HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN SINDROMA PRAMENSTRUASI PADA SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN

Setyowati, Endang (2006) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN SINDROMA PRAMENSTRUASI PADA SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Sindroma Pramenstruasi merupakan kumpulan dari gejala fisik maupun mental yang terjadi antara hari kedua sampai hari keempatbelas sebelum menstruasi dan mereda setelah menstruasi berawal. Faktor dominan penyebab sindroma pramenstruasi adalah faktor hormonal yaitu meningkatnya kadar estrogen. Sumber pembuatan estrogen adalah lemak tubuh terutama lemak dijaringan perifer yang dapat diprediksi dengan pengukuran indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian sindroma pramenstruasi pada siswi SMAN 1 Purwodadi Grobogan. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah siswi kelas XI dan kelas XII SMAN 1 Purwodadi yang memenuhi kriteria inklusi diambil secara stratified proportional random sampling sebanyak 75 orang. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan di uji menggunakan uji Chi Square. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 38,70% responden berumur 16 tahun dengan rata-rata 17,04 tahun. Rata-rata umur menarche responden adalah 12,71 tahun dengan umur minimal 11,0 tahun dan maksimal 16 tahun. Rata-rata berat badan responden adalah 48,49 kg dengan berat badan minimal 37,0 kg dan maksimal 75 kg. Rata-rata tinggi badan responden adalah 157,11 cm dengan tinggi minimal 140,0 cm dan maksimal 170,0 cm. Lebih dari separuh responden (80,0%) memiliki indeks massa tubuh normal, dan sebanyak (69,3%) responden mengalami sindroma pramentruasi. Berdasarkan hasil uji statistik disimpulkan tidak ada hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian sindroma pramentruasi (p=0,364; X2=2,022), namun ada hubungan riwayat ibu responden mengalami sindroma pramenstruasi dengan responden mengalami sindroma pramenstruasi (p=0,000; X2=18,155). Diperlukan usaha untuk menurunkan berat badan bagi penderita sindroma pramenstruasi dengan indeks massa tubuh berlebih. Kata Kunci: Sindroma Pramenstruasi, Indeks massa tubuh, siswi SMA CORRELATION BETWEEN BODY MASS INDEX AND PREMENSTRUAL SYNDROME ON FEMALE STUDENT OF SMAN 1 PURWODADI GROBOGAN. Premenstrual syndrome is a cluster of physic and mental symtoms that happen between one to foorteen day before menstrual and decrease after menstrual begin. Dominant factor premenstrual syndrome cause is hormonal factor, there is increase estrogen degree. Manufacture source estrogen is fat in pperifer tissue. This fat can predicted by measured body mass index. This aimed of this research was analyze the correlation between body mass index with premenstrual syndrome on female student of SMAN 1 Purwodadi Grobogan. This research is explanatory research with cross sectional approach. The sample were 11th class and 12th class in SMAN 1 Purwodadi Grobogan who suitable with inclution criteriaSeventy five student selected by stratified proportional random sampling methode. Data were analized by Chi Square. Based on the research, 38,7% respondent are 16 years old with mean 17,04 years old. The average of menarche age is 12,71 years old with minimal menarche age is 11 years old and maximal is 16 years old. The average of body weight is 48,47 kg with minimal body weight is 37 kg and maximal is 75 kg.The average of body high is 157,11 cm with minimal body high is 140 cm and maximal 170 cm. More than half respondent (80%) have normal body mass index, and 69,3% respondent have premenstrual syndrome. The conclution based on the statistic test, there no correlationbetween body mass index with premenstrual syndrme(p=0,364; X2=2,022), but there was correlation between history of premenstrual syndrome of mother with premenstrual syndrome of respondent (p=0,000; X2= 18,155). Effor necessary to decrease body weight in to manage sufferer premenstrual syndrome with more body mass index. Keyword: Premenstrual Syndrome, Body Mass Index, Female student of senior high school

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:9457
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:28 Apr 2010 09:21
Last Modified:28 Apr 2010 09:21

Repository Staff Only: item control page