ANALISIS KONSISTENSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARITHI UNDERPRICING SAHAM SEKTOR KEUANGAN DAN MANUFAKTUR (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN DAN MANUFAKTUR YANG IPO DI BEJ TAHUN 1997 - 2002)

RENDRAJAYA, SANDRA DEWI (2005) ANALISIS KONSISTENSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARITHI UNDERPRICING SAHAM SEKTOR KEUANGAN DAN MANUFAKTUR (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN DAN MANUFAKTUR YANG IPO DI BEJ TAHUN 1997 - 2002). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2557Kb

Abstract

Intention of this, research is to analyse influence variable of underwriter reputation, auditor reputation, size of the offering, old age company, company profitability, financial leverage and of PBV, either parsial or simultan, to financial sector share underpricing and of manufacture. Besides this research also aim to analyse difference of factors consistency influencing share underpricing both sector. Initial Public Offering ( IPO) is activity company in order to public offer of primary share sale. These shares enthused investor because can give initial return. This Return indication the happening of share underpricing at primary market when coming on secondary market. A clarification concerning underpricing phenomenon is the existence of asymmetric information, which can happened between company of emiten with underwriter ( Model Baron), or between investor of informed investor and of uninformed ( Model Rock). Population Companies becoming object in this research is all companies of financial sector and of manufacture, doing IPO in BEJ during thekperiod 1997 until 2002. The used amount of sample is 52 companies, consist of 26 companies of financial sector and 26 companies of manufacture sector. The companies fulfill criterion whether negative or positive underpricing and not delisting during period of research. Multiple regression is used as analysis method. Result of parsial regression analysis for financial sector indicate that only underwriter reputation having a significant effect to underpricing. While by simultan obtained result of that variable of underwriter reputation, auditor reputation, offering size, old age company, company profitability, financial leverage and PBV have no significant effect to underpricing. Result of parsial regression analysis for the sector of manufacture indicate that underwriter reputation, offering size, financial leverage and PBV have a significant effect to underpricing. While by simultan obtained result of that variable underwriter reputation, auditor reputation, offering size, old age company, company profitability, financial leverage and PBV have significant effect to share underpricing of manufacture sector. Result of which obtained from equality of coefficient test indicate that there are difference of factors consistency influencing financial sector share underpricing and of manufacture. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel reputasi underwriter, reputasi auditor, nilai saham yang ditawarkan, umur perusahaan, profitabilitas perusahaan, financial leverage dan PBV, bail( secara parsial maupun simultan, terhadap underpricing saham sektor keuangan dan manufaktur. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa perbedaan konsistensi faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing saham pada kedua sektor. Initial Public Offering (IPO) merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam rangka penawaran uxnum penjualan saham perdana. Saham-saham yang tercatat di pasar perdana pada umunya diminati pars investor karena dapat memberikan initial return. Return ini mengindikasikan terjadinya underpricing saham dipasar perdana ketika masuk pasar sekunder. Strata penjelasan mengenai fenomena underpricing adalah adanya infonnasi asimetri., yang dapat terjadi antara perusahaan emiten dengan underwriter (Model Baron), atau antara investor informed dan investor uninformed (Model Rock). Populasi perusahaan-perusahaan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah semua perusahaan sektor keuangan dan manufaktur, yang melakukan IPO di BEJ clan tahun 1997 sampai tahun 2002. Jumlah sampel yang digunakan adalah 52 perusahaan, terdiri dari 26 perusahaan sektor keuangan dan 26 perusahaan sektor manufaktur. Perusahaan-perusahaan tersebut memenuhi kriteria mengalami underpricing positif maupun negatif dan tidak delisting selama periode penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil analisis regresi secara parsial untuk sektor keuangan menunjukkan bahwa hanya reputasi underwriter yang berpengaruh secara signifikan terhadap underpricing. Sedangkan secara simultan diperoleh hasil bahwa variabel reputasi underwriter, reputasi auditor, nilai saham yang ditawarkan, umur perusahaan, profitabilitas perusahaan, financial leverage dan PBV tidak berpengaruh signifikan terhadap underpricing. Hasil analisis regresi secara parsial untuk sektor manufaktur menunjukkau bahwa reputasi underwriter, nilai saham yang ditawarkan, financial leverage dan PBV berpenganth secara signifikan terhadap underpricing. Sedangkan secara simultan diperoleh basil bahwa variabel reputasi underwriter, reputasi auditor, nilai saham yang ditawarkan, umur perusahaan, profitabilitas perusahaan, financial leverage dan PBV berpengaruh signifikan terhadap underpricing saham sektor manufaktur. Hasil yang diperoleh dari uji kesamaan koefisien menunjuldcan bahwa terdapat perbedaan konsistensi faktor¬faktor yang mempengaruhi underpricing saham sektor keuangan dan manufaktur.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9693
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Apr 2010 12:53
Last Modified:29 Apr 2010 12:53

Repository Staff Only: item control page