ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEHATAN USAHA PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) (Studi Kasus pada Wilayah Pantura Jawa Tengah)

BASUNI, ACHMAD (2003) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEHATAN USAHA PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) (Studi Kasus pada Wilayah Pantura Jawa Tengah). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1798Kb

Abstract

The nature and the mean of PDAM are to serve public in order to enchance the people life. Besides that, PDAM is strived for gaining profit because it is one of local government resources (Kep. Mendagri No. 690/900-327 tgl. 10 Mei 1994) but, in fact almost 60 % of PDAM is not well performed. This research is typically to investigate variables that influence the level of PDAM performance based on Kep. Mendagri No. 690/900-327 tgl. 10 Mei 1994, which are (1) long-term debt ratio to equity, (2) debt coverage ratio, (3) purchase interest purchase ratio to operational income, (4) operational income ratio per m3 of sold water, (5) operational output ratio per m3 of sold water, (6) credit rotation ratio, (7) working ratio, (8) number of employee ratio per one thousand customer, (9) water leak ratio, (10) current ratio, (11) sales profit ratio and (12) active return ratio. The population and samples of this research are 14 PDAM in Southern of Central Java. The analysis tool that the writer uses is multiple regression of SPSS 11. The result shows that the 12 free variables of this research significantly influence the level of PDAM performance in Southern Central Java (p<0.05). Variable that have dominant influence are debt coverage ratio because its regression coefficient is the highest that is 0.332. Meanwhile, working ratio variables is the weakest. It can influence the level of PDAM performance in Southern Central Java because its regression coefficient is the lowest that is 0.209. Sifat dan tujuan PDAM adalah memberikan layanan umum dalam rangka peningkatan taraf hidup masyarakat. Disamping itu, PDAM dituntut juga memberikan keuntungan dikarenakan PDAM salah satu sumber pendapatan daerah (KepMendagri No. 690/900-327 tgl. 10 Mei 1994). Tetapi kenyataannya hampir 60 % PDAM tergolong kurang sehat. Penelitian ini secara khusus meneliti variabel-variabel yang akan mempengaruhi tingkat kesehatan PDAM menurut Kep.Mendagri No. 690/900-327 tgl. 10 Mei 1994, yaitu (1) rasio hutang jangka panjang terhadap ekuitas, (2) debt coverage ratio, (3) rasio pembayaran bunga terhadap pendapatan operasional, (4) rasio pendapatan operasional per meter ubik air terjual, (5) rasio pengeluaran operasional per meter kubik air terjual, (6) rasio perputaran piutang, (7) working ratio, (8) rasio jumlah pegawai per 1000 pelanggan, (9) rasio kebocoran air, (10) current ratio, (11) rasio keuntungan penjualan dan (12) rasio pengembalian aktiva. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah PDAM di Wilayah Pantura, Jawa Tengah sebanyak 14 (empat belas). Alat analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah multiple regression dari paket statistik SPSS 11. Dad hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua belas variabel bebas dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesehatan PDAM di Wilayah Pantura (p<0.05). Variabel yang berpengaruh paling dominan adalah debt coverage ratio dikarenakan koefisien regresinya paling besar yaitu 0.332. Sedangkan variabel working ratio paling lemah mempengaruhi tingkat kesehatan PDAM di Wilayah Pantura dikarenakan koefisien regresinya paling kecil yaitu 0.209

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9981
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 May 2010 11:44
Last Modified:04 May 2010 11:44

Repository Staff Only: item control page