ANALISIS PERUBAHAN KEBIJAKAN KREDIT PADA PT. RESTUGEDE JAYA

Wibowo , Cecilya (2000) ANALISIS PERUBAHAN KEBIJAKAN KREDIT PADA PT. RESTUGEDE JAYA. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1527Kb

Abstract

ABSTRACT Change in credit policy which have done by PT. Restu Gede Jaya for transportation distribution service of manufacturing oil started in 1997 was by giving 3% discount within five days and for the longer payment which was fourteen days after delivery would get no discount. The purpose of the changing of the credit policy by PT. Restu Gede Jaya in 1997was making shorter receivable settlement, to increase the profitability, and to minimize the amount of receivable investment. These analyse used ratio measurement, they are receivable turn over, period of receivable settlement, profitability (NPM, ROI, RONW) and receivable investment. All the datas came from balance sheet and profit - loss between 1995 till 1998. The credit changing policy of PT. Resta. Gede Jaya was meant to defend themselves from industrial competition and to increase sales volume. We can see from raising receivable turn over after the changing credit policy in 1997 and 1998, each were 17.58 and 22.39 times, and for the period of receivable settlement were 20 and 16 days. The period before changing credit policy, the receivable turn over in 1995 and 1996 each was 12.59 and 13.47 times and for receivable settlement were 28 and 27 days. For Profitability analysis consist of NPM, ROI and RONW has not had many changes after the changing policy. This was caused by monetary crisis which is still happening until now. Although sales volume has increased but only effected a little in the profitability ratios. Like NPM, although it increased after the changing credit policy in 1997 and 1998 each was 24.27% and 26.76%, which 22.37% 22.87% before (in 1995 and 1996). At ROI there were not much changing before and after the changing credit policy. In 1995 and 1996 before the changing credit policy each was 17.64% and 17.10%, and after the changing in 1997 and 1998 each was 17.89% and 18.13%. And on RONW happened in the same way, before the changing credit policy in 1995 and 1996 each was 21.94% and 19.42% while after the changing in 1997 and 1998 each was 18.96% and 19.29%. With these changing policy in 1997 the company could decrease Rp 1.001.955,- receivable investment and increase Rp 198.179.155,- the profit after substracting opportunity cost by giving 3% cash discount for five days period payment which is Rp 18.024.029,- In 1998, the company could decrease Rp 1.522.774,- receivable investment and increase Rp 257.480.334,- the profit after substracting opportunity cost which is Rp 21.095.160,-. Perubahan kebijakan kredit yang dilakukan oleh PT. Restu Gede Jaya untuk jasa transportasi distribusi manufacturing oil pada tahun 1997 adalah dengan memberikan potongan sebesar 3% untuk pembayaran yang dilakukan dalam jangka waktu 5 hari dan selebihnya tidak diberikan potongan dengan jangka waktu pembayaran paling lambat 14 hari setelah barang diterima. Dimana pada tahun sebelumnya tidak diberikan potongan dengan jangka waktu pembayaran maksimal. 14 had setelah barang diterima oleh konsumen. Perubahan kebijakan kredit yang dilakukan oleh PT. Restu Gede Jaya pada tahun 1997 bertujuan untuk mempercepat jangka waktu pelunasan piutang, meningkatkan profitabilitas perusahaan dan meminimumkan jumlah investasi piutang. Analisis ini diukur dengan menggunakan analisis rasio yaitu perputaran piutang, hari rata - rata pengumpulan piutang, profitabilitas (NPM, ROI, RONW) clan investasi piutang, yang semua data diperoleh dari neraca dan rugi - laba PT. Restu Gede Jaya pada tahun 1995 - 1998. Perubahan kebijakan kredit PT. Restu Gede Jaya dimaksudkan untuk dapat bertahan dalam persaingan industri sejenis selain itu juga bertujuan untuk dapat meningkatkan volume penjualan. Hal ini dapat terlihat dengan adanya peningkatan perputaran piutang setelah dilakukan perubahan kebijakan kredit pada tahun 1997 dan 1998, yaitu masing - masing sebesar 17.58 dan 22.39 kali dengan hari rata- rata pengumpulan piutang masnig - masing selama 20 dan 16 hari. Dan sebelum dilakukan perubahan terhadap kebijakan kredit pada tahun 1995 dan 1996 adalah masing - masingsebesar 12.59 dan 13.47 kali dengan rata - rata pengumpulan piutang masing - masing selama 28 dan 27 hari. Sedangkan pada basil analisis profitabilas yang terdiri atas net profit margin (NPM), return on investment (ROI) dan return on net worth (RONW) tidak mengalami banyak perubahan setelah dilalcukan perubahan kebijakan kredit, hal ini disebabkan oleh 'crisis moneter yang sedang berlangsung sehingga meskipun teijadi pening,katan dalam penjualannya akan tetapi kurang berpengaruh terhadap rasio - rasio profitabilitas. Seperti pada NPM, yang meskipun terjadi peningkatan setelah dilakukan perubahan kebijakan kredit pada tahun 1997 dan 1998 masing - masing sebesar 24.27% dan 26.76%, dimana sebelumnya pada tahun 1995 dan 1996 masing - masing sebesar 22.37% dan 22.87%. Pada ROI tidak mengalami perubahan yang berarti baik sebelum maupun sesudah dilakukan perubahan kebijakan kredit Pada tahun 1995 dan 1996 sebelum dilalcukannya perubahan kebijakan kredit masing - masing sebesar 17.64% dan 17.10%, sedangkan setelah dilakukan perubahan kebijakan kredit pada tahun 1997 dan 1998 masing - masing sebesar 17.89% dan 18.13%. Demikian halnya juga terjadi pada RONW, untuk sebelum dilakukan perubahan kebijakan kredit pada tahun 1995 dan 1996 masing - masing sebesar 21.94% dan 19.42%, sedangkan sesudah dilalcukan perubahan kebijakan kreclit pada tahun 1997 dan 1998 masing - masing sebesar 18.96% dan 1929%. Adanya perubahan kebijakan kredit pada tahun 1997 perusahaan dapat melalcukan penghematan investasi piutang sebesar Rp 1.001.955,- dengan tambahan keuntungan sebesar Rp 198.179.155,- setelah dikurangi biaya opportunity cost dad adanya pemberian cash discount sebesar 3% jika pembayaran dilakukan da1am lcurun waktu 5 had setelah barang diterima oleh konsumen yaitu sebesar Rp 18.024.029,-. Sedangkan pada 1998 perusahaan dapat melakukan penghematan investasi piutang sebesar Rp 1.552.774,- dengan tambahan keuntungan sebesar Rp 257.480.334,- setelah dikurangi biaya opportunity cost dad adanya pemberian cash discount sebesar 3% jika pembayaran dilakukan dalam lcurun waktu 5 hari setelah barang diterima oleh konsumen yaitu sebesar Rp 21.095.160,-.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9336
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:27 Apr 2010 12:10
Last Modified:27 Apr 2010 12:10

Repository Staff Only: item control page