ANALISIS PERSEPSI KONSUMEN SEBAGAI DASAR PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN MINI MAN BERENERGI SAKAGINSENG STUDI KASUS DI KOTAMADIA SEMARANG

Wicaksonorini , Damayanti (2000) ANALISIS PERSEPSI KONSUMEN SEBAGAI DASAR PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN MINI MAN BERENERGI SAKAGINSENG STUDI KASUS DI KOTAMADIA SEMARANG. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3420Kb

Abstract

ABSTRACT There are a lot of product of energy drink in the market, domestic and overseas product as well. It makes competition among them became so hard and tight. Since 1994 PT. SAICAFARMA, one of national pharmaceutical producer, produced such kind of energy drink called Sakaginseng. Market share of Sakaginseng is still under expectation. This condition makes the profit of the product is not satisfied the management yet, because all production capacity is not maximized yet and more than that it cannot cover promotion cost. It is also indicates that marketing strategy should be improved in the case of proportional customer satisfaction. The purpose of this research is to support the company to understand the situation of competition and the perception of competition potency as well. It is also to identify the real consumer need and customer criteria in evaluating the product. Then to recite the competitive advantage at any comparative advantage based on consumer perception in order to choose the competitive strategy to improve market share. The result of perceptual mapping analysis shows that the three compared products, Sakaginseng, Kratingdaeng, and M-150 are located adjacently, it shows that the three of them are competing and subtituting among others. Position of Sakaginseng is a little bit below the two competitors but it is good enough because Sakaginseng is a market follower. By this position Sakaginseng should has reach market share more than what it has now. The result of profile comparative analysis shows that Sakaginseng has an obvious advantage at variable of supporting in improving the damage cells and variable of product price, as well as variable of easily opened of bottle plug. But, comparing with two other competitors, Sakaginseng is lower at variable of suddenly return of stamina, increasing of body resistant, improving concentration, acid taste freshen, improving appetite smell, removing fatigue immediately, removing sleepy immediately, warming the body, interesting bottle, affect of advertisement, and influence of lottery prize. The result of -*ortant performance analysis shows that Sakaginseng majority of variables are located at quadrant I, it should be maintained because it has a good performance and important for consumer. At quadrant II there are two variables that should be improved, there are variable of improving appetite smell and variable of influence of lottery prize. Based on sign test, it can be concluded that there is a difference between consumer perception and producer perception. So the hypothesis in this research is right. The strategy proposed to Sakaginseng is improving value of consumer perception in order to increase product position to competitors by improving the product understanding of consumer. To reduce the gap between consumer perception and producer perception Sakaginseng should communicate aggresively and coatinueli the advantage variables. Promotion activity should be able to change brand image and brand awareness of consumer. ABSTRAK Persaingan pada pasar produk minuman berenergi sangat keras, dengan banyalcnya produk sejenis yang beredar baik dari dalam negeri maupun luar negeri. PT. SAKAFARMA salah satu produsen farmasi nasional yang berpusat di Semarang, sejak 1994 ikut memproduksi minuman berenergi dengan merek Sakaginseng. Pangsa pasar Sakaginseng belum seperti yang diharapkan. Kondisi ini mengakibatkan keuntungan yang diharapkan dari produk ini belum dapat memuaskan manajemen karena kapasitas produksi belum seluruhnya digunakan dan belum bisa menutup biaya promosi yang dikeluarkan. Dengan belum tercapainya pangsa pasar yang diinginkan menunjukkan indikasi bahwa strategi pemasaran yang diterapkan perusahaan perlu diperbaiki dalam hal pemenuhan kepuasan pelanggan secara proporsional. Penelitian ini bertujuan membantu perusahaan memahami situasi persaingan maupun persepsi daya saing, mengenali kebutuhan konsumen sesunggultnya dan kriteria yang digunakan konsumen untuk menilai produk. Ketnudian dilalculcan pengkajian keunggulan bersaing pada setiap keunggulan komparatif berthisarkan persepsi konsumen sehinga dapat dipilih strategi yang tepat untuk bersaing agar dapat meningkatkan pangsa pasar Hasil analisis perceptual mapping menunjukkan bahwa ketiga produk yang diperbandingkan yaitu Sakaginseng Kratingdaeng dan M-150 terletak saling berdekatan yang menunjukkan ketiganya merupakan pesaing satu sama lain dan saling mensubtitusi. Posisi Sakaginseng berada sedikit dibawah kedua pesaing, namun posisi ini culcup baik mengingat Sakaginseng adalah pengikut pasar. Dengan posisi ini seharusnya Sakaginseng bisa mencapai pangsa pasar yang lebih besar daripada yang dimililci saat ini. Hasil profile comparative analysis, dapat dilihat bahwa Sakaginseng metnilild keunggulan yang menonjol pada variabel membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak misalnya setelah sakit dan variabel harga produk. dan tutup botolnya mudah dibuka. Namun demikian Sakaginseng dinilai lebih rendah dibanding pesaing pada variabel: mengembalikan stamina yang loyo seketika, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi, rasa asamnya menyegarkan, baunya mengundang selera, menghilangkan kelelahan dengan segera, menghilangkan kantuk dengan seketika, memberi rasa hangat dibadan, bentuk botolnya menarik, pengaruh dari lidan, dan pengaruh undian berhadiah. Hasil Important Performance Analysis (IPA) Sakaginseng, dapat dilihat bahwa sebagian besar variabel terletak pada kuadran I yang hams tetap dipertahankan karena memilild performance yang baik dan bagi konsumen dianggap penting. Pada kuadran II terdapat dua variabel yang memerlukan perbaikan utama adalah variabel baunya mengundang selera dan pengaruh undian berhadiah. Berdasarkan uji tanda yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa persepsi konsumen berbeda dengan persepsi produsen. Dengan demikian hipotesis pada , penelitian ini terbukti benar. Strategi yang disarankan untuk Sakaginseng yaitu hams meningkatkan nilai persepsi konsumennya agar dapat menaikkan posisi produk terhadap pesaing, dengan cara memperbaiki pemahaman konsumen terhadap produk sehingga terbentuk persepsi konsuTen yang lebih baik. Untuk mengurangi kesenjangan antara persepsi produsentersepsi konsumen maka Sakaginseng hams berupaya mengkomunikasikan variabel yang dinilai unggul secara lebih agresif. Untuk variabel yang dinilai kurang baik produsen hams berupaya memperbaiki performancenya. Sakaginseng harus tetap mempertahankan varibel yang dinilai cukup baik oleh konsumen. Penyampaian brand image dan strategi brand awareness yang ingin dibentuk oleh produsen harus lebih tegas diwujudkan pada setiap bauran promosi yang dilakukan. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan persepsi konsumen terhadap produk.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9317
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:27 Apr 2010 11:10
Last Modified:27 Apr 2010 11:10

Repository Staff Only: item control page