ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSITAS PENGGUNAAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN OLEH RUMAH TANGGA PESERTA JAMSOSTEK - DI KOTA SEMARANG

Poerbandari , Emy (2003) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSITAS PENGGUNAAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN OLEH RUMAH TANGGA PESERTA JAMSOSTEK - DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2457Kb

Abstract

The case study on intencity of health insurance in Jamsostek had been carried out in textile companies of Bitratex, Sandratex and Sinar Pantja Djaja. The study aimed to explore the factors influence to utilize the health insurance. Descriptive statistics and Tobit model have been invoked to analyze the data. The primary data were withdrawn from 150 respondents using standardized questionnaires. The regression model using Tobit as the estimation technique was used to prove the hypothesis posed by the study. The dependent variable of utilization of health insurance intencity (INTENS) will be affected by education (EDUC), number of households (HH); number of school year child (CHILD), income (INC), cost (COST), service quality (QUALITY) and work environment (LINCKUNG). The results showed that variables of HH, CHILD and QUALITY were statistically significant to influence the dependent variable (INTENS) with probability of significance within a = 1% to d = 10% . The users of Jamsostek insurance have not utilize the facility of health insurance optimally. In order to maximalize the use of Jamsostek facility, it is recomanded that, the service quality of this health insurance showed be improved properly and conviniencies (such as : strategic location of clinic, quality of medical personnels, functiated time table of service, and quality of medicine supllied) should be deserved to the users widely. Furthermore; PT Jamsostek should has its own hospital to serve the subscribers which covet about 7,97% of Semarang people. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan mengambil lokasi penelitian pada perusahaan tekstil yang ada di Kota Semarang, yaitu perusahan Bitratex, perusahaan Sandratex dan perusahaan Sinar Pantja Djaja, bertujuan untuk menganalisis intensitas penggunaan jaminan pemeliharaan kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas penggunaan JPK. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis regresi model Tobit dengan data primer dari sampel sebanyak 150. Data primer diperoleh dengan wawancara terhadap responden melalui daftar pertanyaan sedangkan data skunder diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, PT. Jamsostek Cabang Kota Semarang. perusahaan Bitratex, perusahaan Sandratex dan perusahaan Sinar Pantja Djaja. Model regresi Tobit dengan variabel independen tingkat pendidikan (EDUC), jumlah anggota keluarga inti (1-111), jumlah anak usia rawan sakit (CHILD), pendapatan (INC), biaya (COST), kualitas pelayanan (QUALITY), dan lingkungan kerja (LINGKUNG) dipakai untuk menduga variabel dependen intensitas penggunaan jaminan pemeliharaan kesehatan (INTENS). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan fasilitas lain selain JPK masih sangat dibutuhkan oleh pant tenaga kerja perusahaan tekstil untuk upaya pemeliharaan kesehatan, seperti : puskesmas, dokter praktek swasta, RS. pemerintah/swasta tanpa rujukan, penggunaan obat tradisional dan pembelian obat secara langsung. Variabel jumlah anggota keluarga inti, jumlah anak usia rawan sakit dan kualitas pelayanan ditemukan secara statistik berpengaruh positif dan signifikan dalam menentukan intensitas penggunaan JPK di daerah penelitian pada taraf nyata sekitar a = 1% sampai dengan a = 10%. Penelitian ini memberikan implikasi dalam rangka meningkatkan intensitas penggunaan JPK diperlukan upaya-upaya yang lebih mengarah kepada peningkatan kualitas pelayanan balk dari lokasi praktek, sikap dan reputasi dokter, jadual praktek dart peningkatan mutu obat khususnya obat untuk anak-anak. Dokter yang bekerjasama dan menangani program JPK diharapkan telah mengikuti program pelatihan higiene perusahaan dan kesehatan kerja (hiperkes). Disamping itu PT. Jamasostek sebagai pelaksana tinggal program JPK sebaiknya memiliki rumah sakit sendiri mengingat jumlah pesertanya cukup besar sekitar 7,97% dad jumlah penduduk Kota Semarang.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:9955
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 May 2010 08:42
Last Modified:04 May 2010 08:42

Repository Staff Only: item control page