ANALISIS KONSUMSI AIR BERSIH PELANGGAN RUMAH TANGGA BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (Studi Kasus pada PDAM Kabupaten Karanganyar)

Winarna, Sri (2003) ANALISIS KONSUMSI AIR BERSIH PELANGGAN RUMAH TANGGA BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (Studi Kasus pada PDAM Kabupaten Karanganyar). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2739Kb

Abstract

ABSTRACT The research was carried out in Karanganyar Regenscy. The main objecive of the study is to determine the factors influence toward household's water supply (PDAM) consumption. Descriptive statistics, multiple regressions and economic valuation method have applied to analyze the data. The study hypothesized that the consumption of water supply in the study area is influenced by familiy income (Y), average household expenditure of the customers (P), household accupancy (AK), the squared meter of housing compound (LP), education level of the house head (PD) and availability of the alternative water resources beside PDAM (Dummy) The results found that the water supply consumption was determined statistically by all independent variables with the range of significancy level between a : 1% to a : 5% except squared meter of housing compound and educational level of the household's head. Further, the willingness to pay respondents is vary, between Rp.20,000 to Rp 25,000 white the averaged affordability to pay respondent is between 5% to 7% from the total house hold's income. It is recommended that local government of Karanganyar should able to provide the people for a good water supply facility (particularly to the density populated area) with reasonable (cheap) price since the affordability to pay level of the people is remain less than 10%. ABSTRAKSI Penelitian ini merupakan studi kasus dengan mengambil lokasi di Kabupaten Karanganyar, bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi air bersih pelanggan rumah tangga serta mengestimasi besarnya kemauan dan kemampuan membayar sebagai respon atas pelayanan pasokan air bersih pada PDAM Kabupaten Karanganyar. Analisis statistik deskriptif, analisis regesi berganda dan analisis valuasi ekonomi telah dipakai pada penelitian Mi. Data primer diperoleh dengan wawancara terhadap 150 responden melalui daftar pertanyaan, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor PDAM Kabupaten Karanganyar. Model regresi berganda dengan variabel independent pendapatan keluarga (Y), pengeluaran rata-rata pelanggan rumah tangga (P), jumlah anggota keluarga (AK), bias pekarangan (LP), tingkat pendidikan kepala keluarga (PD) dan ada tidaknya sumber air lain diluar PDAM (Dummy) dipakai untuk menduga variabel dependent konsumsi air bersih PDAM (Cons). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara serempak variabel pendapatan keluarga, pengeluaran pelanggan rumah tangga, jumlah anggota keluarga, luas pekarangan, pendidikan kepala keluarga dan ada tidaknya sumber air diluar PDAM berpengaruh secara signifikan terhadap besarnya konsumsi air bersih PDAM dengan nilai F-hitung = 387,839 (probabilitas signifikansi 0,000). Variabel pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga, pengeluaran rata-rata pelanggan rumah tangga dan ada tidaknya sumber air diluar PDAM ditemukan secara statistik signifikan dalam menentukan konsumsi penggunaan air bersih PDAM di daerah penelitian pada taraf nyata sekitar a : 1% sampai dengan a : 5%. Kemauan atau keinginan membayar (WTP) pelanggan rumah tangga sebagai respon atas pelayanan pasokan air bersih PDAM adalah bervariasi antara lebih besar dari Rp.20.000,- sampai dengan atau sama Rp 25 000,-. Ada 46,66% responden yang mempunyai tingkat kemampuan membayar antara 5% sampai dengan 7% dari pendapatan rill keluarga. Penelitian ini merekomendasikan bahwa perlu adanya pelayanan yang murah bagi pelanggan rumah tangga dan adanya jaminan terpenuhinya konsumsi kebutuhan air bersih pelanggan rumah tangga, mengingat kemampuan membayar (ATP) pelanggan rumah tangga masih dibawah 10% dari pendapatan nil keluarga dan besamya nilai kemauan atau keinginan membayar (WTP) pelanggan rumah tangga lebih kecil dari pada nilai kemampuan membayamya (ATP). Selain itu dalam penambahan instalasi pipa jaringan PDAM hendaknya diprioritaskan pada daerah yang mempunyai kualitas air tanahnya kurang baik dan padat penduduknya, mengingat ada hubungan antara jumlah anggota keluarga dan ada tidaknya umber air lain diluar PDAM dengan konsumsi air bersih PDAM.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:9593
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Apr 2010 10:00
Last Modified:29 Apr 2010 10:00

Repository Staff Only: item control page