ANALISIS RESIKO DAN KEUNTUNGAN SAHAM SEKTOR INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN PADA BURSA EFEK JAKARTA

Subijanto, Subijanto (2000) ANALISIS RESIKO DAN KEUNTUNGAN SAHAM SEKTOR INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN PADA BURSA EFEK JAKARTA. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3278Kb

Abstract

This study tout the risk and advantages of share is of great important. This is important for the market agents at the Jakarta Stock Exchange, especially for those who invest in foods and beverage industrial sector. Every investor will have to consider the possibility of expecting benefit and suffering from any possible risk of investing in the stock market. Therefore, this study is aimed at giving description and recommendation for those investors before they choose to invest in the Jakarta Stock Exchange. The object of this study are the share of all the companies listed in the Jakarta Stock Exchange since January 1996 up to December 1999. This study includes 14 (fourteen) companies. The purpose of this study is to analyze the possible risks of investing in the stock market in relation with the rate of share benefit expected from the foods and beverage industrial sector in different economic conditions. This refers to the economic condition during the periods of January 1996-June 1997, July 1997-December 1998 and January 1999-December 1999. The analysis in this study is conducted by calculating individual share and calculating the market index and then using the Single Index Model. Based on the analysis from industrial aspects, conducted on three periods of economic conditions, it is found out that the co-relation between risks and benefits is significant. Whereas, based o i the analysis from individual aspect, economic condition affects the relationship between risk and benefit from seven shares of companies. The seven companies are: ADES, AQUA, MWON, PSDN, SKBM, ULTJ, and SUBA. Meanwhile, economic condition doesn't affect the relationship between risk and benefit in the seven companies. The seven companies are: DAVO, INDF, MYOR, MBAL SDHA, SKLT, and SMART. Based on the result of the analysis, it is suggested that investors choose between the two company share, either share which are affected or those which are not affected by economic condition, off course, by considering the possibility of expecting benefit or suffering risk. Topik penelitian tentang resiko dan keuntungan saham ini mempunyai arti penting. Arti penting ini bagi para pelaku pasar di Bursa Efek Jakarta, khususnya investor pada sektor industri makanan dan minuman. Setiap Investor akan mempertimbangkan keuntungan yang diharapkan dan resiko yang diperkirakan. Oleh karena itu penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran atau pertimbangan bagi investor dalam memutuskan berinvestasi di Bursa Efek Jakarta. Obyek dalam penelitian ini adalah saham-saham semua perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta pada sektor industri makanan dan minuman sejak Januari tahun 1996 sampai dengan Desember tahun 1999 Jumlah perusahaan meliputi empatbelas perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis resiko investasi dalam hubungannya dengan tingkat keuntungan saham sektor industri makanan dan minuman pada BEJ pada kondisi ekonomi yang berbeda. Kondisi ekonomi tersebut adalah kondisi pada periode Januari 1996 — Juni 1997, Juli 1997 — Desember 1998 dan periode Januari 1999 — Desember 1999. Sedangkan analisis yang digunakan adalah mengitung keuntungan saham individual dan menghitung indeks pasar kemudian menggunakan alat Model Indeks Tunggal. Berdasarkan hasil analisis pada tiga periode kondisi ekonomi, dan aspek industri temyata hubungan antara resiko dan keurrtungan adalah signifikan. Sedangkan dari aspek individual, kondisi ekonomi berpengaruh terhadap hubungan resiko dengan keuntungan pada tujuh saham perusahaan. Tujuh perusahaan tersebut adalah: ADES, AQUA, MWON, PSDN, SKBM, ULTJ, dan SUBA. Sementara itu kondisi ekonomi tidak berpengaruh terhadap hubungan resiko dengan keuntungan pada tujuh perusahaan. Tujuh perusahaan tersebut adalah: DAVO, INDF, MYOR, MBAL SDHA, SKLT, dan SMART. Dan basil analisis tersebut disarankan kepada para investor yang akan berinvestasi dapat memilih saham perusahaan apakah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi ataukah yang tidak dipengaruhi oleh kondisi ekonomi. Tentu saja hams dipertimbangkan resiko dan keuntungan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9722
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Apr 2010 14:42
Last Modified:29 Apr 2010 14:42

Repository Staff Only: item control page