildings and the arrangement of Bandarharjo areas comprehensively which could minimize negative impacts of floods from sea tides. Sampai saat ini, Kota Semarang dikenal dengan Banjimya. Kota Semarang merupakan daerah pantai atau daerah pesisir yang terletak di daratan rendah dan diapit oleh dua kanal besar yaitu Sungai Banjir Kanal Barat dan Sungai Banjir Kanal Timur serta tempat bermuaranya sungai¬sungai yang ada di wilayah Semarang. Kelurahan Bandarharjo yang tennasuk dalam wilayah Kecamatan Semarang Utara tidak terlepas dari permasalahan genangan banjir akibat pasang air laut yang dikenal dengan istilah rob. Posisinya yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa memberikan konsekuensi terjadinya genangan banjir dan tahun ke tahun. Dengan melihat latar belalcang dan rumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh genangan banjir akibat pasang air laut terhadap kondisi lingkungan permukiman di Bandarharjo. Dengan menggunakan metode analisis tabulasi silang dapat diketahui adakah hubungan antara banjir genangan akibat pasang air laut dengan kondisi lingkungan pennukiman di Bandarharjo, sedangkan untuk mengetahui pengaruh banjir genangan akibat pasang air laut terhadap kondisi lingkungan permukiman, dipakai metode skoring. Dengan diketahuinya hubungan dan pengaruh kondisi genangan banjir dengan kondisi lingkungan permukiman, diperlukan suatu usaha penanggulangan untuk menangani genangan banjir di Bandarharjo. Dan hasil analisis perihal hubungan dan pengaruh genangan banjir akibat pasang air taut terhadap kondisi lingkungan permukiman di Bandarharjo terdapat hubungan yang signifikan antara variabel genangan banjir akibat pasang air laut dengan variabel-variabel kondisi lingkungan permukiman di Bandarharjo, diantaranya yaitu variabel jumlah perbaikan prasarana jalan dan jumlah perbaikan rumah/bangunan. Dan hasil perhitungan indeks pengaruh genangan banjir terhadap kondisi lingkungan permukiman tersebut, pengaruh yang ditimbulkan terhadap ketiga aspek berada pada kategori cukup. Dalam hal ini persepsi masyarakat yang ada menilai bahwa pengaruh genangan banjir terhadap kondisi lingkungan permukiman di Bandarharjo cukup. Dengan kondisi seperti ini, secara tidak langsung mereka terpaksa hams mampu mengurangi pengaruh negatif yang ditimbulkan genangan banjir akibat pasang air laut di Bandarharjo dengan segala kemampuan yang dimililci. Pada aspek fisik variabel kondisi lingkungan permukiman yang sangat dipengaruhi genangan banjir, yaitu kondisi jalan, kondisi drainase, kondisi air bersih, kondisi fisik bangunan, dan kondisi kesehatan. Pada aspek sosial, variabel kondisi lingkungan pennukiman yang sangat dipengaruhi genangan banjir, yaitu kondisi kenyamanan, sedangkan pada aspek ekonomi, variabel kondisi lingkungan pennukiman yang sangat dipengaruhi genangan banjir, yaitu kondisi pengeluaran perbaikan rumah, kondisi pengeluaran kesehatan, kondisi pendapatan masyarakat. Secara umum, dengan melihat kondisi diatas dapat diketahui bahwa genangan banjir akibat pasang air laut memberi dampak negatif yang signifikan terhadap terhadap aspek fisik kondisi lingkungan pennukiman di Bandarharjo. Dampak ini menyebabkan kualitas lingkungan yang ada semalcin tnenumn. Berdasarkan hasil analisis SWOT, menggunakan Tabel IFAS dan EFAS, strategi yang paling tepat untuk menanggulangi genangan banjir akibat pasang air laut di Bandarharjo penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana yang sesuai kuantitas dan kualitas,khususnya pada kawasan Bandarharjo yang berada di sebelah utara Jalan Arteri, penetapan peraturan pengambilan air bawah tanah (artesis), penataan kawasan Bandarharjo secara komprehensif dan terpadu dan penetapan pengaturan ketinggian tantai bangunan/rumah di kawasan Bandarharjo

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TH Building construction
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:11669
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:25 May 2010 18:36
Last Modified:25 May 2010 18:36

Repository Staff Only: item control page