ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN KARTU SIM PRABAYAR pro-XL SEBAGAI DASAR STRATEGI PEMASARAN PT EXCELCOMINDO PRATAMA SEMARANG

Fahmi , Ali (2000) ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN KARTU SIM PRABAYAR pro-XL SEBAGAI DASAR STRATEGI PEMASARAN PT EXCELCOMINDO PRATAMA SEMARANG. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2676Kb

Abstract

Nowadays Hand-phone is widely used by the people as a mean of communication. The development of telecommunication technology makes the use of Hand-phone more beneficial. Hand-phone was first inisiated by GSM by its post-paid on with the customers should subscribe and pay the bill every month. This system is not practical. Another system with gives more benefit to the customers because it is easy to operate is created. This system is called pre¬paid.payment There are three GSM operators in Indonesia, namely Telkomsel, Satelindo, and Excelcomindo. All these three operators use the pre-paid as their main product to attract customers. Pro-XL is produced Excelcomindo Pratama. This product, they claim, is more advantages then the others product's such as Simpati which is produced by Telkomsel, and Mentari by Satelindo. Since the first time pro-XL launched (April 1998) the sale of this product in Semarang has been lower than the sale of the product in Surabaya and Bali.The average growth sale of the product in Semarang per month is about 525 customers where as in Surabaya and Bali respectively 543 and 1.622 customers. This case become the main problem for PT. Excelcomindo in Semarang. The aims of this research are to analyze the condition of social-economy of Pro-XL's customers in Semarang and around, to analyze customer's perseption to Pro-XI, card about consideration's attribute and to analyze factors which generally create the customer buying attitude in pro-XL card. The object of this research is pro-XL customers in Semarang and around. The variabels that observe are product attribute, customers beliefs the evaluation of customers belief, subjective norm, customers motivation, perceived behavioral control, and the situation of customer's sosial-economi. This research is done by 100 respondent by using Purposive Sampling. By using Factor Analysis was obtained dominant's variabels for each variabel which is observed. From the statistical analysis's result on sosial-economi's customers was obtained that in age factor, the customers is about 25 years are 63% and 37% under 25 years. In the kind of job, 34% work as unstate staff: In education factor, 44% was Si education, and in the amount of expend per month, 62% customers have expend per month above 500.00 rupiahs. 29% customers explain the main reason in choosing are because of the frequency of travelling in order to 28,5% Jakarta, 24,3% Yogyakarta. By Factor Analysis is obtained that perception of customers about attribute which is considered are an extra advantages factor, service factor, and technology factor. All these three factors explain 63,824% from all atribute availlable on pro-XL card. The factors which create customer's buy are customer's beliefe will get : complete feature, wide coverage, easy to get, and sophisticsted technology if they use pro-XL. All these four factors substitute 80,436% from all facilities which being getting from pro-XL. 48,547% references who influenced the customers are co-worker, close friend, neighbour and family. In addition, the supported faktors are customer's knowledge about pro-XLfacilities and getting easily. All these two cases are correlate of information media and service customer. Both substitute 70,812% from all of the factor that support customer buy. Dewasa ini penggunaon hand phone sebagai that komunikasi sudah merupakan kebutuhan bagi sejumlah kalangan masyaralcat Perkembangan teknologi komunikasi memberikan berbagai kemudahan bagi kalangan pemakai ponsel. Berawal dad GSM (Global Sefluter Mobile) pascabayar, dimana konsumen hams berlangganan tetap yang flap bulannya dibebani abonemen, dengan persyaratan yang dinilai terlalu bertele-tele oleh sebagian besar konsumen yang menghendaki kepraktisan, maka untuk mewujudkan keinginan konsumen yang mengutamakan kepraktisan diciptalcanlah kartu prabayar. Kartu ini memberikan banyak kepraktisan dan kemudahan dalam operasional, sehingga produk jenis ini sangat diminati oleh konsumen. Pada industri GSM di Indonesia ada tiga operator yakni Telkomsel, Satelindo dan Excelcomindo. Ketiga operator ini masing-masing mengandalkan kartu prabayar sebagai senjata pamungkas mereka untuk meraih konsumen. PT. Ecelcomindo Pratama sebagai salah satu pemain dalam persaingan bisnis operator GSM, mempunyai produk unggulan yang diberi nama "pro-XL". Dengan berbagai inovasi yang diciptakan, pro-XL mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan kartu lain yang sejenis seperti Simpati dari Telkornsel, dan Mentari dari Satelindo. Dalam perjalan bisnisnya selama setahun (sejak diluncurkannya pro-XL pada bulan April 1998 sampai Maret 1999), temyata dibandingkan kota-kota yang lain seperti Surabaya dan Bali, pertumbuhan jumlah pelanggan aktif pro-XL masih rendah. Untuk daerah pemasaran Semarang dan sekitarnya tercatat pertumbuhan rata-rata per bulannya ada 525 orang, masih di bawah Bali dan Surabaya yang masing-masing mempunyai pertumbuhan rata-rata per bulannya 543 orang dan 1.622 orang. Hal ini menjadi masalah utama bagi PT. Excelcomindo cabang Semarang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial ekonomi konsumen pro-XL wilayah Semarang dan sekitarnya, menganalisis persepsi konsumen terhadap kartu pro-XL tentang atribut yang dipertimbangkan dan menganalisis falctor-faktor yang secara umum membentuk perilaku beli konsumen terhadap kartu pro-XL. Obyek penelitian yang diamati adalah konsumen pro-XL di kawasan Semarang dan sekitarnya Variabel-variabel yang diamati adalah : atribut produk, keyakinan konsumen, evaluasi keyakinan konsumen, norma subyektit motivasi konsumen, kontrol keperilakuan yang dirasakan dan keadaan sosial ekonomi konsumen. Penelitian dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Dengan menggunakan Analisis Faktor didapat variabel-variabel dominan pada masing-masing variabel yang diamati. Dad hasil analisis statistik terhadap sosial ekonomi konsumen diperoleh gambaran bahwa Bari segi usia, konsumen pro-XL 63% berusia di atas 25 tahun dan 37% berusia di bawah 25 tahun. Dad jenis pekerjaan, 34% bekerja sebagai pegawai swasta. Dari tingkat pendidikan, 44% berpendidikan Sl, dan dari jumlah pengeluaran per bulan, 62% mempunyai pengeluaran perbulan diatas Rp. 500.000. 29% konsumen menyatakan alasan utama memilih adalah karma sating bepergian dart satu kota ke kota lain dengan tujuan antara lain 28,5% Jakarta dan 24,3% Yogyakarta. Dari analisis faktor diperoleh informasi bahwa persepsi konsumen tentang atribut yang dipertimbangkan adalah faktor ekstra manfaat, faktor pelayanan dan faktor teknologi. Ketiga faktor ini menerangkan 63,824% dart keseluruhan at-ibut yang ada pada kartu pro-XL. Falctor-faktor yang membentuk perilaku belt konsumen konsumen adalah keyakinan akan mendapatkan : featur yang lengkap, daya jangkau yang Inas, mudah mendapatkan, dan keunggulan teknologi jilca mereka menggunakan kartu pro-XL. Keempat faktor ini mewakili 80,436% dad keseluruhan fasilitas yang akan didapat dart pro-XL. 48,547% referensi yang mempengaruhi konsumen adalah rekan bisnis/rekan sekerja, teman dekat, tetangga dan keluarga Sedang faktor yang mendukung terwujudnya perilaku beli adalah pengetahuan konsumen tentang fasilitas-fasilitas pro-XL dan mudah mendapatkannya Kedua hal tersebut sangat berhubungan dengan media informasi dan keberadaan customer service. Keduanya mewakili 70,812% dart keseluruhan faktor yang mendukung konsumen melakukan perilaku beli.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9778
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:30 Apr 2010 08:59
Last Modified:30 Apr 2010 08:59

Repository Staff Only: item control page