Efektifitas program Voluntary Counseling And Testing pada kelompok resiko tinggi HIV/AIDS di Unit Pelayanan Kesehatan Khusus

Darmansyah, -- (2008) Efektifitas program Voluntary Counseling And Testing pada kelompok resiko tinggi HIV/AIDS di Unit Pelayanan Kesehatan Khusus. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
106Kb

Official URL: http://keperawatan.undip.ac.id

Abstract

ABSTRAK “Efektifitas program Voluntary Counseling And Testing pada kelompok resiko tinggi HIV/AIDS di Unit Pelayanan Kesehatan Khusus” (xii + 52 halaman + 7 tabel + 11 lampiran) Latar Belakang : Program Voluntary Counseling And Testing merupakan Pintu masuk kelayanan Care Support And Treatment HIV/AIDS. Voluntary counseling and testing (VCT) merupakan kegiatan konseling bersifat sukarela dan rahasia, yang dilakukan sebelum dan sesudah tes darah untuk HIV dilaboratorium. Tes HIV dilakukan setelah klien terlebih dahulu memahami tentang HIV/AIDS dan menandatangani informed consent yaitu surat persetujuan setelah mendapatkan penjelasan yang lengkap. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Pra eksperimental yaitu dengan One Grup Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan sebanyak 79 responden. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan sebesar 60.8%, jenis kelamin laki-laki yaitu 39.2%, 39 responden (49.4%) berumur 26–30 tahun, status 46.8 %, 55.7% responden berpendidikan SMA, 63.3% responden sebelum diberi Voluntary Counseling And Testing pada kelompok resiko tinggi HIV/AIDS memilki tingkat pengetahuan tinggi, 87.3% responden sesudah diberi Voluntary Counseling And Testing memiliki Tingkat pengetahuan tinggi. 69.6% responden sebelum diberi Voluntary Counselling And Testing pada kelompok resiko tinggi HIV/AIDS memiliki tingkat kesadaran tinggi sebesar Sedangkan 83.5% sesudah diberi Voluntary Counseling and Testing memiliki kesadaran tinggi. Uji analisa secara statistik diperoleh hasil yang signifikan (p=0,000) yang berarti p value < 0,1 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian Voluntary Counselling And Testing pada ekperimen dan Uji analisa secara statistik diperoleh hasil yang signifikan (p=0,000) yang berarti p value < 0,1 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada perbedaan tingkat kesadaran sebelum dan sesudah pemberian Voluntary Counselling And Testing pada ekperimen. Saran : program voluntary counseling and testing lebih diintensive kan lagi, terutama dari sisi pemberi layanan program voluntary counseling and testing center basis rumah sakit yaitu petugas kesehatan terutama perawat jangan ciptakan stigma HIV /AIDS sehingga klien akan dengan nyaman untuk mengungkap status HIV nya dengan demikian diharapkan dapat memutuskan mata rantai penularan HIV. Kata Kunci :Voluntary Counseling And Testing, Kelompok Resiko Tinggi HIV/AIDS. Daftar Pustaka : 20 (2000–2007)

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RT Nursing
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nursing
Faculty of Medicine > Department of Nursing
ID Code:9711
Deposited By:Admin Mr. Ilmu Keperawatan
Deposited On:29 Apr 2010 14:15
Last Modified:29 Apr 2010 14:15

Repository Staff Only: item control page