ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI, KEMAMPUAN DAN PERSEPSI PERAN DENGAN KINERJA KARYAVVAN PRODUKSI DIVISI SEPATU PADA C.V. TJAHJA SARI SEMARANG

Utomo Ang , Dharmawati (1997) ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI, KEMAMPUAN DAN PERSEPSI PERAN DENGAN KINERJA KARYAVVAN PRODUKSI DIVISI SEPATU PADA C.V. TJAHJA SARI SEMARANG. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2514Kb

Abstract

This thesis is a research in personnel functions in Tjahja Sari company under Tensido Group, which located in Semarang . The main problem is the low performance of production workers in Shoes Devision which is indicated in the level of product realization, defect product , labour turnover and absentee. The aim of the research was to find out the relationship and the factors that effect the performance of production workers in Shoes Devision. There are some factors that effect the performance in accordance with the concept explained, among others are motivation, ability and role perception. If the factors as motivation, ability and role perception are verified to have positive effects toward performance of production workers, this facts therefore can be applied as a reference in considering the Personnel Policies that encourage the motivation, ability and role perception of production workers hence encourage the higher lever of worker's performance. This research was conducted using Multiple Regression as the method of analysis, and the measuring instrument is the form of scale,namely Likert Scale , to measure the motivation, ability and role perception. Then the data analyzing was done by using Micro Statistics Program The production workers are devided into two groups namely (1) monthly paid workers and (2) contract workers. The consideration of grouping based on the existence of the difference in compensation system. This was done to find out whetherthere were different effects of each factors that influence the performance of two groups. The research finding was as follow : a significant relationship and effect between the independent variable and the dependent variables were found. The significant relationship pattern that explained performance was motivation ( 0,1906 ), ability ( 0,1704) and role perception ( 0,1676 ) for monthly paid workers , where as contract workers was motivation ( 0,2242 ), ability (0,1779) and role perception ( 0,1476 ). Based on the data analysis, no great difference was found in the contribution of each factors that influence the performance of production workers between two groups .However, higher coeficient of motivation, work ability and performance were found in the contract group rather than the montly paid group. To confirm whether the findings of the two groups regression are different significantly, it needs to be verified with Chow Test. The Chow Test result shows that there is no difference between the regression of the two groups mentioned above. This indicates the contract system in this company has no significant difference with monthly paid system in motivating the production workers. In order to increase the performance of both groups worker, the C.V.Tjahja Sari needs to consider seriously about the personnel policies that are able to encourage the motivation, ability, and role perception of the production workers. With the improvement of the personnel policies, it isestimated that the performance of production workers will be improved, and in turn has a positive effect toward the production of the company. Besides, it is recommended that to investigate another factors that can effect the production workers is necessary. 'Paths ini mengambil penelitian di bidang fungsional personalia dengan pokok masalah rendahnya kinerja karyawan produksi Divisi Sepatu C.V. Tjahja Sari dari Tensindo Group di Semarang, yang tercermin dari tingkat realisasi procluksi, tingkat produk carat, tingkat turnover dan tingkat absensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan produksi Divisi Sepatu. Adapun faktor-faktor yng mempengaruhi kinerja karyawan produksi sesuai dengan konsep yang telah dijelaskan yaitu motivasi, kemampuan kerja dan persepsi peran. Apabila faktor-faktor motivasi, kemampuan dan karyawan ternyata berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan produksi, maka hal ini dapat sebagai bahan acuan untuk mempertimbangkan kebijakan-kebijakan personalia yang dapat meningkatkan motivasi, kemampuan, dan persepsi peran karyawan agar dapat meningkatkan kinerja karyawan. Dengan menggunakan metode analisis regresi berganda, pengukuran terhadap faktor-faktor motivasi, kemampuan kerja persepsi peran dan kinerja dengan skala Likert, kemudian data diolah dengan bantuan komputer program Microstat Karyawan produksi dibagi dalam dua grup yaitu (1). Karyawan. Non-Borong dan (2) Karyawan Borong. Pertimbangan pengelompokkan karyawan produksi menjadi dua kelompok didasarkanpada adanya perbedaan dalam sistem kompensasi. Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh dari masing-masing faktor yang mempengaruhi kinerja dari dua kelompok karyawan produksi dengan adanya perbedaan tersebut. Berdasarkan proses pengujian hipotesis, masing-masing variabel babas yaitu motivasi, kemampuan dan persepsi peran ternyata mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan produksi Divisi Sepatu. Pola hubungan yang menjelaskan kinerja adalah variabel motivasi. ( 0,1906 ), kemampuan ( 0,1704) dan persepsi. peran (0,1676 ) untuk kelompok karyawan produksi borong. Sedangkan variabel motivasi ( 0,2242 ), kemampuan ( 0,1779 ) dan persepsi peran (0,1406 ) untuk kelompok karyawan produksi non-borong. Dan hasil antis regresi tersebut diatas didapati bahwa masing-masing faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan secara umum tidak jauh berbeda, tetapi kelompok kRryawan produksi borong mempunyai koefisien motivasi, kemampuan kerja yang lebih besar dibanding kelompok karyawan produksi Non-Borong. Untuk meraastikan apakah hasil dari kedua regresi tersebut mempunyai perbedaan yang signifikan, maka dilakukan pengujian Chow (Chow Test). Hasil pengujian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua hasil regresi.Hal ini mengisharatkan sistem borong perusahaan tidak ada perbedaan yang signifikan dengan sistem gaji bulanan dalam hal memotivasi karyawan. Untuk meningkatkan kinerja karyawan produksi baik non-borong atau borong, perusahaan C.V. Tjahya Sari perlu mempertimbangkan secara serius tentang kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan motivasi, kemampuan, dan persepsi peran karyawan produksi. Dengan adanya perbaikan- perbaikan kebijakan personalia tersebut, diperkirakan akan dapat memperbaiki kinerja karyawan produksi yang akin berpengaruh positif terhadap produksi perusahaan, disamping itu juga perlu menyelidiki unsur-unsur lain yang juga dapat mempengaruhi kinerja karyawan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9700
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Apr 2010 13:35
Last Modified:29 Apr 2010 13:35

Repository Staff Only: item control page