PENGEMBANGAN STRATEGI PERUSDA Tk. I JAWA TENGAH DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN ( STUDI KASUS PADA 4 UNIT USAHA PERUSDA TINGKAT I JAWA TENGAH )

SANTOSA , DJOKO (1997) PENGEMBANGAN STRATEGI PERUSDA Tk. I JAWA TENGAH DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN ( STUDI KASUS PADA 4 UNIT USAHA PERUSDA TINGKAT I JAWA TENGAH ). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3361Kb

Abstract

Some of the local Government Enterprises owned by the Central Java Provincial Government were granted by the Central Government. Others are new forms of businesses established by the Provincial Government with the purpose of supporting the local economy activity, as well as being a source of income, generally known as Source of Original Local Income (Sumber Pendapatan Ash Daerah or PADS). Till now (1996) the development of these enterprises has not been very satisfactory, to the extent that some of these enterprises have gone bankrupt because of their inability to compete with private enterprises which are managed more professionally. A large number of research has been conducted on this matter, however basic treatment has not been put in place by the owners of these enterprises. This condition signals that the bureaucracy of the government may not be suitable for real business needs. From the nature of business activity which has been conducted as well as from the point of fixed assets which are controlled, there are a number of strategic business units which have a large potential to be further developed in the future. In order to develop the Provincial Government Enterprises there is a need for courage to restructure, and this was actually done in the beginning of 1996 by merging Provincial Government Enterprises in Central Java. From the business point of view, there are many business units that are capable of producing added value. To be able to achieve this, there needs to streamline the existing activity as well as to use more feasible alternatives, such as diversifying and outsourcing The main problem with Central Java Provincial Government Enterprises are in the production section, mainly due to the age of machinery and other equipment; in the marketing section, where there is a lack of orientation towards market development; in the financial section, involving unsuitable financial structure and poor ability to manage financial matters; and lastly in the human resources section, where there is lack of motivation in companies to develop human resources, as well as lack of managerial ability and technical skill. These problems mean that there is a great need for an integrated approach to be implemented to overcome the problems faced by these enterprises. There should also be minimizing of Provincial Government intervention in order to encourage the development of enterprises. Whereas the owners' interests can be achieved through target setting. Perusahaan Daerah yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Tengah sebagian merupakan bentuk penyerahan dari Pemerintah Pusat disamping bentuk-bentuk usaha barn yang didirikan oleh Pemda Tingkat I Jawa Tengah dengan tujuan untuk dapat mendukung kegiatan perekonomian didaerah disatu segi dapat menjadi salah satu Sumber Pendapatan Ash Daerah (PADS) disegi lain. Dalam perjalanan sampai saat ini (1996), perkembangan Perusda Tingkat I Jawa Tengah kurang menggembirakan bahkan telah terjadi kebangkrutan satu demi satu karena tidak mampu bersaing lagi dengan perusahaan¬perusahaan swasta yang telah dikelola secara lebih profesional. Untuk dapat mengembangkan Perusda Tingkat I Jawa Tengah telah banyak dilakukan penelitian dari berbagai pihak, terapi secara mendasar belum dilakukan oleh pemilik perusahaan. Kondisi tersebut lebih banyak mengisyaratkan adanya sisi birokrasi dari Pemerintah yang nampaknya kurang sepadan dengan kebutuhan bisnis secara nyata. Dilihat dari sifat kegiatan usaha yang dilakukan terdapat beberapa unit usaha yang cukup strategis serta dilihat dari kekayaan tetap yang dikuasai merupakan potensi yang cukup besar untuk dikembangkan dimasa mendatang. Untuk mengembangkan Perusda Tingkat I Jawa Tengah dimasa mendatang diperlulcan suatu keberanian untuk mengadakan restrulcturisasi, dan hal tersebut pada awal tahun 1996 telah dilakukan langkah besar yaitu dengan penggabungan Perusda-Perusda dilingkungan Pemda Tingkat I Jawa Tengah. Ditinjau dari segi bisnis maka banyak unit-unit usaha Perusda Tingkat I Jawa Tengah yang secara ekonomis telah tidak layak operasi tetapi sampai saat ini masih tetap beroperasi sehingga akan menjadikan beban bagi unit-unit usaha yang masih mampu menghasilkan nilai tambah. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan pemangkasan kegiatan serta diusahakan alternatif yang lebih layak (feasibel), misalnya pengalihan kegiatan usaha, mengkerjasamakan dengan pihak ketiga. Permasalahan utama dari Perusda Tingkat I Jawa Tengah adalah ; bidang produksi yaitu kondisi mesin dan peralatan yang telah cukup tua, bidang pemasaran yaitu lc-urangnya orientasi untuk mengembangkan pasar, bidang keuangan yaitu struktur keuangan yang tidak baik dan kemampuan pengelolaan keuangan yang lemah, serta bidang Sumber Daya Manusia yaitu rendahnya motivasi pada perusahaan dan kemampuan manajerial & ketrampilan teknis yang rendah. Dan hal tersebut, maka diperlukan suatu penyatuan program penyehatan yang terintegrasi untuk dapat mengatasi keempat permasalahan yang saat ini sedang dihadapi Perusda Tingkat I Jawa Tengah. Disamping hal tersebut, minimisasi intervensi Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Tengah akan dapat tufut serta mendorong pengembangan perusahaan sedangkan kepentingan pemilik tersebut dapat dilakukan mela1ui penetapan target.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9707
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Apr 2010 14:06
Last Modified:29 Apr 2010 14:06

Repository Staff Only: item control page