PENENTUAN LOKASI PENGEMBANGAN AGROWISATA HORTIKULTURA JAMBU AIR DI KABUPATEN DEMAK

PRANOTO, BUDIWAN SURYO (2007) PENENTUAN LOKASI PENGEMBANGAN AGROWISATA HORTIKULTURA JAMBU AIR DI KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
141Kb

Abstract

Pengembangan wisata agro (agrowisata) memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan genre-genre obyek wisata lainnya diantaranya pertama, modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar; kedua, agrowisata dapat melibatkan peranserta masyarakat dalam jumlah cukup besar karena jika agrowisata banyak dikunjungi dapat merekrut lebih banyak lagi tenaga kerja dari desa-desa sekitarnya, Ketiga, jenis wisata ini mampu menjual potensi-potensi yang jarang dilirik pelaku wisata lainnya berupa keunggulan khas daerahnya maupun atraksi wisata yang khas dari daerahnya yang dapat memperkaya keanekaragaman budaya. Kabupaten Demak merupakan salah satu daerah potensial pertanian yang belum dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata. Terlebih Kabupaten Demak memiliki komoditas unggulan hortikultura yang menjadi ciri khas berupa tanaman buah jambu air yang belum dikembangkan secara maksimal Sektor pariwisata yang berkembang hanya berupa wisata budaya berupa Masjid Agung Demak.dan Makam Kadilangu. Hal tersebut mengakibatkan kualitas kesejahteraan penduduk masyarakat di Kabupaten Demak yang sebagian besar bekerja sebagai petani baik petani sawah maupun petani tanaman buah dan sayuran tidak mengalami peningkatan karena harga jual komoditas yang rendah. Berdasarkan kondisi tersebut penulis tertarik untuk melakukan kajian mengenai penentuan lokasi potensial pengembangan agrowisata jambu air di Kabupaten Demak. Agrowisata yang dikaji dalam penelitian ini adalah jenis tanaman yang menjadi komoditas unggulan khas yaitu tanaman jambu air. Ruang lingkup dalam kajian ini hanya dibatasi pada sisi supply berdasarkan faktor-faktor penentu lokasi agrowisata yaitu faktor sentra komoditas unggulan, faktor atraksi wisata pendukung, faktor sumber daya manusia, faktor aksesibilitas, faktor sarana pendukung dan faktor preferensi kelompok masyarakat pelaku pengembangan tanaman jambu air. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis spasial dengan tools Sistem Informasi Geografis dengan software ArcView. Alat analisis yang digunakan adalah dengan pembobotan, distance, overlay (pertampalan peta) dan operasi bolean (ya atau tidak). Hasil analisis yang didapat berdasarkan sentra komoditas unggulan, atraksi wisata, sumber daya manusia, aksesibilitas, dan sarana pendukung dengan menggunakan analisis spasial (pembobotan, distance, overlay) berupa wilayah potensial pengembangan agrowisata adalah Desa Tempuran, Desa Betokan dan Desa Sidomulyo. Dari ketiga desa tersebut, kemudian dianalisis berdasarkan faktor preferensi pelaku didapat 3 lokasi pengembangan agrowisata tanaman jambu air yaitu lokasi I (sebagai lokasi inti agrowisata) dan lokasi II dan III sebagai lokasi pendukung dari lokasi zona inti. Lokasi inti agrowisata merupakan lokasi yang sebagian besar berada pada sepanjang sungai, dapat diakses dengan jalan lingkungan dan merupakan kebun tanaman jambu yang telah diusahakan oleh masyarakat. Kesimpulan yang didapat dari hasil temuan studi adalah dalam penentuan lokasi agrowisata perlu diperhatikan faktor-faktor penentu lokasi agrowisata yaitu sentra komoditas unggulan, atraksi yang ditawarkan, kemudahan akses dan ketersediaan sarana pendukung. Faktor sentra komoditas unggulan merupakan faktor utama dan pertama yang harus dilakukan dalam analisis. Hal ini dikarenakan komoditas unggulan merupakan daya tarik utama yang ditawarkan dari lokasi obyek wisata agro. Rekomendasi dari hasil temuan studi adalah lokasi pengembangan agrowisata di Kabupaten Demak yang berada di Desa Betokan, Tempuran dan Sidomulyo dapat dijadikan paket wisata dengan wisata budaya yang telah berkembang sebelumnya yaitu Masjid Agung Demak dan Makam Kadilangu.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:988
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:02 Oct 2009 10:30
Last Modified:02 Oct 2009 10:30

Repository Staff Only: item control page