ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KREATIVITAS (STUDI KASUS GURU-GURU SMU KOLESE LOYOLA SEMARANG DAN SMU NEGERI 1 SEMARANG)

Efendi, Makmur (2002) ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KREATIVITAS (STUDI KASUS GURU-GURU SMU KOLESE LOYOLA SEMARANG DAN SMU NEGERI 1 SEMARANG). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3142Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengarugh terhadap kreatitvitas guru dalam keseharian melaksanakan tugasnya. Hal ini mengingat keberhasilan proses belajar mengajar dalam sistem pendidikan khususnya di Indonesia peran guru sangat dominan. Diharapkan dengan memahami faktor-faktor pengaruh kreativitas maka akan membantu organisasi sekolah khususnya untuk mencapai output pendidikan yang maksimal. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan lima variabel yaitu : dorongan kreativitas, kebebasan/otonomi, sumber-sumber yang cukup, tekanan dan hambatan organisasional sebagai variabel independen. Selanjutnya kelima variabel ini merupakan prediktor terhadap variabel dependen kreativitas. Dengan keterbatasan yang ada obyek penelitian diambil dari dua lembaga pendidikan dengan karakteristik yang berbeda yaitu lembaga pendidikan negeri dan lembaga pendidikan swasta. Diharapkan dengan dua obyek penelitian tersebut cukup memberikan gambaran yang ada dalam organisasi kependidikan di Indonesia, yaitu bahwa kegiatan pendidikan dilakukan baik oleh negara maupun swasta. ' Populasi penelitian ini adalah guru dari SMU Negeri I Semarang dan SMU Kolese Loyola Jumlah populasi penelitian terdiri dart 86 guru SMU Negeri I Semarang dan 39 guru di SMU Kolese Loyola Semarang. Data yang dibutuhkan dikumpulkan dengan metode sensus, artinya seluruh anggota populasi merupakan sumber yang diambil datanya Namun demikian ternyata dari SMU Negeri I Semarang data yang terkumpul kembali sebanyak 69 dan 17 kuesioner tidak kembali sedangkan dari SMU Kolese Loyola data yang kembali sebanyak 37 dengan 1 kuesioner rusak dan I kuesioner tidak kembali. Dengan demikian total data yang terkumpul dan diolah sebanyak 106 buah Hasil penelitian yang dilakukan memberikan simpulan bahwa untuk sekolah negeri (SMU Negeri 1 Semarang) dorongan lcreativitas, sumber-sumber yang cukup dan variabel tekanan berpengaruh secara signifikan terhadap.kreativitas. Sedangkan untuk sekolah swasta (SMU Kolese Loyola) menunjukkan bahwa variabel sumber-sumber yang cukup, tekanan dan hambatan organisasi cukup signifikan berpengarh terhadap kreativitas. Selanjutnya uji beda model yang dilakukan untuk dua lembaga pendidikan tersebut menghasilkan simpulan bahwa keduanya menunjukkan perbedaan yang signifikan atau dengan kata lain terdapat perbedaan yang signifikan antara model untuk SMU Negeri 1 Semarang dan SMU Kolese Loyola Semarang. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa dari kelima variabel independen sebagai prediktor tidak seluruhnya signifikan dapat memprediksi variabel dependen yaitu kreativitas. Dengan model yang sama untuk dua obyek penelitian yang berbeda tersebut menunjukkan perbedaan yang signifikan. This research is intended to analyze the factors that affect the teachers' creativity in their daily duty. It is because teachers have a significant role in the teaching-learning process in the education system, especially in Indonesia. It is hoped that by understanding the factors affecting the creativity, the organization — especially school — can be assisted to yield an optimum education. The analytical technique used in this research is linear regression with five variables; those are creativity support, autonomy/freedom, sufficient resources, pressure, and organizational impediment as the independent variables. Then, these five variables are the predictor toward the dependent variable, creativity. Considering the insufficiency available, the research objects were taken from two education institutions with different characteristics those are public and private education institutions. It is hoped that by the two objects are sufficient to give the description in the education organization in Indonesia — the education activity is held by either public or private. The population of this research is teachers from SMU Negeri I Semarang and SMU Kolose Loyola Semarang. The population consists of 86 teachers from SMU Negeri I Semarang and 39 teachers from SMU Kolose Loyola Semarang. The demanded data was collected by survey method, meaning all the population members are the source whose data is obtained. However, from SMU Negeri I Semarang the return data was 69 and 17 questioners were not returned. Meanwhile, from SMU Kolose Loyola Semarang the return data was 37 with 1 broken questioner and 1 questioner was not returned. Therefore, the sum of the collected and analyzed data was 106. The result of the research suggests that for the public school (SMU Negeri I Semarang) creativity support, sufficient resources, and pressure variables affect significantly toward the creativity. Meanwhile, for the private school (SMU Kolose Loyola Semarang) it shows that sufficient resources, pressure, and organizational impediments variables are significant enough toward creativity. Next, the model variant test done for those two education institutions suggests that both shows a significant difference or on other word there is a significant difference between model for SMU Negeri I Semarang and SMU Kolose Loyola Semarang. It can be concluded that of five independent variables as predictor not all of them are significantly predict the dependent variable, that is creativity. With the same model for the two different research objects show a significant different

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:L Education > L Education (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9765
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Apr 2010 21:53
Last Modified:29 Apr 2010 21:53

Repository Staff Only: item control page